fbpx

Gagal Beasiswa Luar Negeri 395 Kali, Berhasil Diterima Sampai S3

Cerita Inspiratif

Scholarship Hunters, kalau merasa lelah dan putus asa karena ditolak beasiswa incaran, jangan patah semangat ya! Kali ini Schoters akan menceritakan pengalaman salah satu awardee beasiswa di kampus Korea Selatan dan Amerika Serikat. Walaupun sudah gagal beasiswa berkali-kali, kegigihan beliau akhirnya membuahkan hasil loh! Simak yuk ceritanya di sini.

Motivasi Awal untuk Study Abroad

Perkenalkan kak Rahmawati, beliau berasal dari daerah kecil di Indonesia. Hal ini justru memicu beliau untuk terus berkembang karena merasa banyak hal yang harus diperbaiki dan beliau butuh bekal, yaitu lewat jalur pendidikan.

“Saya punya motivasi harus lanjut study abroad dengan beasiswa, bagaimanapun caranya.”

Sebelumnya Kak Rahma menempuh pendidikan D3 di Akademis Migas, di kota Balikpapan, Kalimantan Timur. Saat itu, beliau merasa bingung ketika mau ekstensi dari D3 ke S1. Namun Kak Rahma mendapatkan bantuan tak terduga dari salah satu visiting profesor dari Jerman.

“Saya mendapatkan bantuan 3,000 euro dari salah satu Profesor Jerman, beliau melihat potensi besar di diri saya dan berpesan supaya melanjutkan studi”

Dengan dana tersebut, Kak Rahma pun melanjutkan kuliah S1 di Malang. Beliau juga tak menyia-nyiakan kesempatan yang diberikan dan membalasnya dengan prestasi. Kak Rahma pun lulus jenjang S1 dengan predikat cumlaude.

Baca Juga: 10 Negara Terbaik untuk Study Abroad

Gagal Beasiswa Tak Jadi Halangan

Dengan selalu mengingat tujuan awal, mimpi, serta pesan untuk memperbaiki keadaan, Kak Rahma membuktikan tekadnya melalui perjuangan mendaftar berbagai beasiswa di luar negeri. Tak tanggung-tanggung, beliau mendaftar 400++ aplikasi. Beliau mendaftar 100+ beasiswa untuk jenjang S2 dan 300+ beasiswa untuk jenjang S3.

Persiapan yang dilakukan Kak Rahma pun tak main-main. Beliau sudah mulai cari informasi mengenai beasiswa S3 saat di semester ke-3. Yups, Kak Rahma tak pantang menyerah buat meraih cita-citanya.

Tentunya, usaha tak mengkhianati hasil. Walaupun sempat ditolak 395 kali Beliau berhasil lolos beasiswa di berbagai kampus di luar negeri. Berikut universitas yang berhasil kak Rahma dapatkan:

  1. Kumoh National Institute Technology (KIT), Korea (S2 & S3)
  2. Universidad de Chile (S2)
  3. University of Palermo, Italy. (S3)
  4. University of Texas at Austin, United States. (S3)

Kak Rahma memutuskan mengambil jenjang S2 di Kumoh National Institute Technology, Korea Selatan dan jenjang S3 di University of Texas at Austin, Amerika Serikat.

menggunakan topi dengan maskot kampus, University of Texas at Austin

Baca juga: Intip 5 Kampus Terbaik Dunia Tahun 2022

Tips Mendapatkan Beasiswa Luar Negeri

Tak hanya berbekal niat dan tujuan yang kuat, Kak Rahma juga merencanakan beasiswa yang akan ia daftarkan dengan rinci dan rapi. Beliau membuat spreadsheet kampus dan jurusan yang diinginkan. Hal ini bisa banget ditiru agar Hunters mudah menyortir dan menyiapkan segala informasi persyaratan beasiswa dan tidak missed satu dokumen-pun.

Selanjutnya, Kak Rahma juga rutin mengecek dan mengirim 1 email per hari dan mendata beasiswa-beasiswa apa saja yang sudah didaftar. Tentunya hal ini akan membuat mudah pengecekan serta tracking beasiswa yang didaftar sudah ada di tahap apa.

“Jika kalian gagal 100 kali, coba lagi 101 kali. Mungkin yang ke-101 terakhir bisa berhasil, begitu juga 200, 300, dan seterusnya” 

Kalau kamu bingung mau mulai pendaftaran beasiswa luar negeri dari mana, kamu bisa  konsultasi ke expert beasiswa di Schoters untuk persiapan dokumen, esai, dan informasi beasiswa dengan lengkap dalam bimbingan yang jam-nya fleksibel!

Tunggu apa lagi, lihat informasi dan jadwal beasiswa-beasiswa luar negeri di kalender beasiswa Schoters dan segera daftarkan dirimu!

Pin It on Pinterest

Share This