fbpx
Tips & Trik
Ketahui 7 Pertanyaan Umum Saat Wawancara Beasiswa

Ketahui 7 Pertanyaan Umum Saat Wawancara Beasiswa

Minters, apa sih tips dan trik untuk lolos tahapan wawancara beasiswa?”

Perjalanan meraih beasiswa yang didambakan memang sebuah proses yang berlika-liku. Salah satu tahapan yang umum menjadi penentu kelulusan sebuah program beasiswa adalah tahapan wawancara.

Tahapan tersebut seringkali menjadi momok tersendiri bagi para pencari beasiswa. Tapi, jangan khawatir! Di post kali ini, Schoters akan mengupas tuntas mengenai tujuh pertanyaan wawancara yang sering ditanyakan dalam aplikasi beasiswa.

Lihat juga : CV untuk beasiswa? Ini Dia 8 Tips untuk Membuat CV Kamu Lolos Program Beasiswa

1. Ceritakan Tentang Dirimu Sendiri dalam Wawancara Beasiswa

Nah, pewawancara seringkali mem-parafrasa pertanyaan ini dalam sejuta bentuk, misalnya menanyakan kamu orang yang seperti apa, dan lain sebagainya.

Tapi apapun pertanyaannya, kunci dari pertanyaan ini tetap sama: kamu harus memanfaatkan pertanyaan ini untuk menjelaskan hal-hal yang tidak kamu cantumkan dalam CV dan esai – sekaligus menonjolkan keunikan diri kamu!

2. Setelah Dapat Beasiswa Dan Lulus S2/S3 Apa Yang Akan Anda Lakukan ? Dengan Cara Apa Dan Di Mana?

Lewat pertanyaan wawancara beasiswa yang satu ini, pewawancara sebenarnya ingin mengetahui apa kontribusi yang akan kamu berikan kepada lingkungan di sekitarmu, nih! Contohnya seperti: apa yang akan kamu berikan kepada masyarakat dan negara, apa yang akan kamu lakukan setelah lulus, dan bagaimana cara kamu dapat membuat kontribusi tersebut.

Untuk menjawab pertanyaan ini, kamu harus sangat jelas merencanakan dengan matang kontribusi masa depanmu dengan bidang studi yang kamu dalami dan visi lembaga pemberi beasiswa.

Selain itu, pikirkan pula langkah apa yang kamu ambil untuk merealisasikan rencana kontribusi tersebut.

Baca Juga: Tips Menulis Essay untuk Apply Beasiswa

3. Jelaskan Kekuatan Dan Kelemahan Terbesar Kamu

Ya, kamu harus menceritakan pula bukti konkret mengenai kekuatan dan kelemahanmu.

Misalnya, kamu mencantumkan bahwa kekuatanmu adalah seorang pekerja keras dan kekuranganmu adalah seorang perfeksionis.

Kamu harus menceritakan pula contoh kejadian ketika sifat kerja kerasmu membuahkan hasil. Begitu pula dengan kekurangan, kamu harus menceritakan suatu kejadian ketika perfeksionisme dalam dirimu justru membawa hal negatif.

4. Bagaimana Kamu Melihat Diri Sendiri Lima Tahun Dari Sekarang?

Di sini, penyelenggara beasiswa ingin melihat apakah kamu sudah memiliki rencana jangka panjang.

Jadi, daripada hanya menjawab bahwa kamu ingin lulus tepat waktu dan membangun usaha sendiri, akan lebih baik bila kamu bisa menjelaskan dengan detail visimu di masa depan, rencana untuk meraihnya, dan apa yang telah kamu lakukan untuk mencapai hal tersebut.

Contohnya, kamu ingin menjalankan usaha di bidang pendidikan setelah lulus. Maka, kamu bisa bercerita bahwa kamu sudah banyak melakukan riset di bidang ini atau bahkan menjadi relawan di sejumlah kegiatan pendidikan.

5.Ceritakan Pengalaman Kamu Melewati Tantangan Terbesar Dalam Hidup

Tentunya, kita semua memiliki tantang tersendiri dalam hidup. Tapi, tantangan seperti apa yang patut diceritakan untuk menjawab pertanyaan wawancara beasiswa?

Untuk menjawab hal tersebut, kamu perlu memikirkan dengan matang, tantangan hidup apa yang paling dapat menggambarkan kelebihanmu dalam mengatasi suatu permasalahan.

6. Mengapa Kami Harus Memberikan Beasiswanya Kepada Kamu?

Dalam menjawab pertanyaan wawancara beasiswa yang ini, kamu harus berhati-hati, Scholarship Hunters. Kamu tidak bisa hanya mengandalkan prestasi akademis dan organisasi.

Soalnya, para kandidat lainnya dalam tahap wawancara tentunya memiliki segudang prestasi yang tidak kalah hebat (atau bahkan lebih hebat) denganmu!

Jadi, kamu di sini bisa mengakui kalau peserta lain memang sama hebatnya – tapi, lanjutkan dengan bercerita mengenai hal-hal yang bisa kamu lakukan untuk berkontribusi di universitas atau institusi penyelenggara beasiswa.

Kamu juga bisa menceritakan pengalaman non-akademis lainnya yang kamu miliki seperti kegiatan wirausaha atau relawan.

7. Mengapa Kamu Ingin Melanjutkan Studi Di Universitas Tersebut? Mengapa Ingin Kuliah Di Luar Negeri?

Kamu bisa menjawab pertanyaan wawancara beasiswa ini dengan mengaitkan universitas tujuanmu dengan rencana untuk mengembangkan diri atau mencapai mimpi kamu. Selain itu, jelaskan bahwa universitas tersebut dapat membantu kamu secara akademik di bidang yang kamu pilih.

Oleh karena itu, kamu perlu mencari tahu terlebih dahulu sebelum tahap wawancara mengenai universitas yang kamu pilih, pencapaian universitas, reputasi terhadap bidang yang kamu geluti, dan hal-hal spesifik lainnya.

 

Gimana Scholarship Hunters – sudah siap, kan, melewati tahapan wawancara beasiswa? Apabila kamu butuh bantuan, Schoters bisa membimbing kamu untuk mencapai tujuanmu studi ke luar negeri. Bagi kamu yang sedang bersiap untuk tahap wawancara, Schoters juga bakal membantumu untuk latihan wawancara. Tertarik? Cek selengkapnya di sini! 

0
X