3 Jenis Tes Bahasa Jerman yang Wajib Kamu Tahu

Salah satu persyaratan utama untuk melanjutkan studi di Jerman adalah tes bahasa Jerman.

Jerman barangkali adalah satu destinasi studi ideal bagi anda yang ingin melanjutkan studi di luar negeri. Kualitas pendidikan yang tinggi dengan pilihan jurusan studi yang beragam, biaya hidup yang terjangkau, peluang kerja yang lebih besar pasca studi, lingkungan yang aman dengan latar belakang sejarah dunia yang kaya serta berbagai kesempatan dan pengalaman menarik yang bisa ditemui di luar kampus.

 

Fakta Menarik Kuliah di Jerman

Hal ini membuat Jerman senantiasa menjadi magnet bagi banyak pelajar internasional dari seluruh penjuru dunia. Data statistik terakhir menyebutkan bahwa terdapat setidaknya 416.437 pelajar internasional yang kini menempuh pendidikan tinggi di berbagai perguruan tinggi di Jerman.

 

Manfaat Belajar Bahasa Jerman

Bagi anda yang ingin melanjutkan studi di Jerman, khususnya di program studi yang menggunakan bahasa Jerman sebagai bahasa pengantar utama, maka anda membutuhkan sertifikat kemampuan Bahasa Jerman sebagai salah satu syarat untuk masuk ke perguruan tinggi sekaligus pengajuan student visa ke Jerman.

 

Jenis-jenis Tes Bahasa Jerman

Saat ini terdapat beberapa tes bahasa Jerman yang bisa diambil untuk memperoleh sertifikat kemampuan berbahasa Jerman, termasuk di antaranya tes A1-C2, TestDaF dan Test PRO.

Tes Bahasa Jerman A1-C2

Tes A1-C2 adalah tes bahasa Jerman yang secara umum mengukur kemampuan bahasa Jerman dalam mendengarkan (hören), membaca (lesen), menulis (schereiben), dan berbicara (sprechen). Seperti namanya, tes A1-C2 ini dibedakan menjadi beberapa tingkatan level yang berbeda, dimulai dari tingkat paling rendah (Tes A1) hingga tingkat yang paling tinggi (Tes C2)

  1. Tes Jerman A1

    Tes Jerman A1 adalah tes kemampuan bahasa Jerman paling dasar yang bisa diikuti. Lulus di tingkat A1 menandakan kemampuan bahasa di jenjang kompetensi pertama (A1) berdasarkan Kesepakatan Uni Eropa untuk Jenjang Kompetensi Bahasa (Common European Framework of References for Languages atau CEFR), dimana seseorang dapat bertanya, menjawab, memahami dan menulis menggunakan ungkapan yang sederhana. Umumnya, untuk mencapai jenjang ini dibutuhkan waktu 8-200 jam belajar dengan durasi belajar 45 menit. Tes Jerman A1 dibedakan menjadi 2 (dua) jenis tes yaitu :

    1. Tes Jerman A1 Remaja yang direkomendasikan untuk anak-anak dan remaja yang berusia antara 10-16 tahun (Fit in Deutsch 1).
    2. Tes Jerman A1 Dewasa (Start Deutsch 1), yang biasanya direkomendasikan bagi yang sudah berusia di atas 16 tahun, yang ingin melamar sebagai au-pair di Jerman atau yang ingin mengurus visa untuk menyusul pasangan yang sedang tinggal di Jerman.
  2. Tes Jerman A2

    Tes Jerman A2 adalah tes kemampuan Jerman dasar, di atas tingkat A1. Lulus di tingkat A2 menandakan kemampuan bahasa di jenjang kompetensi kedua (A2) berdasarkan Kesepakatan Uni Eropa untuk Jenjang Kompetensi Bahasa (Common European Framework of References for Languages atau CEFR), dimana seseorang dapat bertukar informasi secara sederhana tentang rutinitas sehari-hari serta informasi dasar lainnya. Umumnya, untuk mencapai jenjang ini dibutuhkan waktu 200-350 jam belajar dengan durasi belajar 45 menit.

    Tes Jerman A2 juga dibedakan menjadi 2 (dua) jenis tes yaitu :

    1. Tes Jerman A2 Remaja yang direkomendasikan untuk remaja yang berusia 12-16 tahun (Fit in Deutsch 2).
    2. Tes Jerman A2 Dewasa yang direkomendasikan untuk peserta yang berusia di atas 16 tahun.
      Baca Juga: Tips Lancar Berbahasa Jerman

     

  3. Tes Jerman B1

    Tes Jerman B1 adalah tes kemampuan Jerman menengah, yang direkomendasikan bagi mereka yang ingin belajar di Studienkolleg, tinggal dan bekerja di Jerman. Lulus di tingkat B1 menandakan kemampuan bahasa di jenjang kompetensi ketiga (B1) berdasarkan Kesepakatan Uni Eropa untuk Jenjang Kompetensi Bahasa (Common European Framework of References for Languages atau CEFR), dimana seseorang dapat memahami inti percakapan yang dilakukan dalam Bahasa Jerman standar, dapat memberi penjelasan singkat tentang topik-topik khusus serta dapat menceritakan ulang pengalaman, aspirasi dan/atau kejadian yang pernah dialami. Umumnya, untuk mencapai jenjang ini dibutuhkan waktu 350-650 jam belajar dengan durasi belajar 45 menit.

    Tes Jerman B1 juga dibedakan menjadi 2 (dua) jenis tes yaitu :

    1. Tes Jerman B1 Remaja yang direkomendasikan untuk remaja yang berusia mulai dari 12 tahun
    2. Tes Jerman B1 Dewasa yang direkomendasikan untuk peserta yang berusia mulai dari 16 tahun.
  4. Tes Jerman B2

    Tes Jerman B2 adalah tes kemampuan Jerman menengah, yang direkomendasikan bagi mereka yang ingin melanjutkan studi di perguruan tinggi, melamar pekerjaan dan bekerja di bidang kedokteran di Jerman. Lulus di tingkat B2 menandakan kemampuan bahasa di jenjang kompetensi keempat (B2) berdasarkan Kesepakatan Uni Eropa untuk Jenjang Kompetensi Bahasa (Common European Framework of References for Languages atau CEFR), dimana seseorang dapat berkomunikasi dengan native speaker dengan lancar, dapat memahami diskusi ilmiah, mempertahankan pendapat serta memahami pokok pembahasan yang rumit. Umumnya, untuk mencapai jenjang ini dibutuhkan waktu 600-800 jam belajar dengan durasi belajar 45 menit.

    Tes Jerman B2 juga dibedakan menjadi 2 (dua) jenis tes yaitu :

    1. Tes Jerman B2 Remaja yang direkomendasikan untuk remaja yang berusia mulai dari 15 tahun
    2. Tes Jerman B2 Dewasa yang direkomendasikan untuk peserta yang berusia mulai dari 16 tahun.
  5. Tes Jerman C1

    Tes Jerman C1 adalah tes kemampuan Jerman tingkat lanjutan atas, yang direkomendasikan bagi mereka yang ingin melanjutkan studi di perguruan tinggi dan bekerja di berbagai bidang di Jerman, termasuk bidang kedokteran. Tes Jerman C1 hanya tersedia untuk dewasa, yang dianjurkan berusia mulai dari 16 tahun.

    Lulus di tingkat C1 menandakan kemampuan bahasa di jenjang kompetensi kelima (C1) berdasarkan Kesepakatan Uni Eropa untuk Jenjang Kompetensi Bahasa (Common European Framework of References for Languages atau CEFR), dimana seseorang dapat mengggunakan Bahasa Jerman secara fleksibel dalam kehidupan sosial, pekerjaan maupun lingkungan akademik, dapat memahami teks panjang dan rumit serta dapat memberikan penjelasan rumit dengan jelas dan terstruktur.  Umumnya, untuk mencapai jenjang ini dibutuhkan waktu 800-1000 jam belajar dengan durasi belajar 45 menit.

  6. Tes Jerman C2

    Tes Jerman C2 adalah tes kemampuan Jerman tingkat lanjutan sangat baik, yang direkomendasikan bagi mereka yang kuliah, melakukan penelitian dan mengajar di sekolah di Jerman. Tes Jerman C2 hanya tersedia untuk dewasa, yang dianjurkan berusia mulai dari 18 tahun. Lulus di tingkat C2 menandakan kemampuan bahasa di jenjang kompetensi tertinggi (C2) berdasarkan Kesepakatan Uni Eropa untuk Jenjang Kompetensi Bahasa (Common European Framework of References for Languages atau CEFR), dimana seseorang dapat memahami lisan maupun tulisan tanpa kendala, dapat merangkum informasi dari berbagai sumber serta menyampaikan kembali informasi dengan spontan, lancar serta menggunakan nuansa yang tepat. Umumnya, untuk mencapai jenjang ini dibutuhkan waktu 1000 jam belajar dengan durasi belajar 45 menit.

    Pelajar yang sudah mendapatkan sertifikat C2 bisa masuk ke perguruan tinggi Jerman tanpa melalui ujian bahasa terlebih dahulu.

    Mau Lolos Beasiswa Luar Negeri?

Tes DaF

Tes DaF adalah tes kemampuan bahasa Jerman yang ditujukan kepada mahasiswa dan calon manusia yang harus memenuhi persyaratan bahasa untuk melanjutkan studi di perguruan tinggi di Jerman. Selain itu, tes ini juga diperuntukkan bagi mereka yang ingin bekerja atau terlibat dalam proyek ilmiah dan profesi akademis di Jerman. Untuk dapat mengikuti tes ini, umumnya peserta sudah memiliki kemampuan bahasa minimal tingkat B2 dan sudah mengikuti 700-1000 jam belajar dengan durasi belajar 45 menit.

          Baca Juga: Fakta Menarik Tentang Jerman

Goethe – Test Pro: Deutsch Für Den Beruf

Goethe Test Pro adalah tes kemampuan bahasa Jerman yang ditujukan untuk mereka yang ingin melamar pekerjaan serta ingin mengikuti kursus atau pelatihan kerja di Jerman. Selain itu, tes ini juga diperuntukkan untuk perusahaan yang ingin menguji kemampuan bahasa yang dimiliki calon karyawan dan karyawan di tempat kerja. Tes yang menggunakan metode Layanan Uji Bahasa untuk Bisnis (Business Language Testing Service atau BULATS) ini dilakukan secara daring dan berbasis komputer sehingga dapat mengukur keterampilan berbahasa dalam waktu 60-90 menit.

 

Rekomendasi Kursus Bahasa Jerman

Sebagai bekal melanjutkan studi di Jerman, jangan lupa untuk mempersiapkan kursus bahasa Jerman untuk mengikuti tes bahasa Jerman.

tes bahasa jerman