Mengenal Beasiswa S1, S2, S3 EGYAID Mesir beserta Syaratnya
Beasiswa EGYAID Mesir adalah program beasiswa bagi warga negara Indonesia yang ingin melanjutkan studi di perguruan tinggi Mesir non-Al-Azhar. Program ini tersedia untuk jenjang S1, S2, S3, dan kelas bahasa Arab. Berdasarkan pengumuman siklus 2026/2027, manfaat utamanya adalah pembebasan tuition fee, sedangkan biaya hidup dan kebutuhan selama tinggal di Mesir perlu dipastikan kembali oleh pelamar.
Apa Itu Beasiswa EGYAID Mesir?
Beasiswa EGYAID Mesir merupakan program beasiswa Pemerintah Republik Arab Mesir untuk mahasiswa internasional yang ingin menempuh studi di perguruan tinggi Mesir, termasuk jenjang S1, S2, S3, serta program bahasa Arab. Untuk pelamar Indonesia pada cycle 2026/2027, program yang diumumkan ditujukan untuk perguruan tinggi non-Al-Azhar dan pendaftarannya dilakukan melalui portal Study in Egypt.
Benefit utamanya berupa pembiayaan atau pembebasan biaya pendidikan pada program reguler sesuai ketentuan beasiswa. Namun, EGYAID tidak sebaiknya langsung disebut fully funded karena akomodasi, tiket pesawat, biaya hidup, transportasi, visa, dan kebutuhan lainnya tidak otomatis disebut sebagai komponen yang ditanggung. Untuk cycle 2026/2027, pendaftaran telah berakhir pada 15 September 2026 sehingga calon pendaftar berikutnya perlu menunggu pengumuman cycle terbaru.
Apa Itu Beasiswa EGYAID Mesir?
EGYAID merupakan program beasiswa dari Ministry of Higher Education and Scientific Research Mesir melalui administrasi yang menangani mahasiswa internasional. Laman resmi pemerintah Mesir menyebut bahwa EGYAID menyediakan scholarship untuk jenjang undergraduate dan postgraduate, sekaligus kesempatan khusus mempelajari bahasa Arab di Egyptian Cultural Center.
Untuk Indonesia, pengumuman tahun akademik 2026/2027 menyebutkan bahwa kesempatan ini mencakup program S1, S2, dan S3 di universitas Mesir non-Al-Azhar serta program bahasa Arab bagi penutur asing. Pendaftar mengakses proses aplikasi melalui Study in Egypt, platform resmi pendidikan tinggi Mesir.
Study in Egypt sendiri merupakan inisiatif nasional di bawah pengawasan Ministry of Higher Education and Scientific Research Mesir dan dikelola Central Administration for International Students. Platform tersebut menyediakan informasi mengenai universitas, program pendidikan, serta kesempatan scholarship bagi international students.
Berikut ringkasannya:
| Komponen | Informasi |
|---|---|
| Penyelenggara | Pemerintah Republik Arab Mesir |
| Sasaran | Mahasiswa internasional, termasuk Indonesia sesuai pengumuman cycle |
| Institusi tujuan 2026/2027 | Perguruan tinggi Mesir non-Al-Azhar sesuai program yang tersedia |
| Jenjang | S1, S2, S3, dan kelas bahasa Arab |
| Benefit utama | Pembiayaan tuition pada program reguler sesuai ketentuan |
| Portal | Study in Egypt |
| Deadline cycle 2026/2027 | 15 September 2026 |
| Status per 15 Oktober 2026 | Pendaftaran cycle tersebut telah ditutup |
Apa Saja Cakupan Beasiswa EGYAID?
Benefit utama Beasiswa EGYAID adalah kesempatan mengikuti program reguler dengan pembiayaan pendidikan sesuai ketentuan scholarship. Hal yang perlu dibedakan adalah tuition-free tidak selalu sama dengan fully funded.
| Komponen | Cakupan |
|---|---|
| Tuition fee | Ditanggung atau dibebaskan pada program reguler sesuai ketentuan EGYAID |
| Akomodasi | Tidak boleh diasumsikan otomatis ditanggung |
| Biaya hidup | Perlu dipersiapkan dan dikonfirmasi kembali |
| Tiket pesawat | Tidak disebut sebagai benefit universal |
| Transportasi lokal | Perlu diperhitungkan mahasiswa |
| Visa dan administrasi | Perlu dikonfirmasi berdasarkan proses yang berlaku |
| Asuransi kesehatan | Jangan diasumsikan otomatis termasuk |
| Buku dan kebutuhan pribadi | Perlu dimasukkan dalam perencanaan anggaran |
Pengumuman cycle 2026/2027 juga menegaskan bahwa scholarship berlaku untuk program atau departemen reguler. Apabila mahasiswa memilih special fee-paying programme, biaya program tersebut perlu ditanggung secara mandiri.
Karena itu, istilah “kuliah gratis” dalam konteks EGYAID sebaiknya dipahami sebagai pembebasan atau pembiayaan tuition programme yang memenuhi ketentuan, bukan berarti seluruh pengeluaran selama tinggal di Mesir otomatis dibayarkan.
Sebelum menerima offer, periksa kembali biaya asrama, makanan, visa, transportasi, asuransi, dan biaya administrasi universitas agar rencana keuangan selama studi tetap realistis.
Jenjang Studi Apa Saja yang Dibuka EGYAID?
Untuk tahun akademik 2026/2027, EGYAID membuka kesempatan pada tiga jenjang gelar dan satu jalur pembelajaran bahasa Arab.
| Jenjang | Penjelasan |
|---|---|
| S1 | Untuk lulusan SMA/sederajat yang ingin mengambil program sarjana |
| S2 | Untuk lulusan S1 yang ingin melanjutkan pendidikan magister |
| S3 | Untuk lulusan S2 yang ingin menempuh pendidikan doktoral |
| Kelas Bahasa Arab | Program bahasa Arab bagi penutur asing melalui pusat pembelajaran yang ditetapkan |
Persyaratan akademik maupun dokumen untuk masing-masing jenjang tidak selalu sama. Pendaftar S2 dan S3, misalnya, perlu memberikan informasi akademik dan riset yang lebih mendalam daripada kandidat S1.
Hal yang sama berlaku untuk program bahasa Arab karena kandidat dapat diminta mengikuti placement test untuk menentukan kemampuan bahasa.
Baca Juga: 10+ Contoh Motivation Letter Beasiswa & Kuliah ke Luar Negeri
Persyaratan Beasiswa EGYAID

Persyaratan harus selalu diperiksa berdasarkan cycle pendaftaran. Untuk 2026/2027, pengumuman bagi calon mahasiswa Indonesia memuat ketentuan akademik dan usia yang berbeda menurut jenjang.
1. Persyaratan Umum
Secara umum, pelamar perlu memenuhi kualifikasi pendidikan sesuai jenjang, menyiapkan dokumen akademik, dan mengikuti ketentuan pada portal Study in Egypt.
Untuk pengumuman Indonesia 2026/2027, kandidat juga perlu memperhatikan bahwa penerimaan scholarship bergantung pada proses security clearance oleh otoritas Mesir. Apabila izin tersebut tidak diberikan, status scholarship dapat dibatalkan.
Prestasi akademik juga menjadi salah satu pertimbangan. Pengumuman cycle tersebut menyebut bahwa calon penerima dengan performa akademik tinggi menjadi prioritas dalam proses pemilihan.
2. Batas Usia
Berikut batas usia berdasarkan pengumuman cycle 2026/2027:
| Jenjang | Batas Usia Maksimal 2026/2027 |
|---|---|
| S1 | 22 tahun |
| S2 | 30 tahun |
| S3 | 32 tahun |
| Kelas Bahasa Arab | 32 tahun |
Batas tersebut bukan aturan permanen EGYAID. Requirement usia pernah berbeda pada cycle sebelumnya sehingga angka 2026/2027 tidak boleh digunakan secara otomatis untuk pendaftaran tahun berikutnya.
Calon pendaftar sebaiknya memeriksa kembali announcement terbaru sebelum menilai eligibility-nya.
3. Dokumen yang Dibutuhkan
Kebutuhan dokumen bergantung pada jenjang, universitas, dan programme yang dipilih. Pendaftar sebaiknya membedakan dokumen akademik dasar dengan dokumen tambahan khusus postgraduate.
| Dokumen | Jenjang | Fungsi |
|---|---|---|
| Paspor | Semua jenjang | Identitas pelamar |
| Ijazah terakhir | Semua jenjang | Membuktikan pendidikan sebelumnya |
| Transkrip nilai | Semua jenjang | Menunjukkan performa akademik |
| CV | Terutama S2/S3 | Merangkum pendidikan, pengalaman, riset, dan prestasi |
| Surat rekomendasi | Sesuai ketentuan | Memberikan penilaian dari pihak akademik/profesional |
| Personal statement | Terutama postgraduate | Menjelaskan motivasi dan tujuan studi |
| Proposal riset | S2/S3 jika dipersyaratkan | Menjelaskan rencana penelitian |
| Bukti prestasi | Jika tersedia/diminta | Memperkuat profil kandidat |
| Bukti bahasa | Jika diminta | Membuktikan kemampuan bahasa pengantar |
Pengumuman 2026/2027 yang disebarkan melalui institusi pendidikan Indonesia mencantumkan CV, surat rekomendasi, dan personal statement, sementara pelamar S2 dan S3 diminta menyiapkan proposal penelitian.
Tidak berarti seluruh dokumen dalam tabel wajib untuk setiap programme. Candidate tetap harus memeriksa dashboard Study in Egypt dan requirement universitas tujuan.
Saat menyiapkan berkas, gunakan nama file yang jelas, pastikan setiap scan terbaca, dan jangan mengunggah dokumen yang informasinya berbeda dari data di application form. Jika dokumen berbahasa Indonesia perlu diterjemahkan, ikuti jenis terjemahan yang diterima universitas atau portal.
Bingung Menyiapkan Dokumen Beasiswa EGYAID?
Mulai dari memilih jenjang dan program yang sesuai, mempersiapkan personal statement, hingga memeriksa dokumen yang dibutuhkan. Schoters dapat membantu menyusun strategi aplikasi beasiswa dan persiapan studi ke Mesir.
Klik tombol di bawah ini dan tanyakan apa saja 👇
Bidang Studi dan Universitas Apa yang Bisa Dipilih?

EGYAID sebaiknya tidak dipahami sebagai satu scholarship dengan daftar jurusan yang selalu sama setiap tahun.
Untuk cycle 2026/2027, scholarship ditujukan pada universitas Mesir non-Al-Azhar dan program reguler sesuai pilihan yang tersedia. Ketersediaan jurusan maupun kampus tetap harus diperiksa melalui Study in Egypt.
Platform Study in Egypt sendiri memuat berbagai institusi pendidikan tinggi, mulai dari public universities hingga jenis institusi lainnya. Namun, fakta bahwa sebuah program muncul di platform tidak otomatis berarti programme tersebut tersedia melalui EGYAID.
Sebelum meilih program studi, cek beberapa hal berikut.
| Hal yang Dicek | Pertanyaan untuk Pelamar |
|---|---|
| Jenjang | Apakah programme sesuai dengan pendidikan terakhir? |
| Bidang studi | Apakah relevan dengan academic background dan tujuanmu? |
| Bahasa pengantar | Apakah programme menggunakan bahasa Arab, Inggris, atau bahasa lain? |
| Status programme | Apakah tersedia melalui EGYAID pada cycle tersebut? |
| Dokumen tambahan | Apakah meminta portfolio, tes, interview, atau proposal riset? |
| Biaya non-tuition | Apakah ada biaya registrasi, asrama, visa, atau layanan lain? |
Jika menemukan programme yang menarik, buka halaman universitasnya juga. Study in Egypt dapat digunakan untuk eksplorasi awal, sedangkan requirement terperinci tetap perlu dicocokkan dengan institusi tujuan.
Kapan Pendaftaran EGYAID 2026/2027 Dibuka?
Berdasarkan brief dan pengumuman cycle 2026/2027, periode pendaftaran berlangsung pada akhir Agustus hingga pertengahan September 2026.
| Tanggal | Tahap |
|---|---|
| 26 Agustus 2026 | Pendaftaran online mulai dibuka |
| 26 Agustus–15 September 2026 | Pengisian formulir dan pengunggahan dokumen |
| Setelah submission | Verifikasi dokumen dan proses security clearance |
| 15 September 2026 | Deadline pendaftaran |
| 15 Oktober 2026 | Status artikel: cycle tersebut telah ditutup |
Deadline 15 September 2026 juga dikonfirmasi oleh pengumuman LLDikti yang merujuk informasi resmi dari perwakilan Indonesia di Kairo dan Kementerian Pendidikan Tinggi Mesir.
Karena periode 2026/2027 telah berakhir, pembaca yang baru mempersiapkan aplikasi sebaiknya tidak mencoba menggunakan tanggal tersebut sebagai jadwal tahun depan. Pantau portal Study in Egypt dan pengumuman resmi pemerintah Indonesia untuk cycle berikutnya.
Bagaimana Cara Daftar Beasiswa EGYAID Mesir?
Pendaftaran dilakukan secara daring melalui portal Study in Egypt, yang merupakan platform resmi pendidikan tinggi internasional Mesir. Portal tersebut menyediakan alur mulai dari eksplorasi programme hingga pengajuan admission.
1. Cek Pengumuman EGYAID Terbaru
Mulailah dengan membaca announcement terbaru. Periksa jenjang, deadline, batas usia, universitas, serta ketentuan scholarship sebelum membuat aplikasi.
Jangan menggunakan persyaratan cycle sebelumnya tanpa pengecekan karena batas usia maupun dokumen dapat berubah.
2. Buat Akun di Study in Egypt
Masuk ke portal resmi Study in Egypt dan buat akun menggunakan email aktif.
Pastikan email dapat terus diakses karena informasi verifikasi maupun update aplikasi dapat dikirimkan melalui kanal tersebut.
3. Pilih Jenjang dan Program
Tentukan apakah kamu mendaftar S1, S2, S3, atau program bahasa Arab.
Selanjutnya, pilih programme dan institusi yang memenuhi ketentuan EGYAID. Untuk cycle 2026/2027, scholarship diarahkan pada perguruan tinggi Mesir non-Al-Azhar.
4. Isi Formulir Pendaftaran
Masukkan data identitas, kewarganegaraan, riwayat pendidikan, serta informasi lain yang diminta.
Gunakan data yang sama dengan paspor dan dokumen akademik. Perbedaan nama atau tanggal dapat menghambat proses verifikasi.
5. Unggah Dokumen
Siapkan dan unggah dokumen sesuai jenjang. Untuk postgraduate, kandidat perlu memberikan perhatian khusus pada CV, recommendation, personal statement, dan proposal riset apabila dipersyaratkan.
6. Periksa dan Submit Aplikasi
Sebelum menekan tombol submit, periksa kembali programme, informasi pribadi, dokumen, dan format file.
Simpan salinan aplikasi serta bukti submission untuk referensi.
7. Tunggu Verifikasi dan Security Clearance
Aplikasi tidak otomatis selesai setelah submission.
Pengumuman EGYAID cycle 2026/2027 menyebut bahwa proses penerimaan scholarship bergantung pada security clearance dari otoritas Mesir. Apabila izin tidak diperoleh, status scholarship dapat dibatalkan.
8. Ikuti Instruksi Selanjutnya
Pantau portal dan email untuk informasi mengenai admission, dokumen tambahan, visa, registrasi, maupun prosedur universitas berikutnya.
Mendapatkan nominasi scholarship tidak berarti kandidat boleh mengabaikan requirement administrasi dari universitas.
Contoh Profil Pelamar Beasiswa EGYAID
Profil berikut sepenuhnya fiktif dan hanya digunakan sebagai ilustrasi. Ketersediaan Public Health maupun program lain harus diperiksa kembali melalui portal resmi ketika aplikasi dibuka.
| Komponen | Contoh |
|---|---|
| Nama | Aisyah Rahma |
| Kewarganegaraan | Indonesia |
| Jenjang | S2 |
| Pendidikan | S1 Kesehatan Masyarakat |
| Bidang minat | Public Health, jika tersedia |
| Pengalaman | Relawan edukasi kesehatan ibu dan anak di daerah rural |
| Prestasi | Presenter konferensi mahasiswa tingkat nasional |
| Tujuan studi | Mempelajari kebijakan dan implementasi kesehatan masyarakat |
| Rencana setelah lulus | Mengembangkan program edukasi kesehatan berbasis komunitas di Indonesia |
Profil tersebut memiliki benang merah antara pendidikan, pengalaman, programme, dan tujuan setelah lulus. Hubungan seperti ini dapat membantu kandidat ketika menyusun personal statement maupun rencana penelitian.
Contoh Personal Statement Beasiswa EGYAID
Contoh berikut fiktif dan tidak boleh disalin langsung.
Personal Statement
My name is Aisyah Rahma, an Indonesian graduate in Public Health with a strong interest in community-based health policy. During my undergraduate study, I learned that improving public health requires more than medical knowledge. Effective policies, reliable data, community participation, and sustainable implementation are equally important.
My interest in public health policy grew while volunteering in an educational programme for mothers and children in a rural area of West Java. Many families had limited access to reliable information about nutrition, maternal health, and preventive care. I worked with local volunteers to prepare educational materials and organise small discussion sessions. This experience showed me how cultural context, access to information, and trust in health workers can influence the effectiveness of a public health programme.
Academically, I developed a foundation in epidemiology, health promotion, biostatistics, and health administration. I also participated in a student research project examining the relationship between health literacy and preventive behaviour among young families. Through the project, I strengthened my skills in data collection, literature review, analysis, and academic communication.
I am interested in pursuing a master’s degree in Public Health in Egypt because I want to examine health systems and community interventions in a different social and regional context. Studying in Egypt would allow me to compare public health challenges across developing countries while strengthening my understanding of health communication, maternal and child health, and community-based prevention.
After completing my studies, I intend to return to Indonesia and work with government institutions, non-governmental organisations, or research centres focusing on community health. My long-term goal is to contribute to the development of programmes that improve access to reliable health information and preventive care.
Sincerely,
Aisyah Rahma
Contoh tersebut dimulai dengan bidang dan tujuan kandidat, kemudian memberikan pengalaman konkret yang menjelaskan dari mana motivasinya berasal. Bagian akademik menunjukkan kesiapan studi, sedangkan alasan memilih Mesir tetap berhubungan dengan tujuan akademik tanpa memberikan klaim berlebihan mengenai programme tertentu.
Rencana setelah lulus juga dibuat lebih spesifik daripada sekadar mengatakan ingin “berkontribusi bagi Indonesia”. Kandidat menjelaskan sektor dan jenis isu yang ingin dikerjakan setelah studinya selesai.
Baca Juga: Format & Contoh Surat Rekomendasi Beasiswa Bahasa Inggris
Bagaimana Contoh Kerangka Proposal Riset untuk S2 dan S3?
Untuk kandidat postgraduate, proposal penelitian dapat menjadi bagian penting dari aplikasi apabila diminta oleh programme atau universitas.
Proposal riset tidak harus sekadar menunjukkan topik yang menarik. Dokumen tersebut perlu membantu reviewer memahami masalah yang ingin diteliti, alasan penelitian tersebut penting, cara penelitian akan dilakukan, dan kontribusi yang diharapkan.
Struktur awal yang dapat digunakan meliputi:
- judul penelitian;
- latar belakang masalah;
- rumusan masalah;
- tujuan penelitian;
- tinjauan singkat literatur;
- metodologi;
- target atau lokasi penelitian;
- kontribusi akademik dan sosial;
- timeline penelitian; dan
- referensi awal.
Sebagai contoh fiktif, kandidat Public Health dapat menggunakan judul:
“Improving Maternal Health Literacy Through Community-Based Education in Rural Indonesia”
Topik tersebut hanya contoh struktur. Proposal sebenarnya harus disesuaikan dengan bidang studi, expertise calon supervisor, fasilitas universitas, dan ketentuan programme yang dituju.
Meskipun pengumuman cycle 2026/2027 menyebut proposal riset sebagai salah satu dokumen bagi kandidat postgraduate, calon pelamar tetap harus mengecek requirement programme karena format dan tingkat detail yang diminta dapat berbeda.
Checklist Pendaftaran Beasiswa EGYAID
Sebelum submit, gunakan checklist berikut untuk pemeriksaan akhir:
- Kewarganegaraan memenuhi ketentuan cycle terbaru.
- Batas usia sudah diperiksa berdasarkan pengumuman tahun berjalan.
- Jenjang sesuai dengan ijazah terakhir.
- Programme tersedia melalui EGYAID dan berada pada institusi yang memenuhi ketentuan.
- Paspor masih berlaku.
- Ijazah dan transkrip sudah tersedia.
- CV telah diperbarui.
- Surat rekomendasi diminta lebih awal.
- Personal statement sudah disesuaikan dengan programme.
- Proposal riset S2/S3 sudah dipersiapkan jika diminta.
- Requirement bahasa telah diperiksa.
- Semua scan dokumen jelas dan tidak terpotong.
- Informasi di formulir konsisten dengan dokumen.
- Bukti submission sudah disimpan.
- Email dan dashboard dipantau secara berkala.
- Anggaran hidup selama di Mesir sudah dipersiapkan.
Apa yang Perlu Dipersiapkan Selain Dokumen?
Mendapat pembebasan tuition bukan berarti persiapan finansial selesai.
Calon mahasiswa perlu memperkirakan biaya akomodasi, konsumsi, transportasi lokal, visa, asuransi kesehatan, komunikasi, serta kebutuhan sehari-hari. Hindari menyusun budget dengan asumsi bahwa seluruh pengeluaran akan ditanggung scholarship.
Kemampuan bahasa juga perlu dipersiapkan sesuai programme. Program tertentu dapat menggunakan bahasa Arab, Inggris, atau ketentuan bahasa lainnya. Karena itu, jangan mengambil IELTS, TOEFL, atau tes lain hanya berdasarkan asumsi tanpa mengecek requirement universitas.
Persiapan administratif juga penting, terutama legalisasi dan terjemahan dokumen apabila diminta. Simpan seluruh berkas penting dalam bentuk digital dan fisik serta siapkan salinan paspor, admission document, bukti scholarship, dan kontak darurat sebelum keberangkatan.
Terakhir, cari informasi mengenai sistem perkuliahan dan kehidupan sehari-hari di Mesir. Persiapan akademik akan jauh lebih berguna jika disertai kesiapan beradaptasi dengan lingkungan pendidikan, bahasa, budaya, dan kehidupan di negara tujuan.
Siap Mempersiapkan Aplikasi Beasiswa EGYAID?
Jangan menunggu pendaftaran dibuka untuk mulai menyiapkan dokumen. Bangun profil akademik, siapkan personal statement, minta surat rekomendasi, dan susun rencana studi ke Mesir sejak awal.
Schoters menyediakan program Study Abroad Academy buat kamu yang mau dibimbing untuk kuliah di luar negeri. Hingga saat ini, Study Abroad Academy telah berhasil membantu ribuan siswa memperoleh beasiswa di 400+ universitas di 46 negara.
Fasilitas yang akan kamu dapatkan di program ini antara lain:
- Video call 1-on-1 dengan mentor.
- Akses 200+ video & modul pembelajaran.
- Sesi Q&A dengan fasilitator.
- Rekomendasi personal beasiswa.
- Review Dokumen (esai, resume, motivation letter, dan lainnya) oleh mentor.
Yuk, segera daftarkan dirimu di Study Abroad Academy dan dapatkan bimbingan eksklusif kuliah di luar negeri bersama mentor-mentor berpengalaman!
FAQ
Apa itu Beasiswa EGYAID Mesir?
Beasiswa EGYAID adalah program beasiswa Pemerintah Republik Arab Mesir bagi warga negara Indonesia yang ingin melanjutkan studi di perguruan tinggi Mesir non-Al-Azhar. Program ini mencakup jenjang S1, S2, S3, dan kelas bahasa Arab sesuai pengumuman tahun berjalan.
Apakah EGYAID tersedia untuk Al-Azhar?
Berdasarkan pengumuman yang menjadi acuan artikel ini, EGYAID ditujukan untuk perguruan tinggi Mesir non-Al-Azhar. Pelamar perlu memeriksa kembali daftar institusi dan ketentuan terbaru pada portal resmi.
Apakah EGYAID merupakan beasiswa fully funded?
Tidak boleh langsung disebut fully funded. Benefit yang diumumkan adalah pembebasan tuition fee, sedangkan biaya hidup, akomodasi, makanan, transportasi, tiket, visa, dan asuransi perlu dikonfirmasi atau dipersiapkan secara mandiri.
Apa saja jenjang yang tersedia?
EGYAID tersedia untuk jenjang S1, S2, S3, dan kelas bahasa Arab berdasarkan pengumuman 2026/2027. Ketersediaan jenjang dapat berubah pada periode berikutnya.
Apakah warga negara Indonesia boleh mendaftar?
Ya, program ini ditujukan bagi pelajar Indonesia. Pelamar tetap harus memenuhi persyaratan kewarganegaraan, akademik, usia, dokumen, dan ketentuan lain pada tahun pendaftaran.
Apa saja dokumen yang dibutuhkan?
Dokumen yang perlu dipersiapkan antara lain paspor, ijazah terakhir, transkrip nilai, CV, surat rekomendasi, dan personal statement. Pelamar pascasarjana juga dapat diminta menyiapkan proposal riset.
Bagaimana cara mendaftar EGYAID?
Pendaftaran dilakukan melalui portal Study in Egypt. Pelamar mengisi formulir, memilih jenjang dan program, mengunggah dokumen, lalu menunggu proses verifikasi dan izin keamanan.
Apakah pelamar S2 dan S3 wajib membuat proposal riset?
Proposal riset perlu disiapkan apabila diminta oleh portal, program, atau universitas tujuan. Persyaratan ini tidak boleh dianggap sama untuk semua jurusan sehingga pelamar perlu memeriksa instruksi terbaru.
Kapan pendaftaran EGYAID dibuka?
Untuk siklus 2026/2027, pendaftaran berlangsung pada 26 Agustus–15 September 2026. Per 13 Oktober 2026, periode tersebut telah ditutup. Jadwal berikutnya harus menunggu pengumuman resmi terbaru.
Apakah ada batas usia pendaftar?
Pengumuman 2026/2027 mencantumkan batas usia berbeda menurut jenjang. Angka tersebut harus diverifikasi ulang setiap tahun dan tidak boleh dianggap sebagai aturan permanen.
Referensi
“Study in Egypt Admission Portal”. Portal resmi pendaftaran pendidikan tinggi Mesir. Diakses pada 13 Oktober 2026.
“Pengumuman Beasiswa EGYAID 2026/2027”. Biro Hukum dan Kerja Sama Luar Negeri Kementerian Agama RI. Diakses pada 13 Oktober 2026.



