Apa itu TOEIC dan Bedanya dari TOEFL?

Tips & Trik, 11 Jan 2023

Sebagai bahasa internasional yang digunakan di hampir seluruh dunia, kemampuan bahasa Inggris menjadi hal yang wajib untuk setiap masyarakat, termasuk di Indonesia. Setiap aspek kehidupan yang ada sudah disisipi bahasa Inggris. Standar minimal sebuah pekerjaan juga mewajibkan pekerjanya untuk bisa bahasa Inggris, begitu juga pelajar yang ingin melanjutkan pendidikannya di luar negeri.

Di era pasar global seperti saat ini, memiliki kemampuan berbahasa Inggris jadi salah satu keterampilan yang paling banyak dibutuhkan. Tidak heran apabila saat ini ada banyak sekali lembaga yang menawarkan kursus bahasa Inggris lengkap dengan fasilitas tes kemampuan bahasa Inggris bersertifikat. Di antara sederet tes kemampuan bahasa Inggris, salah satu yang kerap diikuti orang adalah TOEIC atau Test of English International Communication.

Sebagai tolok ukur kemampuan seseorang dalam bahasa Inggris, terdapat sejumlah tes kompetensi yang memiliki standar tersendiri untuk mengukur seberapa jauh kemampuan bahasa Inggris kamu. Sejauh ini, tes yang sering diambil oleh masyarakat adalah TOEIC. Namun, ada juga tes yang serupa dengan TOEIC, yaitu tes TOEFL. Nah, apa perbedaan TOEIC dan TOEFL? Bagaimana mekanisme tes yang harus dijalani?

Apa Itu TOEIC?

The Test of English International Communication, atau disingkat TOEIC, adalah tes yang dilakukan untuk menguji kemampuan seseorang yang tidak menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa utamanya. Tujuan tes ini adalah mengukur seberapa jauh kemampuan seseorang dalam bahasa Inggris untuk digunakan dalam ruang lingkup kerja dengan standar Internasional.

Sebelumnya, TOEIC merupakan syarat ujian masuk North American Business, namun tes ini diadopsi oleh Jepang dan dikembangkan menjadi Education Testing Server (ETS). Untuk kamu yang ingin melamar pekerjaan di luar Indonesia atau ingin melamar di perusahaan multinasional, biasanya kamu akan diminta untuk menunjukkan sertifikat TOEIC sebagai bukti kemampuan bahasa Inggris yang memenuhi standar internasional.

Selain TOEIC, terdapat pula tes untuk mengukur kemampuan bahasa Inggris, yaitu Test of English as a Foreign Language atau disingkat TOEFL. Meskipun sama-sama tes Bahasa Inggris, terdapat perbedaan antara keduanya. Perbedaan TOEIC dan TOEFL inilah yang harus kamu cermati. Lantas, apa perbedaan kedua tes tersebut?

          Baca Juga: Hal yang Wajib Kamu Ketahui tentang TOEFL

Biaya Tes TOEIC

The Test of English International Communication, atau disingkat TOEIC, adalah tes yang dilakukan untuk menguji kemampuan seseorang yang tidak menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa utamanya. Tujuan tes ini adalah mengukur seberapa jauh kemampuan seseorang dalam bahasa Inggris untuk digunakan dalam ruang lingkup kerja dengan standar Internasional.

Sebelumnya, TOEIC merupakan syarat ujian masuk North American Business, namun tes ini diadopsi oleh Jepang dan dikembangkan menjadi Education Testing Server (ETS). Untuk kamu yang ingin melamar pekerjaan di luar Indonesia atau ingin melamar di perusahaan multinasional, biasanya kamu akan diminta untuk menunjukkan sertifikat TOEIC sebagai bukti kemampuan bahasa Inggris yang memenuhi standar internasional.

Biaya yang harus dikeluarkan untuk mengikuti Test of English International Communication cukup beragam. Hal ini tergantung kebijakan dan kualitas masing - masing lembaga. Meskipun begitu, materi tes yang diujikan tetap sama karena disesuaikan dengan standar yang berlaku. Harga yang ditawarkan lembaga biasanya harga satuan, yaitu tergantung materi ujian yang dipilih atau harga paketan. Kisarannya adalah sekitar USD85 atau Rp1,2 juta. Adapun kisaran rinciannya sebagai berikut:

  • TOEIC Bridge: Rp475.000

  • TOEIC Listening & Reading: Rp675.000

  • TOEIC Speaking & Writing CBT: Rp1.452.000

  • TOEIC Speaking CBT: Rp990.000

Tips Menghadapi Tes TOEIC

  1. Persiapkan dokumen tes TOEIC

Ketika mendaftar untuk mengikuti tes TOEIC, ada beberapa dokumen yang perlu kamu ajukan. Bawa serta dokumen yang pernah kamu ajukan tersebut pada saat tes TOEIC. Bukan hanya dokumen kertas, kadang kamu juga perlu mempersiapkan pas foto dan persyaratan registrasi lainnya. Bawa juga KTP asli lengkap dengan foto dan tanda tanganmu.

  1. Datang tepat waktu

Datang tepat waktu akan membuat kamu merasa lebih siap dan tenang. Jika kamu merasa tegang, daya ingat tidak akan bisa bekerja maksimal. Sebaiknya, sehari sebelum tes TOEIC, kenali dimana lokasi tes digelar, bagaimana rute menuju ke sana, hingga hal sesederhana lokasi tempat parkir. Jangan lupa, siapkan juga pensil cadangan dan penghapus.

  1. Fokus dengan pergantian bagian pertanyaan

Ada tujuh bagian soal pada tes TOEIC, mulai dari listening hingga reading. Setiap bagian soal memiliki aturan serta karakter masing - masing. Jangan biarkan pertanyaan pada bagian sebelumnya masih membayangi kamu saat beralih ke bagian pertanyaan selanjutnya. Kondisi seperti ini biasanya terjadi jika kamu masih ragu apakah jawaban yang kamu pilih sebelumnya tepat atau tidak. Ingat, selalu fokus dengan soal yang sedang kamu hadapi. Jika berganti soal, tidak perlu lagi mengingat soal - soal sebelumnya.

  1. Jawab semua pertanyaan

Jawab semua pertanyaan yang diberikan. Akan tetapi, jangan menghabiskan waktu terlalu lama berkutat di sebuah soal. Apabila ada pertanyaan yang kamu ragu, eliminasi pilihan - pilihan jawaban yang sudah pasti salah. Setelah itu, buat tebakan yang masuk akal. Setidaknya kamu punya 25 persen kemungkinan memilih jawaban yang benar.

  1. Berparkaianlah senyaman mungkin

Durasi waktu untuk mengerjakan tes TOEIC adalah 2 jam dan itu bukanlah waktu singkat. Tentunya cukup melelahkan jika harus duduk mengerjakan soal secara bertubi - tubi. Jangan memakai baju atau celana yang terlalu ketat dan membuatmu tidak nyaman untuk duduk selama beberapa jam.

  1. Makan dan minum yang cukup

Makanan atau minuman tidak diperbolehkan untuk dibawa masuk ke dalam ruangan. Itulah pentingnya untuk makan dan minum yang cukup sebelum menjalani tes TOEIC.. Jangan terlalu berlebihan karena mungkin bisa menyerap energimu dan membuatmu mengantuk. Apalagi jika ternyata membuat kamu ingin pergi ke toilet saat menjalani tes TOEIC, bisa menghabiskan waktu secara percuma.

  1. Review materi TOEIC

Mengulas secara singkat materi soal TOEIC yang sudah kamu pelajari sebelumnya. Pahami dengan seksama karakter soal - soal tersebut agar tidak membuat kamu panik pada saat tes TOEIC. Ingat kembali poin - poin penting pada soal TOEIC yang pernah kamu dapati sebelumnya, tapi lakukan ini sebagai cara untuk menyegarkan memori bukan malah menambah beban pikiran kamu.

Apa Perbedaan TOEIC dan TOEFL?

Meskipun sama-sama tes untuk mengukur kemampuan bahasa Inggris, terdapat perbedaan TOEIC dan TOEFL, terutama dalam tujuan tes tersebut. Tes TOEFL lebih dibutuhkan untuk kamu yang ingin melanjutkan pendidikan ke luar negeri atau ke jenjang yang lebih tinggi di Indonesia. Sementara itu, TOEIC lebih dibutuhkan dalam dunia bisnis. Jadi, untuk kamu yang ingin menunjang CV kamu dengan kemampuan bahasa Inggris, maka mengambil tes TOEIC adalah pilihan yang tepat.

Kegunaan Sertifikat TOEIC

Salah satu kegunaan sertifikat TOEIC adalah sebagai bukti legal bahwa kemampuan bahasa Inggris kamu sudah berada pada level mahir dan dapat digunakan dalam berbagai kegiatan yang mewajibkan penggunaan bahasa Inggris. Selain itu, memiliki sertifikat TOEIC akan menambah kepercayaan diri kamu, terutama dalam dunia kerja, karena kamu akan lebih diperhatikan oleh perusahaan. Bahkan sertifikat ini juga bisa kamu masukkan pada portofolio jika ingin melanjutkan studi lewat beasiswa.

Jenis-Jenis Tes TOEIC

Saat kamu mengikuti tes TOEIC, ada dua sesi tes yang harus diselesaikan dengan waktu terbatas. Dari hasil tes tersebut, akan ditentukan seberapa jauh kemampuan bahasa Inggris kamu. Apa saja jenis sesi tes tersebut?

  1. TOEIC Listening and Reading Test

Di sesi ini, kamu diberi waktu 2 jam 30 menit dengan pembagian waktu 30 menit untuk mengisi pertanyaan mengenai diri kamu dan 2 jam untuk menyelesaikan listening dan reading. Sesi listening akan berlangsung selama 45 menit di mana kamu akan mendengarkan soal yang diputar melalui rekaman, lalu menentukan jawaban yang tepat di lembar jawaban. Soal listening akan bervariasi, mulai dari yang mudah hingga kompleks, sehingga pendengaran kamu akan diuji.

Sementara itu, sesi reading akan berlangsung selama 75 menit di mana kamu akan mendapat soal berupa paragraf, cerita, hingga instruksi yang harus dibaca secara teliti untuk menemukan jawaban yang paling tepat.

  1. TOEIC Speaking and Writing Test

Sesi speaking akan berlangsung selama 20 menit di mana kemampuan berbicara bahasa Inggris dan wawasan kamu akan sangat diuji. Terdapat 11 pertanyaan di mana kamu harus menjelaskan sebuah gambar yang telah disediakan, memberikan pendapat terhadap suatu permasalahan, hingga memberikan solusi sebuah masalah. Sementara itu, sesi writing akan berlangsung 60 menit dengan 8 pertanyaan, seperti menjelaskan gambar yang telah disediakan hingga membuat esai 300 kata.

          Baca Juga: Pentingnya Belajar Bahasa Inggris

Yuk, Ikuti Kelas Persiapan TOEIC!

Setelah mengetahui perbedaan TOEIC dan TOEFL, kamu juga harus siap-siap untuk belajar dan menambah pemahaman kamu sebelum mengikuti tes TOEIC. Jangan khawatir, kamu bisa mempersiapkan diri kamu dengan mengikuti kelas TOEIC Preparation dari Schoters

Di sini, kamu akan mendapat pengajaran seputar tes TOEIC oleh pengajar yang sudah bersertifikat untuk memastikan nilai TOEIC kamu akan memuaskan. Apa kamu sudah siap? Kalau sudah, segera konsultasikan persiapan tes bersama Schoters di sini!

Banner K _ Mau StudyAbroad Tanpa Ribet_-4