Transkrip Nilai: Definisi, Fungsi, dan Cara Mendapatkannya

Istilah transkrip nilai barangkali bukan istilah yang asing terdengar di telinga, apalagi kalau kamu sudah duduk sebagai mahasiswa di salah satu perguruan tinggi. Tapi tahukah kamu kalau selain ijazah, transkrip nilai juga merupakan salah satu dokumen persyaratan utama yang dibutuhkan kalau kamu ingin mendaftar beasiswa atau program studi di universitas, baik dalam maupun luar negeri? Apa sebenarnya yang dimaksud sebagai transkrip nilai dan mengapa dokumen ini sangat dibutuhkan.

Simak ulasan lengkapnya di bawah ini.

Apa Itu Transkrip Nilai

Secara umum, transkrip nilai adalah daftar salinan hasil studi yang memuat nilai seluruh mata pelajaran yang diperoleh siswa pada jenjang SMA/SMK atau nilai seluruh mata kuliah yang diperoleh mahasiswa di perguruan tinggi mulai dari semester pertama hingga lulus dari jenjang pendidikan tersebut. Selain nilai mata pelajaran atau mata kuliah, transkrip nilai juga biasanya memuat informasi pribadi pemilik transkrip, waktu kelulusan, bobot SKS (untuk mahasiswa), indeks prestasi sampai status yang diperoleh saat kelulusan. Karena transkrip nilai menyajikan nilai yang diperoleh dari awal hingga akhir studi, dokumen ini biasanya hanya dikeluarkan pada saat siswa atau mahasiswa sudah menyelesaikan pendidikan dan dinyatakan lulus dari jenjang pendidikan.

Selain berbagai informasi di atas, transkrip nilai juga biasanya ditandatangani dan disahkan oleh pimpinan program studi yang mengeluarkan transkrip nilai seperti dekan dan lain sebagainya.

Fungsi Transkrip Nilai

Fungsi transkrip nilai yang paling utama adalah menyajikan prestasi atau pencapaian akademik yang diperoleh oleh siswa atau mahasiswa, lengkap dengan bidang studi yang sudah dipelajari dan diminati secara komprehensif namun dalam format yang mudah dipahami oleh siapa pun yang membaca transkrip nilai tersebut. Berkat daftar nilai yang termuat dalam transkrip nilai, dokumen ini kemudian menjadi sangat dibutuhkan ketika ingin melamar pekerjaan, beasiswa atau mendaftar universitas di dalam maupun luar negeri. Tentu saja, transkrip nilai tetap harus dialihbahasakan ke dalam bahasa Inggris atau bahasa asing lainnya yang menjadi persyaratan ketika akan digunakan untuk mendaftar beasiswa atau perguruan tinggi di luar negeri.

 

Baca Juga: Kupas Tuntas Jalur Masuk Perguruan Tinggi

 

Cara dan Tips Mendapatkan Transkrip Nilai  

transkrip nilai

Cara untuk mendapatkan transkrip nilai bisa berbeda-beda tergantung ketentuan yang telah ditetapkan oleh institusi pendidikan yang mengeluarkan dokumen. Umumnya, siswa atau mahasiswa akan secara otomatis mendapatkan transkrip nilai saat lulus dari program studi yang diikuti bersamaan dengan ijazah pendidikan.

Untuk alih bahasa transkrip nilai dari bahasa Indonesia ke dalam bahasa asing lainnya yang diperlukan, siswa atau mahasiswa biasanya bisa mengajukan permohonan untuk alih bahasa transkrip nilai melalui bagian Tata Usaha sekolah atau universitas yang mengeluarkan. Apabila sekolah atau universitas tidak bisa mengeluarkan transkrip nilai tersebut, maka siswa atau mahasiswa bisa mencoba melakukan proses alih bahasa di penerjemah tersumpah yang terpercaya.

 

Baca Juga: Kuliah di Luar Negeri Dengan Nilai Rapor

 

Rekomendasi Persiapan Dokumen Studi Luar Negeri di Schoters

Ingin tahu dokumen apa lagi yang dibutuhkan selain transkrip nilai untuk lolos masuk ke beasiswa atau universitas di luar negeri? Yuk konsultasi dengan konsultan expert Schoters agar persiapan daftar beasiswa atau universitasmu lebih terarah.

Butuh program lain untuk persiapan studi luar negeri? Cek program terbaik dari Schoters untuk bimbingan persiapanmu, dijamin terlengkap.

transkrip nilai