Panduan Menulis CV Bahasa Inggris untuk Beasiswa dan Bekerja

Sudah berapa kali Hunters disini membuat CV bahasa Inggris untuk beasiswa atau bekerja? Tapi tahukah kamu kalau CV bahasa Inggris untuk beasiswa dan melamar pekerjaan itu berbeda? Dan bagaimana sebenarnya CV bahasa Inggris yang baik? Yuk ketahui jawaban-jawaban di atas dalam artikel Schoters berikut ini!

 

Perbedaan Resume dan CV Bahasa Inggris

Sebelum lebih lanjut tenga pengertian CV. Apakah kamu tahu perbedaan antara Resume dan CV bahasa Inggris. Resume sendiri sering digunakan di Amerika sedangkan CV digunakan di Eropa dan Inggris. Namun kedua kata di atas memiliki arti yang sama.

 

Apa itu CV Bahasa Inggris?

CV atau kepanjangannya Curriculum Vitae merupakan daftar riwayat hidup yang menjelaskan perjalanan karir, pencapaian, dan latar belakang pendidikanmu. CV sendiri sering diperlukan ketika mendaftar universitas luar negeri, beasiswa dan bekerja. Tapi, apa saja yang harus dibahas dalam CV? 

 

Baca Juga: Ini Dia 8 Tips yang Dapat Jamin Kamu Diterima Beasiswa di Luar Negeri

 

Hal-Hal yang harus dibahas dalam CV Bahasa Inggris

Meski artinya adalah daftar riwayat hidup, bukan berarti kamu harus menceritakan semua cerita hidupnya dalam 1 dokumen ya. Yang harus kamu masukkan dalam daftar riwayat hidupmu antara lain:

1. Data pribadi seperti:

  1. Nama lengkap
  2. Nomor HP dilengkapi dengan kode negara
  3. Email
  4. Alamat yang bisa kamu jelaskan secara singkat dengan nama kota dan negara domisili
  5. LinkedIn (jika ada)

2. Latar belakang pendidikan

  1. 1 hingga 2 pengalaman terakhir saja.
  2. Lampirkan nilai IPK (jika nilai IPK-mu kurang, lebih baik untuk tidak dicantumkan.

3. Perjalanan Karir

  1. Kamu bisa mencantumkan pengalaman freelance dan intern jika kamu fresh graduate
  2. Sertakan pula tanggung jawab yang kamu kerjakan saat itu.
  3. Sertakan pula pencapaian selama kamu bekerja.

4. Sertifikat Prestasi, Karya atau Pubikasi

  1. Jika kamu mendaftar untuk universitas dan beasiswa, silahkan untuk mencantumkan secara rinci prestasi, karya dan publikasi yang sudah kamu dapatkan.
  2. Jika kamu mendaftar untuk pekerjaan, cantumkan yang relevan dengan posisi yang kamu lamar atau dengan pengalaman 5 tahun terakhir. 

5. Sertifikat profesional atau kursus. Kamu bisa mencantumkan link                    sertifikat sebagai bukti ya.
6. Soft skills dan hard skills yang berhubungan dengan perjalanan karir,            pendidikan dan prestasi yang kamu dapatkan.
7. Kemampuan bahasa, kamu bisa mencantumkan hasil tes bahasa dan link      sertifikat. 
8. Link portfolio (Tidak wajib). 

Melalui list di atas, apakah sudah terbayang CV seperti apa yang ingin kamu tulis?

Tapi, apakah saya harus menggunakan CV bahasa Inggris atau bahasa Indonesia?

Jika dalam konteks melamar beasiswa dan universitas luar negeri, tentu saja kamu harus menggunakan CV dalam bahasa Inggris. Namun jika untuk melamar pekerjaan, tidak ada ketentuan pasti kamu harus menulis CV dalam bahasa Inggris atau Indonesia. 

Tapi ada beberapa manfaat lebih jika kamu menulis CV dalam bahasa Inggris. Salah satu manfaatnya adalah bahasa Inggris lebih universal dan kamu bisa menggunakannya dimana saja sehingga kamu tidak harus bekerja dua kali untuk membuat CV. 

 

Kriteria CV Bahasa Inggris yang baik

Selain kelebihannya di atas, CV bahasa Inggris juga membutuhkan perhatian yang lebih. Salah satunya adalah pemilihan kata dan grammar. Jadi, jika kamu tidak terlalu percaya diri dengan kemampuan bahasa Inggris-mu, kamu bisa menggunakan alat cek grammar atau meminta teman untuk mengecek tulisanmu terlebih dahulu.

Jangan sampai CV bahasa Inggrismu malah membuat kredibilitas dipertanyakan oleh panitia beasiswa atau recruiter ya.  

 

Cara membuat CV dalam Bahasa Inggris

Setelah mengetahui hal-hal yang harus diperhatikan dalam menulis CV bahasa Inggris. Berikut panduan merangkai CV bahasa Inggris yang baik.

1. Tuliskan data diri

Di bagian paling awal, tuliskan data diri seperti di atas tapi hindari untuk menggunakan foto kecuali diminta oleh pihak beasiswa, universitas atau perusahaan. Foto sendiri dinilai dapat menciptakan bias.

2. Tuliskan pengalaman pendidikanmu

Setelah data diri, tuliskan pengalam studimu. Jika kamu lulusan SMK/SMA/MA dan S1, tuliskan pengalaman studi terakhirmu saja. Sedangkan jika kamu sudah S3, kamu bisa menuliskan pengalaman S1, S2 dan S3 yang kamu miliki. Tapi hindari untuk menuliskan riwayat pendidikan sejak SD hingga SMP, ya. 

3. Detail pengalaman profesional

Kamu bisa menuliskan pengalaman bekerja profesional dari yang paling baru hingga terlama. Jelaskan pula skill, pencapaian dan tanggung jawabmu selama bekerja.

4. Sebutkan pengalaman dan sertifikat 

Setelah itu kamu bisa menyebutkan pengalam organisasi, prestasi, projek relawan, sertifikat profesional dan lain-lain. 

5. Cek kembali CV Bahasa Inggris 

Setelah menulis CV dalam bahasa Inggris jangan lupa untuk cek kembali grammer yang kamu gunakan dan hindari error sedikit pun.

Berikut panduan penulisannya. Meski terlihat mudah, pastikan kamu untuk meluangkan waktu tertentu untuk fokus menulis CV bahasa Inggris, ya. 

 

Perbedaan CV Bahasa Inggris akademis dan pekerjaan

Cara menulis CV Bahasa Inggris akademis dan pekerjaan sebenarnya tidak terlalu berbeda. Hanya saja kamu harus mengubah point of view dari CV bahasa Inggris yang kamu gunakan.

1. Cara menulis CV Bahasa Inggris akademis

Dalam kontek akademis, berarti kamu harus banyak menyampaikan pencapaian akademik, penelitian, kegiatan sosial dan publikasi yang pernah kamu capai. 

Ingat! Kebanyakan beasiswa dan universitas mencari mereka yang mempunyai jiwa kepemimpinan dan prestasi akademis yang baik. Jadi pastikan kalau mereka melihat potensi kamu dari CV bahasa Inggris yang kamu buat.

2. Cara menulis CV Bahasa Inggris pekerjaan

Berbeda dengan konteks, akademis. CV bahasa Inggris untuk melamar pekerjaan dibuat untuk melihat pengalaman dan skill set seseorang. Jadi, yang harus kamu highlight dalam CV kamu adalah tanggung jawab apa saja yang pernah kamu kerjakan, prestasi selama kamu ada di posisi itu, dan skills apa saja yang kamu dapat selama bekerja.

 

Baca Juga: Ingin Tahu Cara Benar untuk Mencantumkan Pengalaman Kerja di CV? Ayo Cek Sekarang

 

Perbedaan CV Bahasa Inggris ATS dan Kreatif

Selain kegunaannya, kamu juga bisa melihat jenis CV bahasa Inggris dari cara mempresentasikannya. Ada CV ATS dan Kreatif.

ATS adalah Application Tracking System, sebuah sistem yang banyak digunakan perusahaan dan lembaga untuk menyortir CV yang masuk. Karena dibuat dengan mesin otomatis, CV yang dibuat juga harus mudah dibaca oleh mesin. Oleh karena itu kamu bisa menggunakan format CV bahasa Inggris ATS.

Tapi untuk beberapa posisi kreatif seperti Graphic Designer, UI/UX Designer dan lain-lain, biasanya menggunakan CV Kreatif. Yang mana mereka menyatukan keterangan CV biasa menjadi bagian dari portfolionya. 

 

Contoh CV Bahasa Inggris

Bagi kamu yang masih bingung dengan format yang akan kamu pilih, sebenarnya ada beberapa website untuk membangun CV bahasa Inggris, baik ATS atau yang kreatif. Untuk CV bahasa Inggris ATS kamu bisa mencoba “ResumeAI by Wonsulting” dan untuk versi kreatif kamu bisa banyak melihat contohnya di “Behance.net”. 

 

Rekomendasi bimbingan CV/ persiapan berkas beasiswa

Ingin dibimbing dan direview CV-nya? Yuk konsultasi dengan konsultan expert Schoters agar tulisan CV dan persiapan beasiswamu lebih terarah. 

Butuh program lain untuk persiapan beasiswa dan masuk universitas luar negeri? Cek program terbaik dari Schoters untuk bimbingan persiapanmu, dijamin terlengkap.

 

Banner CTA K2- Schoters (Feb 27, 2023 11:04 AM)