Tips Menulis Personal Statement untuk Beasiswa

Kuliah di Luar Negeri, 31 Okt 2022

Pada beberapa beasiswa salah satu ketentuannya ada personal statement. Bagi beberapa orang menulis personal statement bisa menjadi momok tersendiri karena masih bingung bagaimana menulis personal statement yang kuat dan meyakinkan. Untuk menjawab semua kegundahanmu, berikut Schoters rangkumkan tips personal statement beasiswa!

Apa itu Personal Statement?

Sebelum lanjut ke list tips personal statement, kamu harus tahu dulu apa yang dimaksud dengan pernyataan diatas. 

Personal statement adalah tulisan yang menjelaskan siapa dirimu. Mulai dari prestasi, motivasi, kelebihan dan kekuranganmu. Biasanya personal statement bersisi satu hingga dua halaman dan digunakan untuk proses beasiswa atau masuk ke perguruan tinggi luar negeri. 

Meskipun dalam personal statement kamu menceritakan tentang dirimu sendiri, menulis esai ini juga butuh persiapan dan punya seninya sendiri. Berikut Schoters bantu persiapanmu!

Apa Saja yang Harus Ada di Personal Statement?

Tips personal statement yang harus mengerti selanjutnya sebelum mulai menulis adalah, apa saja yang harus ada dalam tulisanmu? Setidaknya ada 3 hal yang harus kamu jelaskan.

Alasan Kamu Mendaftar

Setiap juri atau penilai ingin melihat motivasi dan keseriusanmu dalam memilih mereka sebagai penyedia beasiswa. Dan tentunya mereka mencari yang terbaik dari yang terbaik. 

Jelaskan alasanmu mendaftar dengan menyambungkan latar belakang pendidikan atau pekerjaan, tujuan pribadimu dan tujuan lembaga yang dituju, seperti benang merah. Kamu bisa mulai dengan:

Masalah yang kamu dapatkan selama belajar atau bekerja – Hal yang ingin kamu ubah – Kenapa kamu memilih lembaga itu – Menyambungkan visimu dengan lembaga

Tips personal statement ini penting untuk didalami agar juri bisa melihat “passion” kamu. Terlebih dengan puluhan kandidat lain yang memiliki tujuan jurusan dan universitas yang sama denganmu.

Bagaimana Kamu Meraih Tujuanmu

Tips personal statement lainnya adalah bagaimana kamu meraih tujuanmu selama studi beasiswa. Kamu bisa memulai dengan melakukan riset dosen atau peneliti di jurusanmu, kegiatan atau komunitas yang ingin kamu kerjakan dan lain sebagainya. Intinya, buatlah juri melihat bahwa visimu bukan angan-angan semata.

Kegiatan Setelah Studi

Melalui skills dan pengetahuan yang sudah kamu dapat selama masa studi, jelaskan pula bagaimana dirimu menggabungkan skills dan pengetahuan itu. Apakah kamu akan menggunakannya di lingkungan sekitar atau tempat kerjamu. 

Jelaskan secara rasional dan rendah hati. Bukan sebuah kegiatan yang besar tapi terlihat “too good to be true”.

              Baca juga: Tips Menulis Esai Beasiswa: Apa, Mengapa, dan Bagaimana

Tips Menulis Personal Statement 

Selain alur penulisan personal statement di atas, ada beberapa tips personal statement lain yang tak kalah penting tapi banyak dilupakan oleh banyak orang.

1. Pastikan Menggunakan Bahasa atau Grammar yang Sesuai

Meski terdengar sepele, masih banyak kandidat yang tertolak karena grammar bahasa Inggris yang salah atau bahkan menuliskan personal statement dengan bahasa yang tidak sesuai persyaratan.

2. Minta Bantuan Orang Lain untuk Periksa Ulang

Sebagai orang Indonesia yang tidak banyak menggunakan bahasa Inggris sehari-hari, kamu harus meminta seseorang untuk proofread tulisanmu. Terlebih bagi kamu yang tidak terbiasa menulis. Biasanya orang lain akan lebih peka dengan tulisanmu ketika mengoreksi dan kamu bisa menguatkan bagian-bagian yang dirasa kurang baik jika dibaca orang lain.

3. Tunjukkan Prestasimu

Tips personal statement yang sering dilupakan adalah, percaya diri. Dalam esai ini, merupakan kesempatan terbaik untuk “pamer” kelebihan dan prestasinya. Jadi jangan sungkan untuk menyampaikan ya, terlebih dalam mimpi dan visi ke depan. 

4. Tidak Terburu-Buru

Menulis personal statement sama dengan berbicara dengan dirimu sendiri. Tidak usah terburu-buru, gunakan waktumu dengan bijak dan rangkai kata terbaikmu.

5. Gaet Perhatian Juri di Kalimat Pertama

Tips personal statement selanjutnya adalah, dapatkan perhatian juri di kalimat pertama. Mulailah dengan kalimat yang bisa membuat mereka bertanya “Kenapa?”, “Bagaimana?”, “Kok bisa?”, dan lain sebagainya.

Berikut tips personal statement yang Schoters rangkumkan untukmu. Jika kamu masih bingung untuk memulai, yuk ikut konseling persiapan beasiswa pada link di bawah ini!

              Baca juga: 10 Negara Terbaik Buat Kuliah di Luar Negeri 

Konsultasikan Persiapan Kuliah ke Luar Negeri

Berikut negara dengan kuliah gratis untuk mahasiswa internasional yang bisa kamu pertimbangkan. Untuk informasi lebih banyak tentang beasiswa dunia, yuk konsultasi dengan pakar beasiswa di sini.

tips personal statement