fbpx
Tips & Trik
Tips Menulis Esai untuk Apply Beasiswa

Tips Menulis Esai untuk Apply Beasiswa

Halo Hunters! Apakah kamu sedang mempersiapkan dokumen untuk apply beasiswa? Jangan khawatir, kamu sedang berada pada artikel yang tepat! Kali ini, Schoters akan mengupas pembahasan tips menulis esai beasiswa untuk memaksimalkan peluang lolos seleksi beasiswa. Penasaran? Yuk, kita mulai dengan mengenal apa itu esai.

Mengenal Esai

Esai adalah sebuah narasi tentang suatu topik tertentu. Dalam proses aplikasi beasiswa, ada beberapa jenis esai, misalnya: motivation letter, study plan, letter of statement, dan lain-lain. Beasiswa LPDP misalnya, memiliki syarat menulis 3 esai yaitu: “Sukses erbesar dalam hidupku”, “Kontribusi untuk Indonesia”, dan “Study Plan“. Esai merupakan salah satu dokumen pendukung yang akan mempromosikan diri kalian, sehingga penting untuk membuat esai yang memiliki ‘nilai jual’ untuk diri kalian. Yakinkan pembaca bahwa kalian adalah kandidat yang sesuai untuk menerima beasiswa tersebut.

Langkah pertama untuk menulis esai adalah mencari tahu asal-usul pemberi beasiswa. Untuk menulis sebuah esai yang bagus, kalian harus mengetahui “kemauan” pemberi beasiswa. Cari tahu asal usul dan latar belakang lembaga pemberi beasiswa, karena setiap lembaga mempunyai tujuan dan spesifikasi masing-masing. Misalnya, beberapa beasiswa mencari orang dengan kemampuan kepemimpinan yang baik, kemampuan akademik yang baik, atau kemampuan komunikasi yang baik.

Setelah mempelajari tentang lembaga pemberi beasiswa, langkah selanjutnya adalah mencari topik yang menarik untuk ditulis. Tentunya, topik tersebut disesuaikan dengan passion dan rencana masa depan kalian. Misalnya, kalian tertarik mengambil studi psikologi, maka hubungkanlah dengan realita di sekitar kalian. Sebutkan permasalahan yang sedang hangat dan bagaimana ide kalian untuk berkontribusi menyelesaikan permasalahan tersebut. Carilah sumber atau referensi yang mendukung topik yang kalian pilih. Jika menyadur suatu sumber data, jangan lupa mencatat referensinya.

Kemudian, buatlah analisa dari esai yang akan kalian buat. Bacalah esai dari beberapa sumber, kemudian coba temukan kekurangan dan kelebihannya. Kolaborasikan hal-hal penting yang perlu dicantumkan ke dalam esai yang kalian buat. Catat poin-poin penting yang ditemukan selama membaca dan mengobservasi beberapa esai tersebut.

Tips Menulis Esai

tips menulis essay
Tips Menulis Esai untuk Apply Beasiswa
  1. Sebelum memulai, buatlah kerangka atau outline dari calon esai. Esai terdiri dari pembukaan, isi, dan penutup. Membuat kerangka akan mempermudah proses penulisan esai. Buatlah kalimat pokok untuk setiap paragraf terlebih dahulu, lalu dilanjutkan menyusun kalimat pendukung dari kalimat pokok tersebut. Menulislah dengan aliran yang runtut, terstruktur, dan tidak meloncat-loncat.
  2. Buatlah pendahuluan yang meyakinkan. Pendahuluan yang bagus akan menjadi awalan yang menarik untuk membaca ke paragraf selanjutnya. Misalnya dengan menuliskan realita yang sedang terjadi di Indonesia, harapan yang jelas dengan realita yang kita hadapi, atau isu menarik yang sedang terjadi baru-baru ini.
  3. Lanjutkan dengan menyusun kalimat pendukung yang relevan dengan kalimat pokok. Jangan membuat pembahasan yang tidak sesuai dengan ide pokok setiap paragraf. Usahakan ada argumen pribadi dan perkuat dengan teori atau referensi yang didapatkan. Pada bagian penutup esai, berikan kesimpulan agar pembaca merasa yakin bahwa yang kamu tulis itu benar dan didukung dengan referensi yang valid.

Contoh Format Essay

menulis essay beasiswa
Contoh Format Menulis Essay untuk Mendaftar Beasiswa

Inti dari sebuah esai terdiri dari tiga bagian, yaitu:

  • Pembukaan
  • Isi
  • Penutup

Pada bagian pembukaan, kalian bisa mulai dengan berbagai cara, salah satunya dengan menyajikan fakta. Contohnya sebagai berikut:

Kalimat ke-1:

“Indonesia merupakan negara pertanian yang mempunyai potensi yang besar.”

Pada kalimat ke-dua, buatlah argumen pendukung, misalnya mengambil data jumlah lahan pertanian produktif (menyajikan angka).

Kalimat ke-2:

“Berdasarkan data dari Kementerian Pertanian, jumlah lahan pertanian produktif ada….”

Lalu, masuklah pada permasalahan yang akan dibahas.

Kalimat ke-3:

“Akan tetapi efektivitas dan efisiensi produksi masih rendah…”

Tips Tambahan!

Gunakan Bahasa yang Mudah Dipahami dan Tetaplah Fokus

tips menulis essay beasiswa
Gunakan Bahasa yang Mudah Dipahami Ketika Menulis Esai Beasiswa

Untuk membuat esai, kamu harus menggunakan bahasa yang mudah diapahami. Tujuannya agar para pembaca mudah mencerna apa yang kalian tulis. Kemudian fokuslah pada topik yang sudah dipilih. Misalkan saat membuat esai LPDP “Kontribusi bagi Indonesia”, kalian mungkin sudah mempunyai banyak kontribusi. Akan tetapi, cukup sebutkan hal-hal yang berkaitan dengan rencana masa depan dan studi yang akan diambil. Jangan terlalu banyak menyebutkan hal yang tidak berhubungan dengan topik pembahasan atau tujuan studi kalian.

Punya Target

target menulis essay beasiswa
Miliki Target dalam Menulis Esai Beasiswa

Panitia seleksi biasanya mencari kandidat yang memiliki visi dan misi jelas ke depannya. Mereka membutuhkan bukti dan langkah konkret yang akan diambil selama studi dan setelah menyelesaikan studi. Oleh sebab itu, buatlah target jelas yang sesuai dengan visi misi pemberi beasiswa.

Ketika menulis esai untuk aplikasi beasiswa, tulislah dengan jujur, sesuai dengan apa yang akan kalian rencanakan. Kalian harus percaya diri menyajikan kemampuan dan keunggulan yang kalian miliki, tetapi tak lupa untuk bersikap realistis dan memiliki target. Tulislah langkah yang jelas dan konkret bagaimana kalian akan mencapai rencana yang kalian buat di masa depan.

Nah, itu tadi tips menulis esai beasiswa dari Schoters. Semoga bermanfaat, ya! Jika kamu butuh bantuan untuk membuat esai yang bagus dengan pembimbing yang berpengalaman, Schoters bisa membantumu! Kamu bakal dibimbing untuk menyiapkan dokumen persyaratan beasiswa hingga tuntas. Untuk info selengkapnya klik di sini! 

Materi pada artikel ini disampaikan oleh Siti Maryam Awardee LPDP dari Wageningen University and Research Program Master of Science in Applied Food Safety

0
X