Kelebihan dan Kekurangan GAP Year

Gap year adalah ungkapan yang digunakan ketika seseorang memutuskan untuk tidak melanjutkan pendidikan formal di tahun pertama setelah tamat sekolah. Gap year bisa berlangsung selama satu atau beberapa tahun tergantung dari keputusan orang tersebut.

Pada umumnya, gap year lebih sering dilakukan oleh pelajar yang telah lulus dari sekolah menengah atas (SMA) dan memutuskan untuk menunda kuliah. Namun, gap year juga bisa dilakukan oleh lulusan sekolah dasar (SD) ataupun sekolah menengah pertama (SMP) dengan alasan tertentu. Ada banyak alasan mengapa seseorang memilih gap year.

 

Alasan memilih Gap Year

1. Finansial keluarga belum stabil

Alasan pertama karena kondisi keuangan. Terlebih jika kamu berkuliah di jurusan yang memerlukan banyak biaya, seperti jurusan Kedokteran atau jurusan Tata Rias. Program studi ini tidak hanya mengharuskan mahasiswanya untuk membayar UKT, melainkan harus menyiapkan dana untuk ujian praktek, membeli buku, serta alat – alat penunjang. Hal – hal seperti itu biasanya tidak ditanggung oleh beasiswa.

2. Belum diterima di PTN dan jurusan yang diinginkan

Alasan yang kedua dikarenakan belum berhasil masuk ke kampus dan program studi yang dinginkan. Hunters lebih memilih gap year dan menyiapkan diri di UTBK dan Ujian Mandiri tahun berikutnya. Tipe seperti ini, biasanya sangat bersungguh – sungguh untuk berkuliah di jurusan dan kampus tertentu, sehingga tidak mau mengambil alternatif lain. Keren!

3. Melanjutkan sekolah ke luar negeri atau instansi

Gap year juga bisa terjadi jika memutuskan untuk berkuliah di luar negeri, mendaftar ke akademi kepolisian, atau akademi militer. Kamu membutuhkan waktu untuk mempelajari bahasa asing, melatih kekuatan fisik, wawancara, dan ujian tulis. Persiapan ini bisa berlangsung selama berbulan – bulan, bahkan satu tahun.

4. Kesehatan mental

Disamping itu, gap year dipilih karena alasan kesehatan mental. Terdengar sepele sih, tapi banyak yang merasa jenuh akibat terlalu banyak belajar. Makanya, memutuskan buat break atau istirahat sejenak sambil mengeksplor hal – hal baru. Hal ini tidak salah kok, malah jadi punya kesempatan untuk memperoleh pengalaman yang tidak kalah seru. Kamu kayak gini juga?

Namun, terlepas dari apa pun alasannya, gap year mempunyai berbagai kelebihan dan kekurangan tersendiri. Apa saja kelebihan dan kekurangannya?

 

Baca Juga: Lihat Beasiswa S1 Untuk Kamu Lulusan SMA yang Ingin Melanjutkan Studi, LPDP

 

Kelebihan Gap Year

Gap year biasanya diisi dengan berbagai kegiatan, seperti mengambil kursus keterampilan, bekerja paruh waktu, mengikuti magang, terlibat dalam kegiatan sukarela, dan sebagainya. Karenanya, gap year dapat membantu pelajar menambah wawasan tentang keterampilan, perspektif, serta pengembangan diri. Berdasarkan survei yang dilakukan oleh Gap Year Association Data and Benefits, pelajar yang pernah gap year sebelumnya cenderung memiliki keterampilan yang lebih baik dibandingkan pelajar yang tidak. Adapun beberapa kelebihan gap year di antaranya: 

1. Menemukan Pilihan yang Lebih Baik

Selama menjalani masa gap year, pelajar memiliki waktu lebih untuk merenungkan apa yang benar – benar mereka inginkan dalam hidupnya. Selain itu, mereka bisa mengejar hobi dan minat yang tidak sempat dilakukan semasa sekolah. Sehingga, pelajar yang memutuskan gap year bisa saja memiliki pilihan yang berbeda dari sebelumnya dan pilihan itu lebih baik untuk hidup maupun karier mereka ke depannya.

2. Mendapat Pengalaman Kerja

Bagi lulusan SMA/SMK, mengambil gap year bisa memberi mereka kesempatan untuk bekerja, entah sebagai pekerja paruh waktu, magang, atau mungkin pekerja purnawaktu. Pengalaman kerja tersebut dapat membantu mereka mengasah keterampilan dan mempersiapkan karier yang mereka inginkan.

3.  Membuka Pandangan dan Menambah Wawasan tentang Dunia

Ada banyak pengalaman hidup yang bisa diperoleh di luar sekolah. Pelajar yang memutuskan gap year memiliki kebebasan untuk bepergian ke berbagai tempat, bertemu orang – orang baru, hingga mengikuti beragam kegiatan sukarela untuk membantu orang – orang yang membutuhkan. Berbagai pengalaman tersebut sangat berharga untuk membuka pandangan atau perspektif baru terhadap dunia. Selain itu, mereka juga akan memiliki wawasan yang lebih luas tentang banyak hal.

4. Mendapatkan Waktu untuk Introspeksi Diri

Selama masa gap year, ada banyak waktu luang yang dimiliki untuk introspeksi diri. Pelajar yang gap year bisa memanfaatkan waktu luang tersebut untuk mengevaluasi diri dan memperbaiki kekurangan yang dimiliki.

5. Memiliki Keahlian Baru

Gap year menjadi waktu yang tepat untuk mempelajari keahlian baru, seperti memasak, belajar bahasa asing, dan berbagai aktivitas lainnya yang bermanfaat untuk pengembangan diri. Mempelajari keahlian baru juga dapat membawa mereka ke bidang karier yang mungkin belum pernah dipertimbangkan sebelumnya.

 

Kekurangan Gap Year

Pada dasarnya, gap year bukanlah pilihan yang tepat untuk sebagian orang. Gap year dapat menggagalkan berbagai rencana yang sudah dipersiapkan sebelumnya. Sebelum memutuskan untuk mengambil gap year, berikut ini beberapa kekurangannya yang bisa jadi bahan pertimbangan:

1. Tidak Siap Kembali Belajar Formal

Selama 12 tahun menempuh pendidikan formal, para pelajar sudah terbiasa dengan ritme belajar di sekolah. Ketika mengambil gap year, mereka bisa jadi mengalami kesulitan untuk kembali belajar secara formal. Kebiasaan dan kemampuan belajar juga mungkin menurun selama menjalani masa gap year.

2. Merasa Tertinggal

Tidak dipungkiri bahwa mengambil gap year bisa membuat seseorang merasa tertinggal dibandingkan pelajar seusianya. Misalnya, ketika masuk kuliah sebagai mahasiswa gap year, mahasiswa tersebut mungkin menjadi salah satu yang paling tua di kelas. Bagi kebanyakan orang, usia yang lebih tua bukanlah masalah. Namun, sebagian orang mungkin akan merasa tertinggal dibandingkan teman – teman sekelasnya yang baru lulus.

3. Membutuhkan Perencanaan yang Matang

Seseorang yang ingin mengambil gap year membutuhkan perencanaan yang matang. Jika tidak ada perencanaan, maka orang tersebut akan menyia-nyiakan waktu dan berbagai kesempatan yang bisa diambil untuk mengembangkan diri. Karenanya, pastikan untuk membuat perencanaan yang detail agar bisa memanfaatkan waktu gap year sebaik mungkin.

 

Baca Juga: Cek Pekerjaan Cocok untuk Sambilan Kuliah Untuk Kamu

 

Kegiatan yang Bisa Dilakukan Saat Gap Year

Seringkali gap year dianggap memalukan. Tidak diterima PTN, terlambat kuliah, buang – buang umur, dan dicap pengangguran. Padahal gap year memberi kesempatan untuk melakukan hal – hal yang produktif dan bermanfaat. Berikut kegiatan yang bisa kamu lakukan selama gap year:

1. Ambil kerja part-time atau volunteer

Kata siapa lulusan SMA tidak bisa bekerja? Kamu bisa buka online shop tanpa mengeluarkan modal alias dropshipper, mengajar bimbel, menjadi barista, dan lain-lain. Kalau ingin ikut aksi sosial yang bermanfaat buat masyarakat, daftar sebagai volunteer atau sukarelawan juga oke banget loh. Bisa jalan-jalan ke pelosok Indonesia sambil membantu kelompok yang membutuhkan.

2. Belajar skill baru

Tanpa harus keluar rumah, manfaatkan momen gap year untuk belajar materi yang tidak pernah didapatkan di sekolah. Contohnya, digital marketing, coding, microsoft excel, atau desain grafis. Keahlian ini banyak dicari di dunia kerja dan bisa dikerjakan dari mana saja. Jangan lupa, belajar bahasa Inggris juga penting banget. Jadi, tidak akan sia-sia.

3. Menyalurkan hobi

Gap year merupakan waktu yang tepat untuk menyalurkan hobi. Contohnya nih, kamu bisa masak, bikin vlog keseharian, menulis, main alat musik, dan lain-lain. Selain menurunkan stres, hobi dapat menjadi sumber penghasilan kamu. Bayangin deh, enaknya dapat uang dari kegiatan yang kita sukai. Sounds really fun!

4. Ikut bimbingan belajar

Gap year bukan berarti menunda kesempatan untuk kuliah di kampus negeri. Kamu tetap bisa mencicil materi UTBK dan Ujian Mandiri dari jauh-jauh hari, mengingat jumlah saingan kamu juga tidak sedikit. Hal ini ada sisi positifnya lho, kamu tinggal mengulang materi yang pernah dipelajari sebelumnya.

 

Rekomendasi Bimbingan Persiapan Kuliah di Luar Negeri

Butuh bimbingan persiapan kuliah? Ikuti kelas bimbingan persiapan kuliah luar negeri di Schoters. Yuk konsultasi dengan konsultan expert Schoters agar persiapan daftar universitasmu lebih terarah.

Butuh program lain untuk persiapan dapat universitas luar negeri? Cek program terbaik dari Schoters untuk bimbingan persiapanmu, dijamin terlengkap.

 

Banner CTA K2- Schoters (Feb 27, 2023 11:04 AM)