Beasiswa S2 DAAD Jerman: Persyaratan & Jadwal Pendaftaran
Beasiswa DAAD S2 menjadi salah satu beasiswa paling populer untuk calon mahasiswa internasional yang ingin melanjutkan studi master di Jerman. Salah satu skema yang banyak dicari adalah DAAD EPOS atau Development-Related Postgraduate Courses, yaitu beasiswa untuk program pascasarjana yang berhubungan dengan pembangunan dan ditujukan bagi pelamar dari negara berkembang, termasuk Indonesia.
Melalui beasiswa ini, pelamar bisa mengikuti program master di universitas Jerman yang terdaftar dalam daftar resmi EPOS. Cakupannya juga cukup lengkap, mulai dari tunjangan bulanan, asuransi, hingga travel allowance sesuai ketentuan DAAD.
Apa Itu Beasiswa DAAD S2 EPOS?
DAAD merupakan singkatan dari Deutscher Akademischer Austauschdienst atau German Academic Exchange Service, organisasi yang mendukung pertukaran akademik internasional bagi mahasiswa, lulusan, peneliti, dan akademisi.
Di antara berbagai skema pendanaan DAAD, EPOS dirancang khusus untuk memperkuat kapasitas profesional dari negara berkembang melalui pendidikan pascasarjana yang relevan dengan pembangunan.
Untuk jenjang S2, Beasiswa DAAD EPOS membiayai program master yang masuk dalam daftar Development-Related Postgraduate Courses. Program-program tersebut umumnya memiliki hubungan kuat dengan isu pembangunan, seperti ekonomi, teknik, tata kota, pertanian, lingkungan, kesehatan masyarakat, pendidikan, dan kebijakan.
Alur pendaftarannya juga berbeda dari sebagian beasiswa DAAD lain. Pada tahap awal, aplikasi EPOS dikirim langsung ke program studi atau universitas tujuan, bukan ke DAAD. Program kemudian menyeleksi dan merekomendasikan kandidat potensial; kandidat yang direkomendasikan akan dihubungi untuk mengunggah dokumen ke DAAD Portal.
Siapa yang Bisa Mendaftar Beasiswa DAAD S2?
Beasiswa ini ditujukan bagi lulusan S1 yang telah mempunyai pengalaman profesional relevan dan ingin memperdalam keahlian melalui program berorientasi pembangunan. Pelamar tidak harus bekerja di lembaga pemerintah. Pengalaman di perusahaan swasta, organisasi, institusi pendidikan, maupun sektor lain tetap dapat dipertimbangkan selama pekerjaan tersebut berkaitan dengan isu teknologi, ekonomi, sosial, kesehatan, lingkungan, atau kebijakan yang ingin dipelajari.
Kecocokan profil menjadi bagian penting dalam seleksi. Latar pendidikan, pekerjaan, program master yang dipilih, dan rencana setelah lulus harus membentuk satu cerita yang masuk akal. Artinya, tujuan studi tidak cukup dijelaskan sebagai keinginan untuk memperoleh gelar dari Jerman; kamu juga perlu menunjukkan bagaimana ilmu dari program tersebut akan digunakan untuk menghadapi persoalan nyata di negara asal.
Cakupan Beasiswa DAAD S2 EPOS
Berdasarkan pengumuman resmi EPOS yang diperbarui pada Agustus 2026, durasi pendanaan berlangsung 12–42 bulan, bergantung pada program studi. Untuk jenjang master, DAAD mencantumkan tunjangan sebesar EUR 992 per bulan. Dukungan lain dan ketentuan tambahannya dapat dilihat berikut ini.
| Benefit | Cakupan |
| Tunjangan bulanan | EUR 992 per bulan untuk jenjang master |
| Asuransi | Dukungan untuk health, accident, dan personal liability insurance |
| Travel allowance | Tersedia jika tidak ditanggung negara asal atau sumber pendanaan lain |
| Durasi pendanaan | 12-42 bulan, tergantung program studi |
| Tunjangan tambahan | Dalam kondisi tertentu, bisa ada subsidi sewa bulanan dan allowance untuk anggota keluarga yang ikut |
| Kursus bahasa Jerman | Untuk program berbahasa Jerman, beasiswa dapat mencakup kursus persiapan bahasa sesuai ketentuan |
Catatan penting: DAAD menjelaskan bahwa beasiswa tidak otomatis membebaskan tuition fee yang mungkin dikenakan universitas. Karena itu, cek kembali biaya program, semester contribution, dan kebijakan universitas sebelum mendaftar.
Baca Juga: 10 Universitas Terbaik di Jerman Beserta Info Beasiswanya
Persyaratan Beasiswa DAAD S2 EPOS
Untuk mendaftar, kandidat harus berasal dari negara yang memenuhi eligibility EPOS. Indonesia termasuk dalam daftar negara yang didukung. Pelamar juga perlu memiliki gelar S1 pada bidang yang sesuai dengan program tujuan. DAAD menggambarkan kandidat tipikal sebagai lulusan program sarjana yang umumnya berlangsung empat tahun dengan hasil akademik jauh di atas rata-rata atau berada pada kelompok sepertiga teratas.
Syarat penting lainnya adalah sekurang-kurangnya dua tahun pengalaman kerja profesional yang relevan setelah menyelesaikan gelar S1 hingga waktu pendaftaran. Gelar akademik pelamar biasanya tidak boleh berusia lebih dari enam tahun. Selain itu, kandidat yang telah tinggal di Jerman lebih dari 15 bulan pada application deadline tidak dapat dipertimbangkan.
Persyaratan tersebut tetap harus dibaca bersama ketentuan program studi. Setiap universitas dapat menetapkan prasyarat akademik, kemampuan bahasa, mata kuliah tertentu, atau dokumen tambahan. Oleh sebab itu, memenuhi persyaratan umum DAAD belum otomatis berarti kamu memenuhi seluruh syarat penerimaan program master yang dipilih.
Syarat Bahasa untuk DAAD S2
Syarat bahasa mengikuti bahasa pengantar program. Untuk program berbahasa Inggris, pelamar perlu menyertakan sertifikat seperti IELTS atau TOEFL dengan skor yang memenuhi aturan program tujuan. Institutional TOEFL tidak diterima dalam aplikasi EPOS, sehingga pastikan jenis tes yang kamu ambil memang diakui.
Sementara itu, program berbahasa Jerman mensyaratkan kemampuan minimal B1 saat pendaftaran. Kandidat kemudian harus lulus DSH 2 atau TestDaF 4 sebelum perkuliahan dimulai. DAAD menyediakan kursus persiapan bahasa selama enam bulan untuk penerima pada program tersebut, tetapi kursus ini bukan pengganti kemampuan dasar yang harus sudah dimiliki saat melamar.
Program Studi yang Tersedia dalam DAAD EPOS
Beasiswa DAAD S2 EPOS hanya berlaku untuk program pascasarjana yang masuk daftar resmi DAAD. Untuk intake 2027/2028, bidangnya dikelompokkan ke dalam rumpun berikut:
- Economic Sciences, Business Administration, dan Political Economics
- Development Cooperation
- Engineering and Related Sciences
- Regional and Urban Planning
- Agricultural and Forest Sciences
- Natural and Environmental Sciences
- Medicine/Public Health
- Social Sciences, Education, and Law
Berikut beberapa contoh program yang tercantum dalam daftar intake 2027/2028. Daftar ini bukan berarti semua program memiliki deadline atau persyaratan yang sama.
1. MSc Development Economics — University of Göttingen
Program dua tahun berbahasa Inggris ini membahas persoalan pembangunan, pertumbuhan berkelanjutan, kemiskinan, dan standar hidup dengan pendekatan ekonomi serta metode kuantitatif. Mahasiswa dapat memperdalam jalur quantitative economics atau agricultural economics.
2. MSc Hydro Science and Engineering — TU Dresden
Program dua tahun berbahasa Inggris ini berfokus pada ilmu air dan pendekatan teknik untuk memahami serta mengelola sumber daya air. Programnya relevan bagi pelamar dengan latar teknik, lingkungan, atau bidang terkait yang ingin menangani tantangan pengelolaan air.
3. MSc Urban Management — TU Berlin
Program 18 bulan berbahasa Inggris ini membahas pendekatan lintas disiplin untuk pengelolaan kota dan solusi praktis atas tantangan urban. Untuk intake Oktober 2027 dengan DAAD EPOS, formulir resmi program mencantumkan tenggat 31 Agustus 2026.
4. MSc Tropical Forestry — TU Dresden
Program dua tahun berbahasa Inggris ini menyiapkan mahasiswa memahami pengelolaan hutan tropis dengan mempertimbangkan dimensi ekologi, ekonomi, dan sosial. Pilihan ini relevan bagi profesional kehutanan, sumber daya alam, dan pembangunan wilayah.
5. MSc International Health — Heidelberg University
Program satu tahun berbahasa Inggris ini berada dalam rumpun Medicine/Public Health pada daftar EPOS. Fokusnya cocok bagi profesional yang ingin memperkuat kemampuan menghadapi persoalan kesehatan lintas negara dan sistem kesehatan.
6. MSc Global Health — University of Bonn
Program satu tahun berbahasa Inggris ini juga masuk kategori Medicine/Public Health. Bidangnya menghubungkan isu kesehatan dengan faktor sosial, kebijakan, dan kerja sama internasional dalam konteks global.
7. Bingung Pilih Program DAAD S2 yang Paling Cocok?
Setiap program DAAD EPOS punya syarat, deadline, bahasa pengantar, dan dokumen tambahan yang berbeda. Agar persiapanmu lebih terarah, kamu bisa konsultasi bersama expert Schoters untuk memilih program, menyusun dokumen aplikasi, dan menyiapkan strategi beasiswa S2 ke Jerman.
Bingung Pilih Program DAAD S2 yang Paling Cocok?
Setiap program DAAD EPOS punya syarat, deadline, bahasa pengantar, dan dokumen tambahan yang berbeda. Agar persiapanmu lebih terarah, kamu bisa konsultasi bersama expert Schoters untuk memilih program, menyusun dokumen aplikasi, dan menyiapkan strategi beasiswa S2 ke Jerman.
Dokumen yang Dibutuhkan untuk Beasiswa DAAD S2
DAAD meminta dokumen disusun dalam urutan tertentu. Seluruh aplikasi harus lengkap dan dikirim dalam bahasa Inggris atau Jerman. Program studi juga dapat meminta dokumen tambahan.
1. Completed and signed checklist
Checklist EPOS perlu dicentang dan ditandatangani. Dokumen ini membantu memastikan seluruh komponen wajib sudah tersedia.
2. Form aplikasi EPOS
Isi form aplikasi EPOS secara jelas. Jika mendaftar lebih dari satu program, urutan prioritas pada form harus konsisten.
3. CV Europass
Gunakan format Europass dengan urutan reverse chronological. Cantumkan riwayat studi dan pengalaman praktis secara tepat serta jelaskan setiap gap.
4. Motivation letter
Jelaskan alasan akademik, profesional, dan personal. Bila memilih dua atau tiga program, terangkan alasan pilihan dan prioritasnya dalam satu motivation letter yang sama untuk seluruh program.
5. Surat rekomendasi employer
Surat dari pemberi kerja saat ini harus bertanggal terbaru, menggunakan kop resmi, serta memuat tanda tangan dan stempel resmi.
6. Certificate of employment
Sertifikat kerja dari satu atau beberapa employer harus membuktikan sedikitnya dua tahun pengalaman relevan setelah S1. Jika memungkinkan, surat dari employer saat ini juga mencantumkan jaminan untuk mempekerjakan kembali setelah kamu pulang.
7. Bukti kemampuan bahasa
Lampirkan bukti terbaru sesuai bahasa program, seperti IELTS/TOEFL untuk program Inggris atau sertifikat bahasa Jerman untuk program Jerman.
8. Ijazah pendidikan tinggi
Sertakan salinan ijazah. Jika dokumen asli tidak berbahasa Inggris atau Jerman, berikan terjemahan tersertifikasi yang terbaca jelas.
9. Transkrip nilai lengkap
Lampirkan seluruh transkrip nilai dan penjelasan sistem penilaian apabila informasi tersebut belum tercantum di transkrip.
10. Dokumen tambahan program
Periksa brochure dan situs program untuk mengetahui persyaratan tambahan, seperti format aplikasi khusus, bukti mata kuliah prasyarat, atau dokumen lain.
Cara Daftar Beasiswa DAAD S2 EPOS
1. Cek daftar program EPOS resmi
Hunters perlu memeriksa seluruh daftar program intake 2027/2028 yang diterbitkan DAAD. Hindari memilih program hanya karena berada di universitas Jerman; pastikan nama program tersebut benar-benar tercantum dalam daftar EPOS.
2. Pilih maksimal tiga program
Bandingkan relevansi kurikulum dengan pendidikan, pengalaman kerja, dan rencana kontribusimu. DAAD memperbolehkan aplikasi hingga tiga program, tetapi pilihan dan urutan prioritas harus konsisten.
3. Periksa situs masing-masing program
Catat deadline, syarat akademik, skor bahasa, kanal aplikasi, dan dokumen tambahan. Daftar DAAD edisi Juni 2026 mengarahkan pelamar untuk mengecek tenggat langsung di situs program.
4. Siapkan dokumen sesuai urutan
Gunakan checklist resmi agar tidak ada dokumen tertinggal. Pastikan nama program dan prioritas pada form, CV, motivation letter, dan aplikasi lain tidak saling bertentangan.
5. Kirim langsung ke program atau universitas
Ikuti metode pengiriman yang diminta program, misalnya portal aplikasi daring. Jangan mengirim aplikasi awal ke DAAD karena dokumen tersebut tidak akan diteruskan ke universitas.
6. Tunggu proses nominasi
Komite seleksi program menilai aplikasi dan mengusulkan kandidat potensial kepada DAAD.
7. Unggah dokumen ke DAAD Portal
Jika direkomendasikan, kamu akan dihubungi DAAD untuk mengunggah aplikasi lengkap. Simpan salinan PDF dari semua dokumen sejak awal agar tahap ini tidak menghambat proses.
8. Pantau hasil sesuai timeline program
Seleksi kemudian difinalisasi dan kandidat akan mendapat pemberitahuan. Waktu pengumuman dapat berbeda antarprogram.
Jadwal Pendaftaran Beasiswa DAAD S2
DAAD EPOS tidak memiliki satu deadline universal. Tenggat mengikuti program dan universitas tujuan. Bahkan daftar resmi intake 2027/2028 edisi Juni 2026 menuliskan “see website of the course” pada kolom deadline, sehingga kandidat perlu memverifikasi jadwal langsung di laman program.DAAD EPOS tidak memiliki satu deadline universal. Tenggat mengikuti program dan universitas tujuan. Bahkan daftar resmi intake 2027/2028 edisi Juni 2026 menuliskan “see website of the course” pada kolom deadline, sehingga kandidat perlu memverifikasi jadwal langsung di laman program.
Perbedaan tanggalnya bisa cukup jauh. Sebagai contoh, Urban Management TU Berlin menetapkan 31 Agustus 2026 untuk intake Oktober 2027 dengan DAAD EPOS, sedangkan Development Economics University of Göttingen membuka aplikasi EPOS setiap 1 Oktober–15 November untuk perkuliahan pada tahun berikutnya. Karena itu, mulailah persiapan 9–12 bulan sebelum deadline program paling awal yang kamu incar.Perbedaan tanggalnya bisa cukup jauh. Sebagai contoh, Urban Management TU Berlin menetapkan 31 Agustus 2026 untuk intake Oktober 2027 dengan DAAD EPOS, sedangkan Development Economics University of Göttingen membuka aplikasi EPOS setiap 1 Oktober–15 November untuk perkuliahan pada tahun berikutnya. Karena itu, mulailah persiapan 9–12 bulan sebelum deadline program paling awal yang kamu incar.
| Periode | Tahapan |
| 9-12 bulan sebelum deadline | Riset program EPOS, cek eligibility, siapkan IELTS/TOEFL atau bahasa Jerman |
| 6-9 bulan sebelum deadline | Susun CV Europass, motivation letter, dan kumpulkan dokumen akademik |
| 3-6 bulan sebelum deadline | Minta surat rekomendasi employer dan certificate of employment |
| 1-3 bulan sebelum deadline | Finalisasi aplikasi sesuai format tiap program |
| Saat deadline program | Kirim aplikasi langsung ke program/universitas tujuan |
| Setelah shortlist | Upload dokumen ke DAAD Portal jika direkomendasikan |
Baca Juga: 3 Jenis Tes Bahasa Jerman yang Wajib Kamu Tahu
Tips Agar Peluang Lolos Beasiswa DAAD S2 Lebih Besar
1. Prioritaskan kecocokan profil
Pilih program yang benar-benar terhubung dengan pendidikan dan pekerjaanmu. Nama universitas yang terkenal tidak akan menutup gap relevansi yang terlalu besar.Pilih program yang benar-benar terhubung dengan pendidikan dan pekerjaanmu. Nama universitas yang terkenal tidak akan menutup gap relevansi yang terlalu besar.
2. Bangun motivation letter yang spesifik
Hubungkan pengalaman profesional, masalah pembangunan yang kamu hadapi, kompetensi yang ditawarkan program, dan kontribusi setelah pulang. Hindari esai yang dapat dikirim ke program mana pun tanpa perubahan makna.Hubungkan pengalaman profesional, masalah pembangunan yang kamu hadapi, kompetensi yang ditawarkan program, dan kontribusi setelah pulang. Hindari esai yang dapat dikirim ke program mana pun tanpa perubahan makna.
3. Tunjukkan bukti pengalaman kerja
Jangan berhenti pada jabatan atau durasi. Jelaskan tanggung jawab, proyek, hasil, dan dampak pekerjaan yang paling relevan dengan program.Jangan berhenti pada jabatan atau durasi. Jelaskan tanggung jawab, proyek, hasil, dan dampak pekerjaan yang paling relevan dengan program.
4. Rapikan CV dan gap
CV Europass harus reverse chronological dan tidak menyisakan periode yang membingungkan. Beri penjelasan singkat untuk jeda pendidikan atau pekerjaan.CV Europass harus reverse chronological dan tidak menyisakan periode yang membingungkan. Beri penjelasan singkat untuk jeda pendidikan atau pekerjaan.
5. Pilih pemberi rekomendasi yang tepat
Mintalah surat dari atasan yang memahami kontribusimu dan dapat memberi contoh konkret, bukan sekadar orang dengan jabatan tertinggi.Mintalah surat dari atasan yang memahami kontribusimu dan dapat memberi contoh konkret, bukan sekadar orang dengan jabatan tertinggi.
6. Ambil tes bahasa lebih awal
Dengan waktu cadangan, kamu masih dapat mengulang tes bila skor belum memenuhi syarat. Pastikan sertifikat tetap berlaku pada deadline.Dengan waktu cadangan, kamu masih dapat mengulang tes bila skor belum memenuhi syarat. Pastikan sertifikat tetap berlaku pada deadline.
7. Jaga konsistensi prioritas
Jika mendaftar ke beberapa program, gunakan urutan prioritas yang sama di seluruh form dan jelaskan logikanya dalam motivation letter.Jika mendaftar ke beberapa program, gunakan urutan prioritas yang sama di seluruh form dan jelaskan logikanya dalam motivation letter.
8. Audit aplikasi per program
Gunakan checklist terpisah untuk setiap program karena portal, format, dan dokumen tambahannya dapat berbeda.Gunakan checklist terpisah untuk setiap program karena portal, format, dan dokumen tambahannya dapat berbeda.
Kesalahan yang Perlu Dihindari
- Mengirim aplikasi ke DAAD langsung, padahal harus ke program/universitas tujuan.
- Mengabaikan deadline spesifik tiap program.
- Memakai motivation letter yang sama tanpa menjelaskan alasan memilih program.
- Tidak membuktikan minimal 2 tahun pengalaman kerja relevan.
- Mengirim dokumen tidak lengkap atau tidak dalam bahasa Inggris/Jerman.
- Memakai institutional TOEFL.
- Tidak menyiapkan salinan dokumen untuk DAAD Portal setelah dinominasikan.
FAQ
Apa itu Beasiswa DAAD S2 EPOS?
Beasiswa DAAD S2 EPOS adalah beasiswa untuk program master atau postgraduate course di Jerman yang berhubungan dengan pembangunan dan tersedia untuk pelamar dari negara berkembang, termasuk Indonesia.
Apakah Beasiswa DAAD S2 fully funded?
DAAD EPOS mencakup tunjangan bulanan, asuransi, travel allowance, dan dalam kondisi tertentu bisa mencakup subsidi sewa atau allowance keluarga. Cakupan pastinya tetap mengikuti ketentuan program.
Berapa tunjangan Beasiswa DAAD S2?
Berdasarkan database resmi DAAD, tunjangan untuk jenjang master adalah sekitar EUR 992 per bulan.
Apakah Beasiswa DAAD S2 harus punya pengalaman kerja?
Ya. DAAD EPOS mensyaratkan minimal 2 tahun pengalaman kerja profesional yang relevan setelah lulus S1.
Kapan deadline Beasiswa DAAD S2?
Deadline DAAD EPOS berbeda untuk setiap program studi. Pelamar harus mengecek deadline langsung di website program/universitas tujuan.
Apakah harus bisa bahasa Jerman?
Tidak selalu. Untuk program berbahasa Inggris, pelamar perlu memenuhi syarat bahasa Inggris sesuai ketentuan program. Untuk program berbahasa Jerman, pelamar perlu kemampuan bahasa Jerman dan biasanya harus memenuhi DSH 2 atau TestDaF 4 sebelum kuliah.
Apakah bisa daftar lebih dari satu program EPOS?
Bisa, pelamar dapat mendaftar hingga maksimal 3 program. Jika mendaftar lebih dari satu, urutan prioritas dan alasan pemilihan program harus dijelaskan dalam motivation letter.
Mau Punya Kesempatan Berkunjung ke Kampus Impian di Seluruh Dunia?
Schoters by Ruangguru menyediakan program unggulan bernama STYLE atau Schoters Young Leader Exchange. STYLE merupakan program perjalanan edukatif (edutrip) internasional yang diadakan oleh Schoters (platform untuk bimbingan pendidikan ke luar negeri).
Program ini menawarkan pengalaman pembelajaran langsung di universitas-universitas terkenal di luar negeri, seperti Singapura, Malaysia, Tiongkok, dan lain-lain, sambil mengadakan penjelajahan budaya serta lokakarya bisnis/inovasi, dengan pilihan pendanaan mandiri atau melalui beasiswa penuh.
Saat ini, STYLE by Schoters membuka pendaftaran edutrip ke negara-negara di Asia termasuk Jepang dengan event special berupa:
- Kunjungan ke Universitas-universitas ternama di Tiap Negara
- Business & Tech Workshop
- City Tour & Cultural Adventure
Belajar budaya negeri orang sangatlah penting, terkhusus bagi yang ingin melakukan studi di sana. Yuk, eksplor budaya negara kampus impianmu bersama STYLE by Schoters!



