4 Perbedaan Jalur Mandiri dan Reguler yang Perlu Kamu Tahu

Ada dua jalur masuk kuliah di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) yang ada di bawah Kemendikbud Ristek, yakni jalur mandiri dan jalur reguler yang terdiri dari SNBT dan SNBP. Perbedaan jalur mandiri dan reguler terletak pada pelaksanaan ujian masuk PTN.

Jalur mandiri dikelola dan dilaksanakan oleh masing-masing universitas atau PTN. Sementara itu, jalur reguler dikelola dan dilaksanakan oleh Kemendikbud Ristek melalui Balai Pengelolaan Pengujian Pendidikan.

Selain dari pelaksanaan seleksi, ada beberapa perbedaan pada tata laksana seleksinya. Berikut adalah beberapa perbedaannya. Baca hingga akhir agar Hunters mengetahui hal apa yang kalian hadapi dan memiliki persiapan yang lebih matang, ya!

4 Perbedaan Jalur Mandiri dan Reguler

1. Jenis ujian

Perbedaan jenis ujian seleksi masuk universitas pada jalur mandiri dan reguler terletak pada proses seleksi dan kriteria yang ditetapkan oleh universitas dan Kemendikbud Ristek. Kriteria yang digunakan dalam seleksi mandiri biasanya berbeda-beda tergantung dari perguruan tinggi yang dituju. Beberapa perguruan tinggi ada yang menggunakan tes tertulis, tes wawancara, hingga portofolio sebagai kriteria seleksinya.

Untuk jalur reguler, seperti SNBP dan SNBT, jenis ujian juga dilakukan dengan cara yang berbeda. Seleksi SNBP dilakukan melalui nilai rapor dan prestasi non-akademik di sekolah. Sementara itu, seleksi SNBT dilakukan melalui ujian tertulis menggunakan komputer atau UTBK.

2. Biaya pendaftaran

Biaya pendaftaran pada jalur mandiri biasanya lebih mahal dibandingkan dengan jalur reguler. Namun, jalur mandiri memberikan kesempatan lebih besar bagi calon mahasiswa untuk diterima di perguruan tinggi yang diinginkan, terutama bagi mereka yang tidak memenuhi syarat pada jalur reguler.

Biaya pendaftaran jalur mandiri di universitas-universitas terkemuka di Indonesia berkisar antara Rp200.000 hingga Rp500.000. Namun, jika kalian mendaftar pada program internasional, biaya pendaftarannya bisa melonjak hingga Rp1.600.000. Sementara itu, biaya pendaftaran untuk jalur reguler SNBP adalah gratis dan SNBT adalah Rp200.000.

 

Baca Juga: Perbedaan SNBP dan SNBT

 

3. Daya tampung

Daya tampung juga menjadi salah satu perbedaan antara jalur mandiri dan reguler. Daya tampung merupakan jumlah maksimum mahasiswa yang dapat diterima oleh sebuah perguruan tinggi pada tahun ajaran tertentu. Daya tampung pada setiap program studi pada jalur mandiri dan reguler dapat berbeda-beda.

Pada jalur mandiri, perguruan tinggi dapat menentukan sendiri jumlah mahasiswa yang akan diterima, namun batas maksimumnya tergantung pada kebijakan pemerintah dan kondisi kampus. Oleh karena itu, pada beberapa program studi, daya tampung pada jalur mandiri dapat lebih kecil dibandingkan dengan jalur reguler.

Sementara itu, pada jalur reguler, daya tampung ditentukan secara nasional. Oleh karena itu, daya tampung pada jalur reguler bisa lebih besar dibandingkan dengan jalur mandiri. Namun, persaingan untuk diterima pada jalur reguler juga lebih ketat karena jumlah pendaftar lebih banyak dibandingkan jalur mandiri. Untuk melihat daya tampung universitas, kalian dapat melihatnya pada laman Kemendikbud Ristek.

4. Perbedaan jalur mandiri dan reguler pada jadwal pelaksanaan seleksi

Meskipun proses seleksi pada jalur mandiri berlangsung secara independen, tetapi calon mahasiswa tetap harus memperhatikan jadwal pendaftaran yang ditetapkan oleh masing-masing universitas. Biasanya, pendaftaran jalur mandiri dimulai setelah jalur reguler selesai dilaksanakan.

Jika calon mahasiswa ingin mendaftar pada kedua jalur, maka harus memperhatikan jadwal pendaftaran yang berbeda-beda tersebut. Tiap universitas pun memiliki jadwal yang tidak serentak. Oleh karena itu, Hunters harus mencari tahu secara mandiri jadwal universitas tujuan kalian, ya!

 

Baca Juga: Daftar Biaya Jalur Mandiri di 10 PTN Indonesia

 

Rekomendasi Bimbingan Persiapan Lolos Universitas Luar Negeri

Sambil mempersiapkan SNBP, SNBT, atau ujian mandiri, kamu ingin mencari plan b atau alternatif universitas di luar negeri sebagai cadangan? Yuk, konsultasi dengan konsultan expert Schoters agar persiapan daftar universitasmu lebih terarah.

Butuh program lain untuk persiapan dapat universitas luar negeri? Cek program terbaik dari Schoters untuk bimbingan persiapanmu, dijamin terlengkap.

perbedaan jalur mandiri dan reguler