Kursus Bahasa Jepang, Belajar Cepat dan Menyenangkan

Tips & Trik, 09 Jan 2023

Jepang merupakan salah satu negara tujuan kuliah di luar negeri yang diidamkan banyak orang. Negeri Sakura adalah negara yang gemar memadukan teknologi tinggi ke dalam tatanan masyarakatnya sambil tetap setia pada budayanya yang unik. Oleh karena hal itu, Jepang menjadi salah satu tujuan studi yang semakin populer di kalangan masyarakat Indonesia. Mengejar gelar sarjana di Jepang juga lebih terjangkau dibandingkan banyak negara G7 lainnya dan ada banyak peluang beasiswa yang tersedia.

Alasan Mengapa Kursus Bahasa Jepang itu Penting

1. Bisa menjadi peluang usaha

Alasan pertama kamu perlu ikut kursus bahasa Jepang adalah untuk membuka berbagai peluang usaha. Kemampuan bahasa asing adalah modal yang sangat berguna untuk menambah pemasukan. Misalnya, kamu bisa coba pekerjaan freelance sebagai penerjemah bahasa Jepang yang saat ini cukup dicari di tanah air. Anak-anak kuliah yang mahir bahasa Jepang bisa memanfaatkan kemampuan ini sebagai pekerjaan sampingan untuk menambah uang jajan.

Tapi kalau level bahasa Jepang-mu sudah lebih advanced, kamu bisa memulai karier sebagai interpreter. Buat kamu yang suka film atau drama Jepang, menjadi interpreter membuka peluang bagimu untuk bertemu idola Jepang di acara-acara tertentu, lho. Kamu bisa memanfaatkan kemahiran bahasa Jepang yang kamu miliki sebagai passive income yang menjanjikan.

2. Menambah networking

Networking atau koneksi akan meningkatkan kepercayaan dirimu dan membantu mengembangkan keterampilan sosial. Saat mengikuti kursus bahasa Jepang, kamu juga punya peluang menambah networking lewat  berbagai interaksi yang kamu lakukan. 

Berhubungan baik dengan teman di kelas kursus dan guru bahasa Jepang bisa menjadi circle baru yang memperluas networking. Siapa tahu, networking ini nantinya akan bermanfaat saat kamu memasuki dunia kerja. Atau, paling tidak, kamu yang mahir bahasa Jepang bisa jadi lebih percaya diri jika berteman dengan orang Jepang asli.

3. Memudahkan saat kuliah

Jika kamu berencana kuliah di Jepang, tentu kamu harus menguasai bahasa Negeri Sakura ini. Jepang memiliki kualitas pendidikan yang sangat baik karena merupakan salah satu negara maju di dunia. Jalanmu untuk mewujudkan mimpi melanjutkan pendidikan ke Jepang akan lebih mudah tercapai jika kamu sudah menguasai bahasa Jepang. Saat nanti sudah diterima sebagai mahasiswa di sana, kamu juga akan lebih mudah belajar karena sudah paham bahasanya. 

            Baca juga: 5 Daftar Kampus Terbaik di Jepang

4. Kesempatan bekerja di perusahaan asing

Ada banyak manfaat bekerja di perusahaan asing, salah satunya adalah karier yang menjanjikan. Kamu juga kemungkinan akan mendapat gaji yang lebih besar dibandingkan perusahaan lokal. Banyaknya jumlah perusahaan Jepang yang ada di Indonesia saat ini bisa kamu manfaatkan sebagai peluang kerja secara maksimal dengan menguasai Bahasa Jepang.

Orang yang mahir menggunakan bahasa Jepang umumnya diincar oleh banyak perusahaan Jepang di Indonesia untuk dijadikan translator dan interpreter. Kamu yang tertarik memulai karier di perusahaan Jepang sebagai seorang translator atau  interpreter tentunya harus mampu menguasai bahasanya terlebih dahulu. Itulah mengapa kamu perlu ikut kursus bahasa Jepang.

5. Lebih mudah saat traveling ke Jepang

Keunikan Jepang dalam memadukan wisata tradisional dan modern dengan apik menjadikannya salah satu negara Asia yang paling banyak dikunjungi oleh pelancong mancanegara. Jepang memiliki banyak wisata menarik, mulai dari Gunung Fuji, Tokyo Skytree, Kastil Matsumoto, Ginza, Ueno Park, hingga Kuil Asakusa.

Kamu yang tertarik traveling ke Jepang akan mampu menikmati waktu berharga di Jepang jika mampu berbahasa Jepang. Pasalnya, tidak semua orang Jepang mampu menggunakan bahasa Inggris. Karenanya, kamu mungkin akan mengalami sedikit kesulitan jika traveling ke Jepang hanya bermodal bahasa Inggris. 

Jika kamu mengikuti kursus bahasa Jepang dan cukup menguasai bahasa percakapan sehari-hari, traveling di Jepang akan menjadi lebih mudah dan menyenangkan. Menguasai bahasa Jepang akan sangat memudahkanmu dalam menggunakan transportasi umum dan mencari tempat makan yang menarik di Negeri Sakura.

Tips Belajar Bahasa Jepang

Nah, sebagai persiapan kuliah di Negeri Sakura, Hunters perlu belajar bahasa Jepang. Berikut lima tips belajar bahasa Jepang untuk pemula!

1. Kumpulkan niat dan alasan belajar

Belajar bahasa baru memang menantang dan terkadang bisa membuat frustasi. Karenanya, kamu perlu mengumpulkan niat dan alasan belajar yang kuat untuk menghadapi batu rintangan tersebut. Oleh karena itu, kamu bisa memulai tahap belajar bahasa Jepang pemula terlebih dahulu. Kemudian, melanjutkan tujuan belajar bahasa Jepang untuk persiapan kuliah. Jadikan itu sebagai alasan utama untuk terus belajar meskipun menemui rintangan. Selama ada niat dan semangatnya terus membara, cuma soal waktu kamu akan bisa menguasai bahasa Jepang.

2. Mulailah dari Hiragana dan Katakana

Sebagai pemula yang baru belajar bahasa Jepang, sebaiknya mulailah belajar dari Hiragana dan Katakana karena keduanya adalah huruf yang wajib dipelajari agar kamu bisa menguasai skill dasar bahasa Jepang. Jumlah huruf keduanya masing - masing adalah 46. Cobalah berlatih tulis dan baca sesering mungkin agar cepat hafal. Tipsnya, cobalah beli kertas tabel berisi huruf  Katakana dan Hiragana, kemudian tempel di tempat yang mudah kamu lihat, seperti pintu kamar dan meja belajar.

3. Biasakan mendengar bahasa Jepang

Cara paling murah yang bisa kamu jadikan sarana belajar bahasa Jepang untuk pemula adalah membiasakan diri mendengarkan native. Kamu bisa membiasakan diri mendengar bahasa Jepang dengan menonton anime atau film jepang, serta mendengarkan lagu berbahasa Jepang.  Sekarang juga ada podcast bahasa yang bisa dengan mudah didengarkan kapan saja. Kamu dapat menemukan banyak podcast bahasa Jepang yang tersedia secara online. Untuk hasil terbaik, jadikan mendengarkan podcast sebagai bagian dari rutinitas kamu. Misalnya, dengarkan podcast bahasa Jepang selama perjalanan menuju sekolah atau saat kamu membuat tugas.

4. Latih penulisan dan percakapan dalam bahasa Jepang

Berhubung tujuanmu belajar bahasa Jepang adalah untuk persiapan kuliah, kamu tidak hanya harus mampu bercakap dalam bahasa Jepang, namun juga menulis dalam bahasa Jepang. Kamu bisa berlatih dengan mengambil les khusus untuk belajar cara menulis dan percakapan dalam bahasa Jepang, atau mencari teman orang Jepang yang bisa menjadi partner mengobrol. Sebagai alternatif, kamu juga bisa nonton drama Jepang dan meniru dialog drama untuk latihan berbicara.

5. Perdalam tata bahasa Jepang

Jika kamu sudah menguasai huruf Hiragana dan Katakana, mulailah menghafal kata dasar bahasa Jepang satu per satu. Caranya bisa dengan mengumpulkan semua kata dasar bahasa Jepang yang sering dipakai dalam kehidupan sehari - hari, cari artinya, dan hafalkan. Baru setelah kamu menguasai kata - kata dasar ini, pelajari tata bahasanya. 

6. Fokus pada pola bukan grammar 

Kalimat Jepang cenderung memiliki sistem kata S-O-K. Bagi kamu yang belajar bahasa Jepang untuk pemula, fokuslah pada pola alih - alih terjebak dalam aturan tata bahasa Jepang yang rumit.

7. Ikut kursus privat bahasa Jepang

Bagi kamu yang merasa tips di atas kurang cocok dengan kondisimu sekarang. Kamu bisa mencoba untuk ikut kursus privat belajar bahasa Jepang. Kursus ini tentunya akan sangat membantu kamu sebagai pemula yang mempersiapkan studinya ke Jepang.

FAQ Bahasa Jepang

Tentunya Hunters punya beberapa pertanyaan terkait belajar bahasa Jepang, salah satunya:

1. Apa itu N1 - N5 bahasa Jepang?

Ujian kemampuan bahasa Jepang memiliki lima tingkat dari N1 - N5. N1 adalah tingkat yang paling sulit, sedangkan N5 adalah yang paling mudah. Untuk N1 - N2, dianggap sangat diperlukan untuk penggunaan bahasa jepang dalam kehidupan nyata, sementara N4 - N5 sesuai dengan tingkat dasar pemahaman bahasa. N3 adalah tingkat menengah kemampuan bahasa antara N1 - N2 dan N4 - N5.

N1

  • Bacaan: Tingkat dapat membaca surat kabar dan mengkritik. Struktur kalimat yang kompleks dan isinya akan ditanya apakah logis dan bisa mengerti. Lalu, kamu akan diminta untuk membaca antar baris dari isi kalimat.
  • Pendengaran: Mampu mendengarkan dan memahami berbagai jenis percakapan yang diucapkan dengan kecepatan alami, dapat memahami secara detail isi pembicaraan dan karakter, Tingkat ini sesuai dengan pemahaman penuh dari bahasa Jepang.

N2

  • Bacaan: Dapat memahami dengan jelas tesis utama dan isi artikel dalam membaca surat kabar dan majalah.
  • Pendengaran: Dalam kehidupan sehari - hari, dapat mendengarkan percakapan dengan kecepatan normal, dan dapat memahami aliran cerita dan isi utama kalimat.

N3

  • Bacaan: Dapat membaca dan memahami sebuah kalimat mengenai isi spesifik yang ditulis tentang tema kehidupan sehari - hari.
  • Pendengaran: Dalam kehidupan sehari - hari, dapat mendengarkan percakapan dengan kecepatan normal, dan dapat memahami aliran cerita dan isi utama kalimat.

N4

  • Bacaan: Dapat memahami dan membaca kalimat yang ditulis tentang topik familiar dengan menggunakan kosa kata dasar kanji.
  • Pendengaran: Dapat memahami isi dari percakapan sehari - hari apabila berbicara dengan perlahan.

N5

  • Bacaan: Selain Hiragana dan Katakana, dapat membaca dan memahami frasa, kalimat, paragraf pendek menggunakan Kanji dasar.
  • Pendengaran: Dapat memahami dan mendengarkan informasi yang diperlukan, dapat mendengarkan percakapan dengan kecepatan normal tentang topik kehidupan sehari - hari.

2. Berapa lama belajar hingga level N5?


Berikut ini standar jumlah durasi belajar yang diperlukan untuk ikut ujian JLPT/NAT-TEST (bisa lebih cepat atau lambat tergantung kemampuan belajar kamu):
  1. Level N5 (Level Dasar 1) = Belajar minimal 150 jam
  2. Level N4 (Level Dasar 2) = Belajar minimal 150 jam (sudah lulus N5)
  3. Level N3 (Level Intermediate) = Belajar minimal 300 jam (sudah lulus N4)
  4. Level N2 (level Pre Advance) = Belajar minimal 300 jam (sudah lulus N3)
  5. Level N1 (Level Advance) = Belajar minimal 300 jam (sudah lulus N2)

4. Apa itu tes JLPT?

JLPT adalah singkatan dari Japanese Language Proficiency Test atau dalam bahasa Jepangnya disebut Nihongo Nouryoku Shiken. Ujian kemampuan bahasa Jepang yang ditujukan kepada orang - orang yang memiliki bahasa ibu bukan bahasa Jepang. JLPT pertama kali diselenggarakan pada tahun 1984. JLPT diikuti oleh peserta dari 62 negara dengan jumlah 600.000 orang lebih. JLPT biasanya diselenggarakan dua kali setahun, yaitu pada hari Minggu, minggu pertama di bulan Juli dan Desember. Di Indonesia sendiri, JLPT diselenggarakan di tujuh kota yaitu:

  1. Jakarta
  2. Bandung
  3. Yogyakarta
  4. Surabaya
  5. Medan
  6. Denpasar
  7. Padang

4. Apa langkah yang harus dilakukan pertama jika ingin belajar bahasa Jepang?

Tentunya langkah paling awal adalah niat, setelah itu membuat jadwal untuk belajar, dan langkah terakhir yaitu dengan mengikuti program kursus bahasa Jepang.

5. Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk belajar bahasa Jepang hingga mahir?

Umumnya, belajar bahasa Jepang dari nol sampai level N4 memakan waktu 3 sampai 5 bulan.

           Baca juga: Kuliah di Jepang dengan Beasiswa MEXT-Undergraduate

Rekomendasi Kursus Bahasa Jepang Terpercaya

Agar bisa merasakan seluruh manfaat tersebut, pastikan kamu memilih tempat kursus bahasa Jepang yang kredibel dan berpengalaman seperti Schoters. Kelas di Schoters telah menerapkan kurikulum khusus bagi pemula yang ingin belajar bahasa Jepang mulai dari level basic. Kamu juga bisa menanyakan informasi beasiswa untuk kuliah di Jepang, lho

Dengan mengikuti Japanese Academy by Schoters, kamu bisa melatih skill bicara sehari-hari dalam bahasa Jepang dan mendapat informasi mengenai berbagai beasiswa kuliah di Jepang. Dipandu oleh tutor profesional dan ahli di bidangnya, kursus di Schoters membuat belajar bahasa asing semakin mudah. Selain melayani kursus bahasa Jepang, Schoters juga melayani kursus bahasa Inggris dan bahasa asing lainnya.

Informasi lengkap mengenai Japanese Academy dan kelas persiapan lainnya bisa Hunters dapatkan di sini, ya.

kursus bahasa jepang