Ketahui Gaji Kerja di Jepang, Syarat, Cara, hingga Pekerjaan

Jepang merupakan salah satu destinasi yang banyak diminati oleh para pencari kerja. Adanya kerjasama ekonomi bilateral antara Indonesia dan Jepang membuka lebih banyak kesempatan untuk kerja di Jepang. Bagi Hunters yang ingin mengembangkan karirnya di Jepang, berikut panduan kerja di Jepang!

 

Persyaratan umum kerja di Jepang

Secara umum, persyaratan yang dibutuhkan untuk dapat kerja di Jepang tidak jauh berbeda dengan bekerja di Indonesia. Latar belakang pendidikan, pengalaman kerja, dan sertifikat keahlian merupakan syarat esensial yang diperlukan untuk kerja di Jepang. Selain syarat-syarat tersebut, kamu juga harus mempersiapkan persyaratan berikut ini:

1. Kemampuan bahasa Jepang

Bahasa merupakan faktor fundamental yang harus dikuasai untuk bekerja di luar negeri. Jepang merupakan negara yang sangat menjunjung tinggi bahasa ibu mereka yaitu bahasa Jepang. Mayoritas orang Jepang tidak dapat berbahasa Inggris dengan baik. Oleh karena itu, kamu harus mempersiapkan kemampuan bahasa Jepang yang mumpuni untuk dapat bekerja di Jepang. Setelah kamu belajar bahasa Jepang, maka kamu wajib untuk mengambil tes bahasa Jepang resmi yang disebut dengan Japanese-Language Proficiency Test (JLPT).

Berikut ini adalah tingkatan kemampuan bahasa Jepang:

1. Level N5: Kemampuan untuk memahami beberapa bahasa Jepang dasar.

2. Level N4: Kemampuan memahami bahasa Jepang dasar.

3. Level N3: Kemampuan untuk memahami bahasa Jepang yang digunakan dalam situasi sehari-hari sampai tingkat tertentu.

4. Level N2: Kemampuan memahami bahasa Jepang yang digunakan dalam situasi sehari-hari, dan dalam berbagai situasi sampai tingkat tertentu.

5. Level N1: Kemampuan memahami bahasa Jepang digunakan dalam berbagai situasi. N1 merupakan level tertinggi dan N5 merupakan level terendah.

Untuk kerja di Jepang, kamu harus menguasai setidaknya level N4. Namun, jika kamu telah menguasai N2 dan N1 maka kamu tidak lagi memerlukan agen untuk kerja di Jepang. Selain tes JLPT, terdapat juga tes dari lembaga bahasa resmi Bahasa Jepang yaitu The Japan Foundation dengan melaksanakan Japan Foundation Test (JFT)-Basic. Bedanya dengan JLPT adalah JFT diperuntukkan khusus untuk calon pekerja di Jepang dan hanya terdiri dari satu level yaitu A2.

 

Baca Juga: Yuk Pelajari Kosakata Bahasa Jepang Sehari-Hari!

 

2. Tingkat pendidikan

Tingkat pendidikan akan menentukan jenis dan posisi pekerjaan yang dapat kamu lamar. Seperti halnya di Indonesia, profesi pekerjaan dipengaruhi oleh tingkat pendidikan dan pengalaman kerja. Jika kamu memiliki gelar sarjana atau sertifikat kompetensi tertentu maka kamu dapat melamar sebagai ahli atau karyawan di sektor industri yang sesuai dengan latar belakang dan tingkat pendidikan. 

3. Medical check up

Kesehatan fisik merupakan hal yang sangat penting untuk dapat diterima kerja di Jepang. Hasil medical check-up yang menyeluruh diperlukan untuk dapat melamar pekerjaan di perusahaan atau industri di Jepang. 

 

Cara agar bisa kerja di Jepang

Terdapat beberapa cara yang bisa kamu ketahui agar bisa bekerja di Jepang, yaitu:

1. Melalui program pemerintah

Ada beberapa cara kerja di Jepang, diantaranya adalah kerjasama bilateral antara Indonesia dan Jepang pada bidang ekonomi dan ketenagakerjaan menjadi kesempatan emas bagi pelamar kerja yang ingin bekerja di Jepang. Setiap tahunnya, pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan mengirimkan warga negara Indonesia untuk mengikuti program magang kerja di Jepang. Kamu dapat mendaftarkan diri ke Dinas Ketenagakerjaan terdekat jika tertarik untuk mengikuti program magang tersebut. 

2. Jalur swasta

Selain program pemerintah, kamu juga dapat bekerja ke Jepang melalui jalur swasta. Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI) dapat menjadi opsi yang kamu pilih. Lembaga ini bertindak sebagai penghubung antara perusahaan Jepang dan pelamar kerja dari Indonesia.

 

Kisaran gaji di Jepang

Gaji merupakan faktor terpenting mengapa kerja di Jepang sangat menjanjikan. Mayoritas pekerjaan di Jepang memberikan bayaran per jam kerja. Tentunya, jenis pekerjaan, posisi, dan wilayah tempat bekerja menentukan besaran gaji yang akan didapatkan. Berikut ini besaran upah per jam berdasarkan kota:

1. Tokyo: ¥1.013 atau setara dengan Rp105.162

2. Kanagawa: ¥1.011 atau setara dengan Rp104.954

3. Osaka: ¥964 atau setara dengan Rp100.075

4. Kyoto: ¥909 atau setara dengan Rp94.365

Jadi, jika kamu bekerja di Tokyo dengan 8 jam kerja per hari maka kamu akan mendapatkan penghasilan sekitar Rp 841.296. Jika dikalkulasikan untuk 25 hari bekerja maka kamu akan mendapatkan penghasilan sekitar Rp 21 juta per bulan. Besaran gaji yang besar menjadikan bekerja di Jepang sangat diinginkan oleh pelamar kerja. Berikut ini list besaran gaji per bulan di Jepang berdasarkan wilayah:

1. Tokyo: 574.000 ¥ (Rp 59.500.000)

2. Yokohama: 564.000 ¥ (Rp 58.500.000)

3. Osaka: 555.000 ¥ (Rp 57.500.000)

4. Nagoya: 545.000 ¥ (Rp 56.500.000)

5. Fukuoka: 526.000 ¥ (Rp 54.500.000)

6. Kyoto: 505.000 ¥ (Rp 54.200.000)

7. Hiroshima: 476.000 ¥ (Rp 49.400.000)

8. Okinawa: 390.000 ¥ (Rp 40.500.000)

 

Budaya kerja orang Jepang

Kerja keras merupakan dua kata yang sangat identik ketika kerja di Jepang. Etos kerja orang Jepang ini sudah diimplementasikan dari ratusan tahun yang lalu. Jam kerja yang melebihi negara-negara Asia lainnya menjadikan Jepang tempat yang ideal untuk pekerja yang ingin mendapatkan penghasilan yang menggiurkan. Ketepatan waktu dan efisiensi kerja sangat perlu untuk diperhatikan ketika bekerja di Jepang. 

 

Baca Juga: Simak Perbandingan Bekerja di Korea dan Jepang. Mana yang Lebih Baik?

 

Pekerjaan yang banyak dibutuhkan di Jepang

1. IT project manager : Bertanggung jawab atas perencanaan dan eksekusi proyek IT dan memastikan proyek tersebut disampaikan secara efektif dan efisien.

2. Data Scientist : Bertugas menganalisis data perusahaan untuk mendapatkan wawasan yang kemudian dapat menentukan tindakan untuk memanfaatkan peluang dan meningkatkan bisnis.

3. Careworker : Bertugas merawat lansia, termasuk pengawasan kesehatan dan terapi​.

4. Automotive craftsman : Jepang adalah pemimpin global dalam industri otomotif sehingga pekerjaan ini sangat penting.

5. Perawat : Profesi kesehatan, termasuk perawat dan dokter, sangat dibutuhkan di Jepang.

6. Attendant : Pekerjaan ini mencakup berbagai peran dalam layanan pelanggan dan perhotelan.

7. Fishery and Aquaculture : Industri perikanan menawarkan peluang kerja dalam eksplorasi hewan laut dan budidaya ikan.

8. Scientist : Ilmuwan dalam berbagai disiplin ilmu sangat dicari, terutama di bidang penelitian dan pengembangan.

9. Machine Parts and Tooling Industries : Berkaitan dengan industri permesinan, seperti electroplating, maintenance mesin, dan inspeksi mesin.

10. Manufacture of Food and Beverages : Bidang ini berhubungan dengan pembuatan makanan dan minuman, termasuk pemrosesan bahan.

 

Rekomendasi bimbingan persiapan kerja di Jepang

Ingin kerja di Jepang? Yuk konsultasi dengan konsultan expert Schoters agar persiapan daftar universitasmu lebih terarah.

Butuh program lain untuk persiapan dapat kerja di Jepang? Cek program terbaik dari Schoters untuk bimbingan persiapanmu, dijamin terlengkap.

kerja di jepang