Perbedaan Bachelor Degree, Associate Degree, dan Diploma
Banyak individu berminat untuk belajar di luar negeri, tetapi sering kali masih merasa bingung ketika dihadapkan pada istilah gelar akademis. Banyak yang beranggapan semua gelar dari luar negeri secara otomatis setara, padahal setiap gelar memiliki tingkat berbeda di Indonesia.
Kebingungan yang paling sering terjadi biasanya terkait dengan perbedaan Bachelor Degree, Associate Degree, dan Diploma Degree. Sebenarnya, memahami perbedaan tersebut sangat penting agar tidak keliru dalam memilih jalur pendidikan maupun dalam menafsirkan tingkat studi.
Pengertian Bachelor Degree
Secara umum, Bachelor Degree adalah gelar yang setara dengan gelar Sarjana (S1) di Indonesia. Di luar negeri, Bachelor Degree bisa didapatkan setelah menyelesaikan pendidikan di jenjang undergraduate, dengan program studi beragam yang dapat dipilih sesuai minat dan durasi studi berkisar kurang lebih 3-5 tahun.
Untuk mendapatkan gelar Bachelor of Degree, mahasiswa biasanya diminta untuk menyelesaikan 120-130 kredit perkuliahan selama duduk di jenjang undergraduate. Jenis Bachelor Degree yang bisa didapatkan di luar negeri bisa berbeda-beda, tergantung lokasi tempat pendidikan diselenggarakan. Ada tiga jenis Bachelor Degree. Beberapa di antaranya adalah sebagai berikut:
Bachelor of Arts (BA)
Bachelor of Arts berfokus pada bidang ilmu sosial, humaniora, dan kajian berbasis teori serta analisis. Program BA menekankan kemampuan berpikir kritis, komunikasi, dan pemahaman konseptual terhadap suatu bidang ilmu.
Contoh jurusan Bachelor of Arts:
- Ilmu Komunikasi
- Hubungan Internasional
- Sastra
- Psikologi
- Sosiologi
Bachelor of Science (BS)
Bachelor of Science lebih menitikberatkan pada pendekatan ilmiah, logika, dan analisis kuantitatif. Mahasiswa BS biasanya lebih banyak berhadapan dengan data, eksperimen, dan pemecahan masalah berbasis sains atau teknologi.
Contoh jurusan Bachelor of Science:
- Teknik Informatika
- Biologi
- Matematika
- Teknik Sipil
- Ilmu Komputer
Bachelor of Fine Arts (BFA)
Bachelor of Fine Arts ditujukan untuk bidang seni dan kreatif dengan porsi praktik yang lebih dominan dibanding teori. Program ini menuntut mahasiswa menghasilkan karya sebagai bagian utama dari proses pembelajaran.
Contoh jurusan Bachelor of Fine Arts:
- Desain Grafis
- Seni Rupa
- Animasi
- Film dan Televisi
- Seni Pertunjukan
Perbandingan Jenis Bachelor Degree
| Aspek | BA (Bachelor of Arts) | BS (Bachelor of Science) | BFA (Bachelor of Fine Arts) |
| Fokus Studi | Sosial & humaniora | Sains & teknologi | Seni & kreativitas |
| Contoh Jurusan | Komunikasi, Sastra | Teknik, Ilmu Komputer | Desain, Film, Seni Rupa |
| Cocok untuk Siapa | Suka analisis konsep dan komunikasi | Suka logika, data, dan eksperimen | Suka praktik dan karya kreatif |
Tentu saja, masih banyak lagi jenis Bachelor Degree yang bisa didapatkan di kampus-kampus luar negeri, Bachelor of Law, dan lain-lain. Selain Bachelor Degree yang konvensional, di beberapa negara tertentu, seperti Inggris atau Australia, juga dikenal istilah Bachelor Degree with Honours.
Bachelor Degree with Honours biasanya didapatkan apabila mahasiswa dapat menyelesaikan pendidikan di jenjang undergraduate melalui riset atau studi lanjutan di program studi pilihan. Kualifikasi Bachelor Degree with Honours dinilai lebih tinggi dari Bachelor Degree biasa. Sebab, gelar ini menunjukkan kualifikasi dalam hal penelitian, penulisan akademik, serta potensi untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi.
Menariknya, Bachelor Degree bukanlah satu-satunya kualifikasi akademik yang bisa diperoleh di jenjang undergraduate di luar negeri. Selain Bachelor Degree, Hunters juga bisa mendapatkan gelar atau kualifikasi, seperti Associate Degree dan Diploma Degree.
Pengertian Associate Degree
Salah satu kualifikasi akademik yang bisa diperoleh mahasiswa ketika menyelesaikan pendidikan di jenjang undergraduate di luar negeri adalah associate degree. Secara garis besar, gelar ini setara dengan gelar D3 di Indonesia.
Ada beberapa perbedaan mendasar yang bisa ditemukan antara bachelor degree dan associate degree, termasuk di antaranya fokus program studi dan durasi studi yang harus ditempuh. Untuk Associate Degree, rata-rata mahasiswa biasanya menempuh studi dalam waktu 2 tahun.
Associate Degree juga biasanya didapatkan setelah mahasiswa menyelesaikan 60 kredit perkuliahan, yang dalam beberapa kasus juga bisa ditransfer atau diperhitungkan sebagai kredit perkuliahan saat melanjutkan ke jenjang Bachelor of Degree.
Gelar Associate Degree adalah gelar di jenjang undergraduate yang umum ditemukan di negara-negara, seperti Amerika Serikat, Australia, Belanda, Hongkong dan masih banyak lagi. Di Amerika Serikat, gelar Associate Degree juga banyak tersedia di berbagai college, seperti community college, junior college, technical college, dan di berbagai college yang terafiliasi dengan universitas dan university institutes.
Di Inggris, Associate Degree lebih banyak dikenal dengan istilah foundation degree. Sebab, gelar ini didapatkan melalui program studi yang menjadi dasar (foundation) untuk melanjutkan studi di jenjang pendidikan yang lebih tinggi.
Pengertian Diploma Degree
Apabila Associate Degree setara dengan gelar D3 di Indonesia, lalu bagaimana dengan Diploma Degree? Dalam sistem pendidikan di luar negeri, Diploma Degree adalah kualifikasi akademik yang biasanya diberikan kepada mahasiswa yang berhasil menyelesaikan courses, pelatihan, atau kursus professional di bidang tertentu, seperti design, pharmacy, dan engineering.
Dengan demikian, fokus studi untuk mendapatkan Diploma Degree lebih kecil dibandingkan Associate Degree. Mahasiswa yang memiliki rencana untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, seperti Bachelor of Degree (gelar sarjana), lebih disarankan untuk mengambil Associate Degree dibandingkan diploma degree. Sebab, kredit perkuliahan Associate Degree dapat diperhitungkan di jenjang yang lebih tinggi.
Untuk mendapatkan gelar Diploma Degree, mahasiswa biasanya hanya membutuhkan waktu kurang lebih 1-2 tahun. Sementara itu, untuk mendapatkan gelar associate degree, mahasiswa harus menghabiskan waktu rata-rata 2 tahun.
Baca Juga: Kuliah Jurusan Science? Wajib Tau Bachelor of Science!
Perbedaan Bachelor, Associate, & Diploma Degree
Bachelor Degree, Associate Degree, dan Diploma Degree memiliki tujuan dan ciri khas yang berbeda. Ciri utama terletak pada lama studi, kedalaman materi yang diajarkan, serta orientasi pembelajaran, apakah lebih bersifat akademis atau praktis.
Bachelor Degree menekankan penguasaan konsep, analisis, dan pengembangan akademik yang berjangka panjang. Associate Degree berada di tengah, karena dapat berfungsi sebagai jalan cepat untuk memasuki dunia kerja atau sebagai langkah awal menuju Bachelor Degree. Di sisi lain, Diploma Degree lebih berorientasi pada keterampilan praktis yang dapat langsung diterapkan di dunia kerja.
Mengetahui perbedaan ini membantu calon mahasiswa dalam memilih jalur pendidikan yang paling tepat sesuai dengan kebutuhan, waktu, dan rencana karir yang dimiliki.
Tabel Perbandingan Jenjang Pendidikan
| Jenis Gelar | Durasi | Kredit | Fokus Studi | Contoh Jurusan |
| Bachelor Degree | 3–4 tahun | Tinggi | Akademik & teoritis | Teknik, Bisnis, Psikologi |
| Associate Degree | 2 tahun | Menengah | Akademik terapan | IT, Sains Terapan, Bisnis |
| Diploma Degree | 1–2 tahun | Rendah–menengah | Praktis & keterampilan | Kuliner, Fashion, Pariwisata |
Setara Apa di Indonesia?
Untuk mempermudah pemahaman, berikut adalah penjelasan mengenai kesetaraan jenjang pendidikan dari luar negeri dengan sistem pendidikan yang ada di Indonesia:
- Bachelor Degree= Sarjana (S1)
- Associate Degree= Diploma (D3)
- Diploma Degree = Pelatihan profesional atau pendidikan vokasi selama 1–2 tahun
Cara Memilih Jenjang & Jurusan yang Tepat
Memilih program dan jurusan untuk belajar di luar negeri tidak boleh sekadar mengikuti yang tren. Setiap individu memiliki kebutuhan, latar belakang, dan aspirasi yang berbeda. Oleh sebab itu, sangat penting untuk merenungkan beberapa faktor berikut sebelum mengambil keputusan.
- Penilaian diri: Kenali minat, kapabilitas akademik, dan cara belajar. Memilih jurusan yang sesuai dengan karakteristik diri akan membuat proses studi menjadi lebih lancar hingga selesai.
- Tujuan karier jangka panjang: Tentukan apakah tujuan memperoleh gelar ini adalah untuk langsung memasuki dunia kerja, beralih profesi, atau melanjutkan pendidikan ke tingkat yang lebih tinggi.
- Jangka waktu studi: Perhatikan periode pendidikan, terutama jika Anda berniat untuk menyelesaikan studi lebih cepat atau memiliki tenggat waktu tertentu.
- Biaya pendidikan: Hitung total pengeluaran, mencakup uang kuliah, biaya hidup, dan peluang mendapatkan beasiswa. Jangan hanya fokus pada biaya kuliah setiap semester.
- Peluang kerja: Selidiki kemungkinan kerja bagi lulusan jurusan tersebut, baik di negara tujuan maupun ketika kembali ke Indonesia.
- Fleksibilitas kredit: Pastikan apakah mata kuliah yang telah diambil dapat ditransfer jika Anda berniat untuk berpindah universitas atau melanjutkan ke jenjang pendidikan berikutnya.
FAQ — Pertanyaan yang Paling Sering Ditanyakan
1. Apakah Bachelor Degree sama dengan S1 di Indonesia?
Ya, Bachelor Degree setara dengan Strata 1 (S1) di Indonesia. Namun, proses penyetaraan resmi tetap bergantung pada kebijakan lembaga terkait dan asal universitas.
2. Apakah Associate Degree bisa melanjutkan ke Bachelor Degree?
Bisa. Banyak universitas luar negeri membuka jalur lanjutan dari Associate Degree ke Bachelor Degree melalui sistem transfer kredit, sehingga waktu studi bisa lebih singkat.
3. Apakah Diploma Degree bisa digunakan untuk kuliah di luar negeri?
Bisa. Diploma Degree sering digunakan sebagai jalur awal atau pathway sebelum masuk Bachelor Degree. Namun, pengakuannya tergantung pada institusi dan program tujuan.
4. Mana yang lebih baik, gelar BA atau BS?
BA dan BS sama-sama Bachelor Degree, tetapi fokusnya berbeda. BA cocok untuk bidang sosial dan humaniora, sedangkan BS lebih menekankan sains dan teknologi. Pilihan terbaik tergantung tujuan akademik dan karier.
5. Berapa lama durasi kuliah Bachelor, Associate, dan Diploma Degree?
Secara umum, Bachelor Degree ditempuh selama 3–4 tahun, Associate Degree sekitar 2 tahun, dan Diploma Degree berkisar antara 1–2 tahun, tergantung negara dan sistem pendidikan.
Baca Juga: Ingin Tahu Juga Perbedaan Master dan Magister?
Siap Mendapatkan gelar Diploma, Associate Degree, atau Bachelor Degree?
Jika kalian tertarik ingin mendapatkan salah satu gelar dari Diploma, Associate Degree, dan Bachelor Degree. Namun, masih bingung ingin memilih yang mana, segera konsultasikan dengan mentor expert Schoters!


