fbpx

Ketahui 5 Tradisi & Suasana Lebaran di Negara Turki

Fakta Menarik

Hunters, Lebaran atau Idul Fitri adalah hari raya umat muslim di seluruh dunia yang jatuh pada tanggal 1 Syawal pada kalender Hijriah. Idul Fitri dirayakan setelah menempuh ibadah puasa di bulan Ramadan selama kurang lebih 30 hari. Di Indonesia sendiri, Lebaran identik dengan berbagai tradisi. Namun, tahukah kamu bahwa negara lainnya memiliki tradisi lebaran yang berbeda dengan di Indonesia? Salah satu tradisi lebaran yang menarik dan akan Schoters bahas adalah suasana lebaran di negara Turki. Lebaran di Turki pun memiliki berbagai macam tradisi. Penasaran bagaimana suasana Lebaran di Turki? Simak ulasannya berikut ini.

Seker Bayram

lebaran di turki

Foto oleh Lisa Fotios dari Pexels

Seker Bayram atau Perayaan Gula merupakan tradisi lebaran di Turki dengan menghidangkan makanan-makanan manis seperti permen, cokelat, maupun camilan khas Turki lainnya seperti baklava, lokum dan turkish delight. Pada tradisi ini biasanya diramaikan oleh anak-anak yang berkunjung ke rumah-rumah tetangga untuk mengucapkan selamat Idul Fitri sembari diberi kantung yang akan diisi permen atau camilan manis oleh tuan rumah yang dikunjungi, selayaknya budaya Halloween di beberapa negara lain.

         Baca Juga: Beda negara, beda bahasa. Begini ucapan Idul Fitri di seluruh penjuru dunia

Bayramlik

Serupa dengan di Indonesia, di Turki terdapat tradisi yang bernama Bayramlik. Sebuah tradisi yang hadir karena norma sosial, yaitu mengenakan pakaian baru atau pakaian khas untuk memeriahkan Lebaran. Namun, awal mula hadirnya tradisi ini sejak zaman Ottoman.

Pada zaman Ottoman, masyarakat Turki tidak mempunyai baju siap pakai untuk menyambut Lebaran, sehingga mereka menjahit pakaian lama yang sekiranya masih layak pakai. Seiring berjalannya waktu, tradisi menjahit pakaian lama untuk dikenakan di hari raya sudah mulai jarang diterapkan, mereka lebih memilih untuk mengenakan pakaian baru, tradisi itu disebut Bayramlik.

Ziarah ke Makam

Sebagian warga di Indonesia turut menerapkan tradisi ziarah ke makam keluarga. Bergantung pada keyakinannya, beberapa masyarakat Turki melakukan ziarah sebelum memasuki Bulan Ramadan, Bulan Syawal, maupun saat Hari Lebaran. Ternyata, budaya tersebut tidak hanya hadir di Indonesia ya Hunters, namun juga terjadi di Turki.

         Baca Juga: Ini dia makanan khas lebaran di seluruh penjuru dunia

Lebaran di Turki Tidak Ada Kumandang Takbir

Malam Lebaran di Turki tak ada yang spesial seperti di Indonesia. Tak ada kumandang takbir yang terdengar dari masjid-masjid di sana. Akan tetapi, perayaan Lebaran dimeriahkan oleh pagelaran tari, musik, dan seni tradisional lainnya. Seperti Karagoz, Hacivat, Tari Zeybek, dan Tarian Dervish. Selain itu, rumah-rumah di pedesaan kerap dihiasi dengan lampu berwarna-warni dari berbagai sudut.

Hanya Kaum Pria yang Salat Idul Fitri Saat Lebaran di Turki

Mazhab yang digunakan di Turki adalah Mazhab Hanafi. Maka dari itu, tradisi Islam di negara tersebut berbeda di Indonesia karena di mayoritas umat Muslim di Indonesia bermazhab Syafi’i. Hal tersebut karena Islam yang pertama kali masuk ke Indonesia adalah Islam bermazhab Syafi’i.

Tak ayal, para perempuan di Turki tidak melaksanakan Salat Idul Fitri dan tarawih. Mereka disibukkan dengan mempersiapkan makanan-makanan untuk disantap nantinya sepulang dari Salat Idul Fitri.

Itu dia 5 tradisi lebaran di turki. Ternyata ada hal yang serupa dengan Indonesia ya Hunters. Kalau begitu, sekarang siapa yang ingin merasakan secara langsung suasana lebaran di Turki? Langsung saja klik banner di bawah ini, yuk!

lebaran di turki

INGIN KAMI BANTU KULIAH KE LUAR NEGERI ?

Konsultasikan Rencana Beasiswa & Kuliah Keluar Negeri-mu bersama Konsultan Expert Kami. 100% Free! Tanpa Bayar.

Pin It on Pinterest

Share This