Daftar Kosakata Bahasa Jepang Sehari-Hari dan Artinya

Tahukah kamu, kosakata bahasa Jepang tidak hanya digunakan oleh masyarakat Jepang saja, tetapi juga digunakan oleh penduduk Asia Timur. Bahasa Jepang masih satu rumpun dengan bahasa Mandarin. Selain itu, bahasa Jepang berada pada peringkat ke-9 sebagai bahasa yang banyak digunakan di dunia selain bahasa Inggris ataupun Mandarin.

3 Jenis huruf bahasa Jepang

Bahasa Jepang sendiri terdiri dari tiga bagian, yaitu Hiragana, Katakana, dan Kanji. Ketiga unsur tersebut tidak bisa dipisahkan dan memiliki fungsi masing-masing.

Hiragana

Hiragana merupakan tulisan yang sangat umum di kalangan penuturnya. Terdiri dari 46 karakter, terbagi dari vokal a, i, u, e, o dan konsonan. Bentuk mereka terlihat seperti bundar dan memiliki fungsi sebagai pertanda kata sifat dan kata kerja, menulis kata-kata yang tidak bisa ditulis dengan Kanji, dan sebagai Furigana yang merupakan alat bantu dalam membaca Kanji dalam sebuah wacana ataupun kalimat.

Katakana

Katakana sendiri hampir seperti Hiragana yang terdiri dari 46 karakter dan membentuk tulisan seperti sudut yang tajam. Fungsinya adalah sebagai adaptasi tulisan Inggris ke dalam tulisan mereka sendiri yang umumnya seperti nama negara ataupun nama orang asing.

Kanji

Selain Hiragana dan Katakana, ada juga Kanji yang merupakan bagian terpenting dari bahasa Jepang, karena satu Kanji mewakili beberapa arti yang tergantung dari penggunaannya sendiri.

Kanji sendiri diadaptasi dari sistem penulisan bahasa Mandarin yang akhirnya Kanji Jepang merupakan gabungan dari Kanji tradisional Mandarin dan Kanji sederhana Mandarin. Untuk membaca satu wacana atau artikel dalam sebuah koran, seseorang perlu mengingat setidaknya sekitar 2000-2500 Kanji agar mengerti semua konteks yang ada pada wacana tersebut.

Nah, sama dengan bahasa lain seperti Inggris, Mandarin, dan sebagainya, bahasa Jepang tentu punya ujian bahasanya yang bernama Nihongo Nouryoku Shiken, yang terdiri dari tingkat N1 (paling sulit) sampai N5 (pemula).

 

Ciri khas bahasa Jepang

kosakata bahasa Jepang

  1. Jenis Kata
    Dalam bahasa Jepang terdapat kata kerja, kata sifat, kata benda, kata keterangan, kata penghubung, partikel, dan lain-lain.
  2. Urutan Kata
    Partikel diletakkan pada akhir kalimat. Kata yang menerangkan diletakkan di depan kata yang diterangkan.
  3. Predikat
    Predikat dalam bahasa Jepang adalah Kata Kerja, Kata Sifat, dan Kata Benda. Predikat berubah bentuk sesuai dengan positif atau negatif, atau waktu lampau atau waktu non lampau. Predikat tidak berubah bentuk karena orang, jenis kelamin atau bilangan.
  4. Partikel
    Pada belakangan kata atau kalimat dipakai partikel. Partikel menunjukkan hubungan antara kata dan kata, atau berfungsi untuk membubuhkan berbagai arti.
  5. Penghilang
    Subjek atau objek kadang-kadang dihilangkan jika konteks kalimat dapat dipahami.  

 

Mau lebih lancar berbahasa Jepang? Atau mau belajar bahasa Jepang dari nol? Schoters punya kelas intensif bahasa Jepang yang bisa membantu kamu lancar membaca, menulis, hingga berbicara bahasa Jepang dengan materi yang sudah disesuaikan dengan JLPT (Japanese Language Proficiency Test).

Silakan klik tombol “Konsultasi Kelas Bahasa Jepang” di bawah ini dan kamu bisa bebas tanya apapun 👇

kosa kata bahasa jepang

 

Cara belajar bahasa Jepang

1. Belajarlah dari karya-karya Jepang

Hunters tentu tidak asing komik Jepang (Manga) sampai ke animenya, kan? Dari karya-karya mereka, baik film drama, animasi, komik, sampai gim pun, kamu bisa belajar dari sana. Bagaimana cara penggunaan bahasa mereka dalam membuat kalimat sampai cara mereka berbicara atau melakukan percakapan dengan orang lain.

Untuk kamu yang masih pemula, cobalah membaca komik Jepang yang ada Furigana atau drama-drama Tokusatsu, seperti Kamen Rider atau Ultraman yang tentu saja bisa kamu coba untuk mengenal bahasa Jepang secara umum.

2. Gunakanlah buku panduan belajar berbahasa Jepang

Banyak sekali buku panduan untuk belajar bahasa Jepang yang bisa kamu dapat di toko buku. Mulai dari buku Gakushudo, Marugoto, Nihongo Kira Kira, sampai Minna no Nihongo yang tentu memiliki kekhasan dan materi tersendiri dalam konten-konten yang disediakan dalam buku tersebut.

3. Konten pembelajaran online

Di zaman yang penuh teknologi sekarang ini, kamu bisa belajar di mana saja dan kapan saja melalui internet, bahkan konten pembelajaran bahasa Jepang pun sudah meranah sampai dunia internet.

4. Latihan

Tidak hanya membaca dan mendengarkan saja dari sumber-sumber yang ada, untuk mengasah kemampuan berbahasa Jepang ini sangat diperlukan latihan terus menerus, terlebih lagi dalam hal menulis dan berbicara yang sangat penting untuk kehidupan sehari-hari.

Menulis Hiragana, Katakana, dan Kanji di buku kotak-kotak saja sudah membantu kamu dalam mengingat arti dan cara menulis huruf atau kosakata bahasa Jepang, bahkan melakukan percakapan dengan orang Jepang sendiri itu akan sangat berguna.

5. Mengikuti kursus belajar bahasa Jepang

Tidak hanya belajar secara pribadi, Hunters juga bisa mengikuti kursus les bahasa Jepang. Banyak sekali perusahaan atau seseorang yang membuka kursus belajar bahasa Jepang secara intensif baik privat maupun umum. Evergreen, Shinjuku Centre, dan masih banyak lagi merupakan salah satu lembaga yang menyediakan kursus bahasa Jepang.

Bahasa Jepang merupakan salah satu bahasa yang sulit, namun dalam belajarnya sangat menyenangkan, terutama dari cara-cara yang diberikan bisa kamu jadikan hobi sekaligus cara belajar yang efektif. Memang pada awalnya memiliki banyak kendala dalam belajar bahasa Jepang ini, tetapi dengan tekad dan niat yang kuat, kamu pasti bisa mengatasinya.

 

Baca Juga: Simak Nama-Nama Profesi dalam Bahasa Jepang disini!

 

Kosakata bahasa Jepang

Berikut ini beberapa kosakata bahasa Jepang berbentuk sapaan yang biasa diterapkan dalam percakapan sehari – hari:

Kosakata bahasa Jepang salam dan sapaan

Ohayōgozaimasu (おはようございます) = Selamat pagi

Kon’nichiwa (こんにちは) = Selamat siang

Konbanwa (こんばんは) = Selamat malam

Irasshaimase (いらっしゃいませ) = Selamat datang

Sayōnara (さよなら) = Selamat tinggal

Jā mata (じゃあまた) = Sampai jumpa atau sampai bertemu lagi

Oyasuminasai (おやすみなさい) = Selamat malam atau selamat tidur

Tadaima (ただいま) = Salam ketika pulang ke rumah

Okaerinasai (おかえりなさい) = Selamat datang kembali (jawaban untuk tadaima)

Ittekimasu (行ってきます) = Saya pergi atau pamit

Itterasshai (行ってらっしゃい) = Hati-hati (balasan untuk ittekimasu)

Kosakata bahasa Jepang keluarga

Di dalam ruang lingkup sosial, pasti Hunters sering bercakap-cakap tentang keluarga. Hal ini tentu wajar mengingat orang lain pasti ingin tau bagaimana latar belakang kita mengenai keluarga. Maka, untuk memperjelas akan bagaimana percakapan masalah keluarga, berikut adalah kosakata bahasa Jepang sehari-hari yang biasa digunakan untuk membahas keluarga:

Tomo: Kyōdai wa nan-ri imasu ka? (Berapa saudara yang kamu miliki?)

Jerome: Go-ri kyōdai desu. (Saya lima saudara laki – laki)

Tomo: Uwa ̄ , ōku no kyōdai (Wah, banyak sekali ya saudaramu)

Jerome: Mochiron, anata wa dō? (Tentu saja, bagaimana denganmu?)

Tomo: Watashi wa futari no kyoudai desu (Saya dua bersaudara)

Jerome: Anata wa saisho no kodomodesu ka? (Apakah kamu anak pertama)

Tomo: Watashi ga ichiban wakaidesu (Saya anak bungsu)

 

Baca Juga: Intip Nama-Nama Hari beserta Keterangan Waktu dalam Bahasa Jepang disini!

 

Kesalahan dalam belajar kosakata bahasa Jepang

1. Langsung belajar kosakata tanpa memahami hiragana dan katakana

Kesalahan pertama yang sering dilakukan orang dalam memahami kosakata bahasa Jepang adalah langsung belajar mengenai kosakatanya. Banyak pemula yang cenderung langsung mempelajari kosakata tanpa memahami huruf hiragana maupun katakana sehingga mereka kesulitan saat membaca dan mempelajari kosakata bahasa Jepang.

2. Tidak fokus pada kosakata dasar

Kesalahan kedua yang sering dilakukan orang dalam memahami kosakata bahasa Jepang adalah tidak memahami kosakata dasar. Kosakata dasar, seperti angka, hari dalam seminggu, bulan dalam dalam setahun, dan kata-kata umum lainnya menjadi penting untuk dipelajari terlebih dahulu karena Hunters bisa kesulitan jika langsung belajar kosakata dalam kalimat yang kompleks.

3. Tidak mempelajari tata bahasa dasar

Kesalahan yang satu ini juga kerap dilakukan oleh orang yang belajar kosakata bahasa Jepang. Tata bahasa Jepang tentunya sangat berbeda dengan bahasa Inggris atau bahasa lainnya. Oleh karena itu, Hunters harus mulai dari tata bahasa dasar terlebih dahulu, seperti kata kerja, bentuk kata sifat, atau konjungsi yang mendasar.

4. Tidak latihan membaca dan listening

Biasanya, para pemula cenderung hanya fokus untuk meningkatkan keterampilan bahasa Jepang melalui membaca dan menulis, padahal mendengarkan dan berbicara bisa menjadi cara cepat untuk Hunters memahami dan menguasai kosakata bahasa Jepang. Hunters bisa perbanyak menonton film berbahasa Jepang untuk melatih pemahaman kosakata yang telah dipelajari.

5. Tidak menggunakan sumber belajar yang sesuai

Umumnya, kesalahan yang satu ini juga kerap dilakukan oleh orang yang baru belajar kosakata bahasa Jepang. Sumber belajar yang tepat membantu Hunters menguasai kosakata bahasa Jepang lebih baik. Umumnya, para pemula hanya menggunakan satu sumber belajar saja tanpa mencari tahu lebih lanjut sumber belajar tambahan yang padahal bisa saja lebih cocok dengan metode belajar mereka.

 

Bimbingan bahasa Jepang terpercaya di Schoters

Bagaimana apakah Hunters sudah memahami materi di atas? Jika Hunters ingin mempelajari materi lainnya seputar bahasa Jepang, Hunters bisa mengikuti kelas bareng Schoters. Yuk kenalan dulu dengan Schoters!

Schoters adalah platform pendidikan digital terbesar di Asia Tenggara yang menyediakan program persiapan end-to-end bagi pelajar dan profesional untuk belajar di luar negeri, dengan atau tanpa beasiswa. Sejak 2018, Schoters telah berhasil membantu ribuan siswa Indonesia kuliah ke 400+ Kampus top dunia di 43 Negara tersebar di 5 Benua.

Tidak hanya memiliki program bimbingan beasiswa, Schoters juga memiliki program unggulan lainnya yaitu JLPT Academy.

 

Kenapa harus ikut JLPT Academy di Schoters?

  1. Kelas terdiri dari teori dan praktik;
  2. Sudah termasuk kurikulum, materi, dan e-book sebagai panduan pembelajaran;
  3. Materi disesuaikan dengan level yang dipilih;
  4. Mendapatkan feedback dan bimbingan dari tutor untuk meningkatkan kemampuanmu;
  5. Kelas privat dengan waktu fleksibel sesuai kesepakatan siswa dan tutor.

 

Tertarik bergabung? Sebelum ambil kelas, Hunters bisa konsultasi gratis tentang JLPT Academy di Schoters agar tahu mana program yang cocok sesuai kebutuhanmu!

Kosakata bahasa Jepang

Sumber :

“Lima Kesalahan Dasar Pembelajar Bahasa Jepang Pemula”. UMY. https://pbj.umy.ac.id/lima-kesalahan-dasar-pembelajar-bahasa-jepang-pemula/