Cek Info Beasiswa Australia Awards Scholarship (AAS) 2023 Terbaru

Info Beasiswa, 16 Des 2022

Australia Awards Scholarship (AAS) memberikan kesempatan bagi warga negara Indonesia untuk meraih gelar master atau doktor dari universitas di Australia dan membukakan peluang untuk meniti karir yang membawa perubahan. Pelamar akan dipilih berdasarkan kemampuan akademik, kualitas kepemimpinan, kecakapan berbahasa Inggris dan potensi untuk berperan dalam pembangunan di Indonesia. Pendaftaran beasiswa dibuka dari bulan Februari - April tiap tahunnya.

Cakupan Beasiswa Australia Awards Scholarships

Secara umum, penerima beasiswa akan mendapatkan:

  1. Pelatihan sebelum keberangkatan di Indonesia (Pre-Departure Training atau PDT);
  2. Tiket pesawat pulang pergi ke lokasi PDT di Indonesia;
  3. Uang saku selama PDT di Indonesia;
  4. Biaya visa, pemeriksaaan medis, dan rontgen;
  5. Dana penunjang pada saat kedatangan;
  6. Tiket pesawat PP Indonesia-Australia pada awal dan akhir penerimaan beasiswa
  7. Biaya kuliah;
  8. Bantuan untuk biaya hidup selama belajar di Australia;
  9. Pengantar program akademik;
  10. Asuransi kesehatan selama periode beasiswa;
  11. Dukungan akademis tambahan;
  12. Tiket pesawat reuni pulang pergi (hanya untuk Master yang berdurasi minimal 2 tahun dan PhD yang tidak membawa keluarga ke Australia); dan
  13. Tunjangan kerja lapangan untuk program PhD dan Master (kerja lapangan merupakan komponen wajib dalam penelitian).

Webinar "Study Abroad in Australia"

Persyaratan Pendaftar Australia Awards Scholarship 

Pelamar beasiswa AAS dari Indonesia harus memenuhi kondisi sebagai berikut:

Jenjang S-2

  1. Memilih bidang studi yang termasuk dalam area prioritas pembangunan (health security, stability, atau economic recovery);
  2. Sudah menerima gelar sarjana;
  3. Mempunyai IPK minimal 2,9 (dengan skala maksimal 4) di jenjang pendidikan terakhir. Untuk pelamar dari Area Fokus Geografis dan pelamar difabel mempunyai IPK minimal 2,75 (dengan skala maksimal 4) di jenjang pendidikan terakhir;
  4. Mempunyai kemampuan Bahasa Inggris minimal 5,5 untuk IELTS (atau 525 untuk TOEFL ITP atau 69 untuk TOEFL iBT atau 46 untuk PTE akademik ). Untuk pelamar program Master dari Area Fokus Geografis dan pelamar difabel – memiliki skor IELTS 5,0 (atau 500 untuk TOEFL ITP atau 59 untuk TOEFL iBT atau 38 untuk PTE akademik);
  5. Diprioritaskan bagi yang berprofesi sebagai staf di universitas, institusi pendidikan tinggi, institusi penelitian, pembuat kebijakan, dan yang bekerja di lembaga mitra Kementerian Luar Negeri dan Perdagangan Pemerintah Australia;
  6. Hasil IELTS, TOEFL dan PTE akademik harus yang terbaru. Hasil tes yang diperoleh dalam jangka waktu 2 tahun terakhir;
  7. Rincian kontak dari pusat tes bahasa harus diberikan untuk verifikasi hasil tes TOEFL; dan
  8. Pemberi beasiswa tidak menerima tes bahasa Inggris lainnya (termasuk tes prediksi TOEFL).

Jenjang S-3

  1. Memilih bidang studi yang termasuk dalam area prioritas pembangunan (health security, stability, atau economic recovery);
  2. Sudah memegang gelar Master (gelar jenjang pendidikan spesialis ataupun profesi tidak dikategorikan sebagai gelar Master);
  3. Mempunyai IPK minimal 2,9 (dengan skala maksimal 4) di jenjang pendidikan terakhir. Untuk pelamar dari Area Fokus Geografis dan pelamar difabel mempunyai IPK minimal 2,75 (dengan skala maksimal 4) di jenjang pendidikan terakhir;
  4. Bagi pelamar program PhD mempunyai kemampuan bahasa Inggris minimal 6,0 untuk IELTS (atau 550 untuk TOEFL ITP atau 79 untuk TOEFL iBT atau 54 untuk PTE akademik);
  5. Melampirkan bukti komunikasi dengan kandidat pembimbing di universitas Australia terkait bidang studi dan proposal penelitian;
  6. Sebaiknya telah menyelesaikan program Master dengan minimal 25% komponen penelitian;
  7. Diprioritaskan bagi yang berprofesi sebagai staf di universitas, institusi pendidikan tinggi, institusi penelitian, pembuat kebijakan, dan yang bekerja di lembaga mitra Kementerian Luar Negeri dan Perdagangan Pemerintah Australia;
  8. Hasil IELTS, TOEFL dan PTE akademik harus yang terbaru. Hasil tes yang diperoleh dalam jangka waktu 2 tahun terakhir; dan
  9. Rincian kontak dari pusat tes bahasa harus diberikan untuk verifikasi hasil tes TOEFL
  10. Pemberi beasiswa tidak menerima tes bahasa Inggris lainnya (termasuk tes prediksi TOEFL).

Baca Juga: Tips Menulis Essay untuk Apply Beasiswa

Dokumen Pendaftaran Beasiswa AAS

Dokumen yang perlu Hunters persiapkan sebagai pelamar beasiswa Australia Awards Scholarship adalah sebagai berikut:

  1. Salinan akta kelahiran atau yang setara;
  2. Bukti kewarganegaraan seperti KTP atau halaman informasi pada paspor;
  3. Daftar riwayat hidup terbaru;
  4. Salinan ijazah perguruan tinggi resmi (yang dilegalisir);
  5. Salinan transkrip nilai perguruan tinggi resmi (yang dilegalisir);
  6. Hasil tes bahasa Inggris IELTS atau TOEFL atau PTE akademik terbaru (dokumen asli) atau hasil tes yang  diperoleh dalam jangka waktu 2 tahun terakhir;
  7. Pelamar beasiswa Master harus melampirkan salinan ijazah/transkrip D-3 yang dilegalisir jika menggunakan ijazah/transkrip D-4 atau Sarjana Ekstensi;
  8. Pelamar beasiswa PhD harus melampirkan salinan ijazah/transkrip Sarjana yang dilegalisir;
  9. Referensi akademis dari pembimbing Master bagi pelamar program Doktor; dan
  10. Pelamar program PhD dan Master yang studinya akan mencakup sekurang-kurangnya lima puluh persen penelitian wajib melengkapi rincian proposal penelitian pada  formulir aplikasi.

Catatan:  Jika ada satu dokumen yang tidak kamu serahkan, pihak pemberi beasiswa akan menolak aplikasimu. Aplikasi atau dokumen pendukung yang diterima setelah tanggal penutupan tidak akan dipertimbangkan.

Siapa yang Bisa Mendaftar Beasiswa AAS?

Sebelum mendaftar, pastikan kamu memenuhi persyaratan pendaftar sebagai berikut:

  1. Warga negara Indonesia untuk memperoleh kualifikasi pascasarjana di perguruan tinggi di Australia;
  2. Pelamar perempuan, kelompok difabel ataupun berasal dari area geografis (Aceh, Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, Papua, Papua Barat, Maluku, dan Maluku Utara) sangat dianjurkan untuk mendaftar.

          Baca Juga: Ingin Kuliah S-2 atau S-3 di Australia dengan Beasiswa? Coba Daftar Beasiswa Ini!

Jurusan yang Boleh untuk Mendaftar Beasiswa AAS

Adapun jurusan dan disiplin ilmu yang disediakan untuk mendaftar beasiswa AAS sebagai berikut:

  1.   Ilmu Kesehatan dan Kedokteran: Kesehatan Masyarakat
  2.   Humaniora dan Ilmu Sosial: Ilmu Hukum dan Hukum
  3.   Keuangan dan Ekonomi: Ekonomi
  4.   Bisnis: Administrasi Bisnis, Manajemen Bisnis, Pemasaran, Manajemen Sumber Daya Manusia, Manajemen Organisasi, Rantai Pasokan dan Manajemen Logistik, Manajemen Industri, Informasi
  5.   Studi Lingkungan: Perubahan Iklim, Pengelolaan Sumber Daya Alam
  6. lmu Politik: Pemerintahan, Hubungan Internasional, Administrasi Publik, Ilmu Politik

Cara Mendaftar Beasiswa AAS

Pendaftaran dilakukan melalui aplikasi daring, sebagai berikut:

  1. Semua pelamar diwajibkan untuk mendaftar secara online di situs web OASIS di link ini. Silakan baca panduan pengguna OASIS bagi pelamar untuk mendapatkan informasi lebih lanjut tentang OASIS di sini.
  2. Setelah melamar di website OASIS, pelamar juga harus mengisi Informasi Tambahan untuk Aplikasi Online di link ini. Saat mendaftar online, semua dokumen pendukung penting harus diunggah.

FAQ Beasiswa AAS 

Adapun beberapa pertanyaan yang sering muncul terkait beasiswa pemerintah satu ini, antara lain:

1. Apakah beasiswa AAS bisa untuk mendaftar kuliah jenjang S1?

Salah satu beasiswa S1 Australia yang diberikan oleh Pemerintah Australia melalui AusAID, dikenal dengan nama Australian Development Scholarships. Lalu berganti nama menjadi Australia Awards Scholarship (AAS), yang hanya memberikan kesempatan bagi warga negara Indonesia untuk meraih gelar master (S2) atau doktor (S3) saja. Selain itu, pelamar perempuan dan kelompok difabel ataupun berasal dari area geografis (Aceh, Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, Papua, Papua Barat, Maluku, dan Maluku Utara) sangat dianjurkan untuk mendaftar.

2. Berapa besar nilai beasiswa dari beasiswa AAS?

Biaya hidup di Australia mencapai AUD 1500-2000 per bulan, sementara tunjangan yang diberikan oleh AAS mencapai AUD 2250 tiap bulan. Sehingga, Hunters bisa menjalani masa studi dengan santai tanpa harus memusingkan biaya.

3. Berapa kuota beasiswa AAS? 

Berdasarkan penyelenggaraan tahun-tahun sebelumnya, kuota penerima beasiswa AAS berkisar 250-300 orang dari ribuan pelamar yang mendaftar.

Mantapkan Persiapan Beasiswa AAS bersama Schoters!

Ingin daftar beasiswa kuliah di Australia tetapi bingung mulai persiapan dari mana? ->    Konsultasikan kegundahanmu ke konsultan experts Schoters!

Mau tahu program bimbingan beasiswa yang paling tepat sesuai kebutuhan kamu? -> Temukan program bimbingan untuk kamu di sini!

Beasiswa Australia Awards