Rekomendasi Beasiswa Kuliah S1 & S2 di Inggris Tahun 2027
Beasiswa kuliah di Inggris tahun 2027 tersedia untuk jenjang S1 dan S2 melalui program pemerintah, universitas, dan lembaga internasional. Pilihannya mencakup beasiswa fully funded, full tuition, hingga partial tuition, seperti Reach Oxford Scholarship, UCL Global Undergraduate Scholarship, Chevening, Gates Cambridge, Rhodes Scholarship, Clarendon Fund, dan GREAT Scholarships. Ketahui persyaratan, cakupan pendanaan, deadline, serta cara memilih beasiswa yang sesuai dengan profilmu.
Banyak universitas dan lembaga internasional menawarkan beasiswa untuk mahasiswa yang ingin kuliah di Inggris. Programnya tersedia untuk jenjang S1 dan S2, dengan cakupan pendanaan yang berbeda-beda.
Sebagian beasiswa menanggung biaya kuliah sekaligus biaya hidup. Namun, ada juga beasiswa yang hanya memberikan potongan biaya kuliah sehingga penerima tetap perlu menyiapkan dana untuk akomodasi, tiket, visa, dan kebutuhan sehari-hari.
Artikel ini membahas rekomendasi beasiswa kuliah S1 dan S2 di Inggris tahun 2027, cakupan pendanaan, persyaratan umum, cara mendaftar, timeline, serta tips memilih beasiswa yang sesuai.
Apa Saja Jenis Beasiswa Kuliah di Inggris?
Sumber pendanaan kuliah di Inggris cukup beragam. Scholarship bisa berasal dari pemerintah seperti Chevening atau LPDP, diberikan langsung oleh universitas seperti UCL Global Scholarships dan Bristol Think Big, atau berasal dari lembaga internasional dan organisasi lain.
Selain sumbernya, hal yang paling penting adalah memahami jenis pendanaan yang ditawarkan. Jangan langsung menganggap scholarship dengan nilai besar berarti semua biaya studi sudah ditanggung.
| Jenis Beasiswa | Penjelasan |
| Fully funded | Umumnya mencakup biaya kuliah, biaya hidup, tiket perjalanan, visa, dan tunjangan lain sesuai ketentuan. |
| Full tuition scholarship | Menanggung seluruh biaya kuliah, tetapi belum tentu mencakup biaya hidup. |
| Partial tuition scholarship | Memberikan potongan sebagian biaya kuliah. |
| Merit-based scholarship | Seleksi terutama mempertimbangkan kemampuan akademik, pencapaian, leadership, atau potensi kandidat. |
| Need-based scholarship | Mempertimbangkan kondisi finansial dan kebutuhan ekonomi pendaftar. |
| Government scholarship | Pendanaan diselenggarakan pemerintah atau lembaga pemerintah, misalnya Chevening atau LPDP. |
| University scholarship | Diberikan langsung oleh universitas dengan persyaratan tertentu. |
Full tuition scholarship tidak sama dengan fully funded scholarship. Sebagai contoh, International Excellence Scholarship dari University of St Andrews menanggung full tuition fee untuk satu penerima entry 2027, tetapi halaman resminya tidak menyatakan award tersebut otomatis menanggung biaya hidup atau keberangkatan.
Karena itu, sebelum memilih scholarship, lihat komponen pendanaan satu per satu dan hitung biaya apa saja yang masih harus dipersiapkan sendiri.
Rekomendasi Beasiswa Kuliah S1 Inggris Tahun 2027
Pilihan scholarship untuk undergraduate international students memang lebih terbatas dibandingkan postgraduate scholarship, terutama untuk program yang menyediakan pendanaan sangat besar. Meski demikian, ada beberapa pilihan menarik di Oxford, UCL, Bristol, dan St Andrews yang bisa dipantau untuk entry 2027.
1. Reach Oxford Scholarship
Reach Oxford Scholarship merupakan scholarship undergraduate dari University of Oxford yang ditujukan kepada mahasiswa dari negara yang menerima official development assistance berdasarkan daftar OECD Development Assistance Committee. Indonesia sendiri tercantum secara eksplisit dalam daftar nationality yang eligible pada halaman resmi Oxford.
Award ini mencakup course fees, grant untuk biaya hidup, dan satu tiket pesawat pulang-pergi setiap tahun. Pendanaan berlangsung selama tiga atau empat tahun tergantung durasi course. Jumlah scholarship yang tersedia sangat terbatas, yaitu sekitar dua hingga tiga award per tahun, sehingga persaingannya sangat tinggi.
Selain memenuhi eligibility negara, kandidat harus mempunyai kemampuan akademik yang sangat kuat. Financial need, social commitment, dan keterbatasan kesempatan untuk menempuh degree yang sesuai di negara asal juga menjadi pertimbangan. Pelamar juga diharapkan kembali ke negara asal setelah studi.
Hal penting lainnya adalah admission dan scholarship tidak dilakukan pada saat yang sama. Kamu harus terlebih dahulu mendaftar ke Oxford dan memperoleh offer sebelum bisa dipertimbangkan untuk Reach Oxford Scholarship.
Untuk entry 2027, University of Oxford belum menerbitkan deadline scholarship. Halaman resminya menyatakan bahwa detail aplikasi 2027 akan tersedia pada Januari 2027, sehingga jangan menggunakan deadline 2026 sebagai deadline entry 2027.
2. UCL Global Undergraduate Scholarship
- Beasiswa untuk mahasiswa internasional dari latar belakang ekonomi rendah.
- Berlaku untuk program undergraduate full-time di UCL.
- Skema award dapat mencakup full tuition fee dan maintenance allowance untuk sebagian penerima.
- Sebagian award lainnya dapat hanya menanggung biaya kuliah.
- Pendaftar harus sudah mengirimkan aplikasi admission ke UCL.
- Deadline dan jumlah award entry 2027 perlu diperiksa kembali setelah diumumkan UCL.
UCL Global Undergraduate Scholarship ditujukan kepada international students dari latar belakang ekonomi rendah yang ingin mengikuti full-time undergraduate degree di University College London.
Program ini terbuka untuk mahasiswa dengan Overseas fee status dari negara di luar UK. UCL juga secara khusus mencantumkan Global Undergraduate Scholarship sebagai salah satu funding option yang tersedia bagi prospective students dari Indonesia.
Skema award dapat berbeda antara penerima. Pada siklus 2026/2027, UCL menyediakan kombinasi award berupa full tuition fee ditambah maintenance allowance untuk sebagian scholar dan full tuition fee untuk penerima lainnya. Angka dan jumlah award tersebut merupakan informasi siklus 2026/2027 dan tidak boleh dianggap otomatis berlaku untuk entry 2027.
Untuk mendaftar scholarship, kandidat harus terlebih dahulu mengirim admission application ke UCL. Offer admission belum harus sudah keluar ketika mengajukan scholarship, tetapi Overseas fee status harus telah dikonfirmasi oleh UCL Admissions.
3. Bristol Think Big Undergraduate Scholarships
University of Bristol menawarkan Think Big Scholarships untuk international students dengan Overseas fee status yang mendaftar ke eligible undergraduate course.
Scholarship ini diberikan sebagai tuition fee discount, sehingga termasuk kategori partial tuition scholarship dan bukan otomatis fully funded. Dana tidak diberikan sebagai cash alternative. Untuk award undergraduate, tuition fee reduction dapat diperpanjang setiap tahun hingga maksimal empat tahun selama scholar memenuhi ketentuan academic progress.
Sebagai gambaran saja, siklus September 2026 menawarkan Think Big undergraduate award senilai £6.500 atau £13.000. Nominal tersebut merupakan nominal entry 2026 dan bukan nominal pasti entry 2027. University of Bristol belum menerbitkan angka ataupun deadline Think Big untuk September 2027 saat artikel ini diperbarui.
Program di Bristol Medical School dan Bristol Dental School tidak termasuk dalam standard Think Big undergraduate eligibility pada skema terbaru. Pelamar juga perlu mengirim admission application terlebih dahulu untuk memperoleh application ID sebelum mengajukan international scholarship.
Karena award berupa tuition discount, kamu masih perlu memperhitungkan biaya akomodasi, visa, tiket, Immigration Health Surcharge atau kebutuhan terkait, dan sisa tuition fee jika award tidak menutup semuanya.
4. University of St Andrews International Undergraduate Scholarship
Berbeda dari beberapa scholarship lain yang detail entry 2027-nya masih belum tersedia, University of St Andrews International Undergraduate Scholarship sudah memiliki halaman resmi untuk entry 2027.
Scholarship ini ditujukan kepada mahasiswa dengan Overseas fee status yang memulai undergraduate degree pada 2027. Award diberikan dalam bentuk tuition fee reduction setiap tahun selama durasi undergraduate programme dan seleksinya mempertimbangkan financial need.
Aplikasi scholarship dibuka pada 17 Agustus 2026 dan ditutup pada 27 Januari 2027. Kandidat harus terlebih dahulu mengirim course application ke St Andrews. Setelah itu, akses ke My Application portal akan diberikan dan scholarship bisa diajukan tanpa harus menunggu offer admission.
Nominal award untuk entry 2027 belum boleh ditulis sebagai angka pasti. University of St Andrews menyatakan nilainya akan dikonfirmasi pada Desember 2026.
5. University of St Andrews International Excellence Scholarship
Pilihan kedua dari St Andrews adalah International Excellence Scholarship, yang menyasar international undergraduate students dengan kemampuan akademik sangat kuat.
Untuk entry 2027, scholarship ini menyediakan satu award berupa full tuition fees yang diberikan setiap tahun selama durasi undergraduate programme. Seleksi berdasarkan academic excellence dan penerima juga diharapkan terlibat dalam Student Ambassadors Scheme.
Program ini tersedia untuk mahasiswa dengan overseas fee status, tetapi mengecualikan Medicine dan BA International Honours joint course bersama William & Mary.
Aplikasi dibuka pada 17 Agustus 2026 dan deadline scholarship adalah 27 Januari 2027. Kamu tidak perlu menunggu offer admission, tetapi harus sudah mengirim course application ke St Andrews agar dapat mengakses scholarship application melalui My Application portal.
Perhatikan bahwa full tuition hanya berarti tuition fee ditanggung. Biaya hidup, perjalanan, visa, dan kebutuhan lain tidak otomatis termasuk kecuali dinyatakan secara terpisah.
Tabel Perbandingan Beasiswa S1 Inggris
| Beasiswa | Universitas | Cakupan Pendanaan | Status Entry 2027 |
| Reach Oxford Scholarship | University of Oxford | Biaya kuliah, grant biaya hidup, dan 1 return airfare per tahun | Detail aplikasi baru tersedia Januari 2027 |
| UCL Global Undergraduate Scholarship | UCL | Full tuition atau kombinasi tuition dan maintenance | Detail 2027 belum diumumkan |
| Bristol Think Big Undergraduate | University of Bristol | Partial tuition | Nilai dan deadline 2027 belum diumumkan |
| International Undergraduate Scholarship | University of St Andrews | Pengurangan biaya kuliah | Deadline 27 Januari 2027; nilai award akan dikonfirmasi pada Desember 2026 |
| International Excellence Scholarship | University of St Andrews | Full tuition untuk satu penerima | Deadline 27 Januari 2027 |
Baca Juga: Beasiswa S1 Inggris yang Wajib Kamu Tahu
Rekomendasi Beasiswa Kuliah S2 Inggris Tahun 2027
1. Chevening Scholarships
Chevening Scholarship merupakan beasiswa internasional pemerintah Inggris yang didanai oleh Foreign, Commonwealth, and Development Office bersama partner organisasi lainnya. Indonesia termasuk negara yang eligible untuk mendapatkan beasiswa ini.
Chevening Scholarship 2027/2028 telah membuka pendaftarannya pada 4 Agustus 2026 pukul 11.00 UTC dan akan ditutup pada 6 Oktober 2026 pukul 11.00 UTC (atau pukul 18.00 WIB).
Chevening merupakan fully-funded scholarship. Pendanaannya mencakup tuition fee, tiket penerbangan ke UK, biaya visa, arrival dan departure allowance, serta monthly living allowance sesuai dengan ketentuan program.
Seleksinya juga tidak hanya melihat nilai akademik. Kandidat perlu menunjukkan kemampuan leadership dan influencing yang baik, kemampuan membangun relasi profesional, pilihan course yang kuat, serta career plan yang jelas.
Setelah deadline, eligibility screening akan dimulai Oktober 2026, reading committee assessment berlangsung sekitar pertengahan Oktober 2026 sampai Januari 2026, shortlist interview diumumkan sekitar pertengahan Februari, dan interview berlangsung Maret–April 2027. Hasil mulai diumumkan pada pertengahan Juni dan studi dimulai sekitar September/Oktober 2027.
Baca Juga: 10 Tips Lolos Beasiswa Chevening dan Panduan Persiapannya
2. Gates Cambridge Scholarship
Gates Cambridge Scholarship merupakan full-cost postgraduate scholarship untuk kandidat dari luar United Kingdom yang ingin melanjutkan studi pada eligible programme di University of Cambridge.
Program yang dapat didanai meliputi PhD, MLitt, dan sejumlah one-year postgraduate course yang memenuhi ketentuan. Tidak semua postgraduate programme Cambridge eligible, sehingga course harus diperiksa melalui Gates Cambridge dan Cambridge Course Directory.
Seleksinya menilai academic excellence, alasan memilih course, commitment to improving the lives of others, dan capacity for leadership.
Proses scholarship juga terhubung dengan Cambridge postgraduate admission. Pelamar melakukan admission dan funding application melalui Graduate Application Portal University of Cambridge.
Untuk entry 2027, deadline funding bergantung pada course yang dipilih. Karena itu, jangan menggunakan satu deadline universal tanpa mengecek Course Directory.
3. Rhodes Scholarship
Rhodes Scholarship adalah fully funded postgraduate scholarship untuk studi di University of Oxford. Applications untuk Rhodes Scholarship 2027 sudah dibuka pada 2026 untuk kandidat yang akan mulai kuliah di Oxford pada Oktober 2027.
Berbeda dari scholarship yang memiliki satu sistem eligibility global sederhana, Rhodes membagi pendaftar berdasarkan constituency. Kandidat harus menggunakan eligibility checker untuk menentukan jalur aplikasi yang sesuai berdasarkan citizenship dan kondisi lainnya.
Untuk kandidat yang memang eligible melalui Global Rhodes Scholarship, aplikasi 2027 dibuka pada 1 Juni 2026 dan final deadline untuk application, references, serta institutional nomination adalah 23 Juli 2026. Hanya dua Global Scholarships tersedia per tahun, sehingga persaingannya sangat tinggi.
Karena Global route hanya ditujukan kepada kandidat yang tidak eligible melalui Rhodes constituency lain, pelamar Indonesia tetap harus menjalankan eligibility checker dan tidak sebaiknya langsung berasumsi bahwa Global Scholarship pasti merupakan route yang berlaku untuk profilnya.
Rhodes Scholarship dan Oxford admission juga merupakan dua proses berbeda. Kandidat mendaftar Rhodes terlebih dahulu. Scholar yang terpilih kemudian mengajukan aplikasi ke course University of Oxford dengan dukungan Rhodes Trust. Menang Rhodes tidak otomatis berarti diterima di Oxford.
4. Clarendon Fund
Clarendon Fund merupakan beasiswa fully funded dari University of Oxford untuk program Master’s dan DPhil. Beasiswa ini terbuka untuk pelamar dari berbagai negara tanpa pembatasan kewarganegaraan tertentu. Pendanaannya mencakup seluruh biaya kuliah serta grant untuk membantu biaya hidup.
Salah satu keunggulan Clarendon adalah pelamar tidak perlu mengirim aplikasi beasiswa terpisah. Kamu akan otomatis dipertimbangkan untuk Clarendon jika mengirim aplikasi ke program graduate Oxford sebelum funding deadline yang berlaku pada program tersebut. Karena setiap program dapat memiliki deadline yang berbeda, cek halaman resmi course pilihanmu untuk mengetahui batas pendaftarannya.
Besaran living grant dapat berubah setiap academic year, sehingga nominal dari tahun sebelumnya sebaiknya tidak digunakan sebagai nominal pasti untuk entry 2027.
5. GREAT Scholarships
Great Scholarships merupakan program beasiswa hasil kerja sama antara GREAT Britain Campaign, British Council, dan sejumlah universitas di Inggris. Beasiswa ini ditujukan untuk mahasiswa internasional yang ingin mengambil program postgraduate taught selama satu tahun.
Pada tahun akademik 2026/2027, Indonesia termasuk salah satu negara yang mendapatkan kuota GREAT Scholarships. Beasiswa yang tersedia pada periode tersebut memberikan bantuan sebesar £10.000 untuk biaya kuliah. Beberapa universitas yang berpartisipasi untuk pelamar Indonesia antara lain Lancaster University, University of Nottingham, University of Southampton, University of St Andrews, SOAS University of London, dan University of York.
Namun, angka £10.000 dan daftar universitas tersebut masih mengacu pada siklus 2026/2027. Detail GREAT Scholarships untuk tahun akademik 2027/2028 belum diumumkan saat artikel ini diperbarui. Karena universitas peserta, besaran award, dan deadline dapat berubah setiap tahun, informasi terbaru tetap perlu dicek melalui British Council dan universitas tujuan.
GREAT Scholarships juga bukan beasiswa fully funded. Pendanaannya berupa kontribusi terhadap tuition fee, sehingga penerima masih perlu mempersiapkan biaya hidup, visa, tiket perjalanan, serta kebutuhan lain yang tidak tercakup dalam scholarship.
Proses dan deadline aplikasi juga dapat berbeda di setiap universitas. Karena itu, setelah mengetahui universitas yang berpartisipasi, periksa halaman scholarship universitas tersebut untuk melihat persyaratan dan jadwal pendaftarannya.
6. UCL Global Master’s Scholarship
UCL Global Master’s Scholarship merupakan beasiswa dari University College London (UCL) untuk mahasiswa internasional dari latar belakang ekonomi terbatas yang ingin mengambil program taught Master’s secara full-time.
Beasiswa ini terbuka untuk pelamar dari negara di luar UK yang memiliki Overseas fee status dan memenuhi kriteria kebutuhan finansial dari UCL. Sebelum mengajukan scholarship, pelamar harus sudah mengirimkan aplikasi admission yang lengkap ke program Master’s yang memenuhi syarat.
Pada tahun akademik 2026/2027, UCL Global Master’s Scholarship memberikan award sebesar £15.000 untuk satu tahun. Dana tersebut digunakan terlebih dahulu untuk membantu membayar tuition fee. Jika masih terdapat sisa setelah biaya kuliah diperhitungkan, dana dapat diberikan untuk membantu biaya hidup sesuai ketentuan UCL.
Namun, nominal £15.000 serta deadline 7 Mei 2026 hanya berlaku untuk siklus 2026/2027. UCL belum mengumumkan nilai scholarship dan deadline untuk entry 2027/2028 saat artikel ini diperbarui.
Artinya, program ini tetap layak dipantau untuk entry 2027, tetapi pelamar sebaiknya tidak menggunakan nominal atau tanggal dari siklus sebelumnya sebagai patokan final.
7. Bristol Think Big Postgraduate Scholarships
University of Bristol juga menyediakan Think Big Postgraduate Scholarships untuk mahasiswa internasional yang mendaftar ke program Master’s yang memenuhi syarat.
Berbeda dengan fully funded scholarship, Think Big pada dasarnya memberikan potongan tuition fee. Pada siklus 2026, University of Bristol menawarkan beberapa tingkat pengurangan biaya kuliah untuk mahasiswa postgraduate internasional. Namun, nominal tersebut hanya berlaku untuk siklus 2026 dan belum dapat digunakan sebagai angka pasti untuk entry 2027.
Untuk mendaftar Think Big, kamu perlu terlebih dahulu mengirimkan aplikasi admission ke University of Bristol. Setelah mendapatkan application ID, barulah kamu dapat mengisi formulir international scholarship. Satu formulir scholarship dapat digunakan untuk mempertimbangkan kandidat pada beberapa Think Big awards yang sesuai dengan eligibility masing-masing.
Karena pendanaannya berupa pengurangan biaya kuliah, penerima masih perlu mempersiapkan biaya lain seperti akomodasi, visa, tiket perjalanan, deposit, biaya hidup, serta sisa tuition fee apabila scholarship tidak menanggung seluruh biaya kuliah.
Untuk itu, jangan hanya membandingkan besaran scholarship. Hitung juga total biaya studi yang masih perlu ditanggung agar kamu bisa menilai apakah award tersebut cukup sesuai dengan kondisi finansialmu.
8. LPDP untuk Kuliah S2 di Inggris
Bagi Warga Negara Indonesia, Beasiswa LPDP juga dapat menjadi salah satu pilihan untuk membiayai studi S2 di Inggris. Beasiswa ini dapat digunakan untuk universitas dan program studi di UK yang memenuhi ketentuan LPDP pada periode pendaftaran.
Daftar universitas tujuan, bidang studi, dokumen, serta ketentuan lainnya dapat berubah setiap tahun. Pada kebijakan LPDP 2026, sejumlah universitas di Inggris seperti University of Oxford, University of Cambridge, UCL, dan Imperial College London tercantum dalam daftar perguruan tinggi tujuan pada skema tertentu.
Pelamar juga perlu memperhatikan ketentuan mengenai LoA atau Letter of Acceptance. Secara umum, LPDP memiliki aturan tersendiri mengenai jenis LoA yang dapat digunakan untuk mendaftar, termasuk kondisi akademik maupun administratif yang masih diperbolehkan. Karena persyaratannya dapat berbeda berdasarkan skema, pelamar perlu membaca booklet LPDP yang berlaku pada periode pendaftaran.
Untuk entry 2027, jangan menggunakan deadline, daftar kampus, atau persyaratan LPDP 2026 sebagai patokan final. Informasi tersebut masih dapat berubah ketika LPDP menerbitkan kebijakan dan booklet terbaru untuk periode 2027.
Jadi, kalau kamu berencana menggunakan LPDP untuk kuliah S2 di Inggris, mulai dengan menentukan program dan universitas tujuan, lalu cocokkan dengan daftar perguruan tinggi dan persyaratan resmi setelah informasi LPDP 2027 diterbitkan.
Bingung Memilih Beasiswa Kuliah di Inggris?
Setiap beasiswa memiliki persyaratan, cakupan pendanaan, dan deadline yang berbeda. Konsultasikan rencana studi dan pilihan beasiswamu bersama Schoters.
Klik tombol di bawah ini dan tanyakan apa saja 👇
Tabel Perbandingan Beasiswa S2 Inggris
| Beasiswa | Institusi | Jenis Pendanaan | Status Entry 2027 |
| Chevening | Berbagai universitas UK | Fully funded | Timeline 2027/2028 tersedia; deadline 6 Oktober 2026 |
| Gates Cambridge | University of Cambridge | Full-cost | Deadline mengikuti course yang diambil |
| Rhodes Scholarship | University of Oxford | Fully funded | Detail 2027 tersedia |
| Clarendon Fund | University of Oxford | Fully funded | Mengikuti deadline program Oxford |
| GREAT Scholarships | Universitas UK peserta | Partial tuition | Detail Indonesia 2027 belum diumumkan |
| UCL Global Master’s | UCL | Bantuan tuition/maintenance berdasarkan financial need | Detail 2027 belum diumumkan |
| Bristol Think Big Postgraduate | University of Bristol | Partial tuition | Nilai dan deadline 2027 belum diumumkan |
| LPDP | Universitas sesuai ketentuan LPDP | Mengikuti skema LPDP | Ketentuan 2027 belum diumumkan |
Apa Saja Syarat Umum Beasiswa Kuliah di Inggris?
Tidak ada satu daftar persyaratan yang berlaku untuk semua beasiswa. Syaratnya berbeda berdasarkan universitas, jenjang, program studi, kewarganegaraan, dan jenis pendanaan.
| Persyaratan | Penjelasan |
| Kewarganegaraan | Beberapa scholarship terbuka untuk semua international applicants, sementara lainnya hanya untuk negara tertentu. |
| Prestasi akademik | Dibuktikan melalui rapor, transkrip, ijazah, IPK, predicted grades, atau kualifikasi akademik lain. |
| Admission application | Sebagian beasiswa mengharuskan pendaftar sudah mengirim aplikasi ke universitas sebelum mengajukan schoalrship. |
| Offer universitas | Beberapa beasiswa meminta conditional atau unconditional offer. |
| Kemampuan bahasa Inggris | Mengikuti persyaratan universitas dan program studi. |
| Personal statement | Menjelaskan motivasi, pengalaman, tujuan studi, dan rencana karier. |
| Surat rekomendasi | Dapat berasal dari guru, dosen, pembimbing, atau atasan. |
| Kondisi finansial | Dibutuhkan untuk beasiswa berbasis kebutuhan ekonomi. |
| Pengalaman kepemimpinan | Sering menjadi pertimbangan pada scholarship kompetitif seperti Chevening. |
| Portofolio | Dapat diminta untuk seni, desain, arsitektur, atau bidang kreatif. |
| Research proposal | Dapat diperlukan untuk research Master’s atau program berbasis riset. |
Untuk Beasiswa Kuliah S1 Inggris, siapkan dokumen akademik, reference, dan UCAS application. Mulai entry 2026, personal statement UCAS terdiri dari tiga pertanyaan terstruktur dan format ini juga berlaku untuk application cycle 2027.
Untuk Beasiswa Kuliah S2 Inggris, dokumen yang umumnya diperlukan meliputi ijazah S1, transkrip, CV, personal statement, surat rekomendasi, dan research proposal jika diminta.
Persyaratan bahasa Inggris, seperti IELTS, TOEFL, atau PTE, mengikuti ketentuan universitas dan program studi masing-masing.
Bagaimana Cara Mendaftar Beasiswa Kuliah di Inggris?
Hal pertama yang perlu dibedakan adalah admission application dan scholarship application.
Admission application digunakan untuk mendaftar dan mendapatkan tempat di universitas. Scholarship application digunakan untuk mengajukan pendanaan. Keduanya bisa menggunakan portal dan deadline yang berbeda.
Cara Mendaftar Beasiswa S1 Inggris
- Tentukan jurusan dan universitas. Pilih program studi yang sesuai dengan minat dan rencana studimu.
- Cek persyaratan akademik dan bahasa Inggris. Pastikan kualifikasi pendidikan dan skor bahasa yang kamu miliki sesuai dengan ketentuan program.
- Buat akun UCAS. Sebagian besar pendaftaran undergraduate di UK dilakukan melalui UCAS.
- Siapkan personal statement dan reference. Untuk entry 2027, personal statement UCAS menggunakan tiga pertanyaan terstruktur tentang alasan memilih bidang studi, persiapan akademik, serta pengalaman yang relevan.
- Kirim aplikasi admission melalui UCAS. Lengkapi informasi akademik, pilihan program, personal statement, dan reference sebelum deadline.
- Cek prosedur scholarship universitas tujuan. Setiap universitas memiliki proses yang berbeda. Reach Oxford, misalnya, meminta kandidat sudah memperoleh offer dari Oxford sebelum mengajukan scholarship. Sementara itu, UCL dan St Andrews mengizinkan kandidat mengajukan scholarship setelah mengirim aplikasi admission tanpa harus menunggu offer.
- Kirim aplikasi scholarship melalui portal yang ditentukan. Ikuti instruksi, lengkapi dokumen, dan kirim aplikasi sebelum deadline scholarship.
- Pantau offer dan hasil beasiswa. Periksa email serta portal UCAS dan universitas secara berkala untuk mengetahui status admission dan scholarship.
Untuk entry 2027, aplikasi UCAS dapat mulai disiapkan sejak 12 Mei 2026. Aplikasi lengkap dapat dikirim mulai 1 September 2026.
Deadline UCAS yang perlu diperhatikan adalah:
- 15 Oktober 2026 pukul 18.00 waktu UK untuk Oxford, Cambridge, serta sebagian besar program Medicine, Dentistry, dan Veterinary Medicine/Science.
- 13 Januari 2027 pukul 18.00 waktu UK untuk mayoritas program undergraduate lainnya.
Cara Mendaftar Beasiswa S2 Inggris
- Tentukan bidang studi dan tujuan karier. Pilih program yang mendukung rencana akademik dan profesionalmu.
- Buat shortlist universitas. Bandingkan program studi, persyaratan, reputasi, biaya kuliah, dan lokasi universitas.
- Cari beasiswa yang sesuai dengan profil. Perhatikan jenjang, kewarganegaraan, bidang studi, pengalaman, kebutuhan finansial, serta cakupan pendanaan.
- Cek persyaratan program. Pastikan kamu memenuhi ketentuan akademik, kemampuan bahasa Inggris, pengalaman kerja, atau dokumen tambahan yang diminta.
- Siapkan dokumen aplikasi. Dokumen yang umumnya diperlukan meliputi CV, ijazah, transkrip nilai, personal statement, dan surat rekomendasi. Beberapa program juga meminta research proposal.
- Siapkan IELTS, TOEFL, atau tes lain jika dibutuhkan. Gunakan persyaratan bahasa Inggris dari program studi tujuan sebagai acuan.
- Kirim aplikasi admission. Postgraduate application biasanya dikirim langsung melalui portal universitas, bukan melalui UCAS undergraduate.
- Kirim aplikasi scholarship. Ikuti prosedur yang ditentukan oleh penyelenggara. Beberapa scholarship memiliki portal terpisah dari admission application, sedangkan lainnya otomatis mempertimbangkan kandidat setelah aplikasi universitas dikirim.
- Pantau offer, interview, dan deadline penerimaan. Periksa email serta portal universitas dan scholarship secara berkala. Pastikan kamu memenuhi persyaratan offer dan menerima tempat kuliah sebelum deadline yang ditentukan.
Perbedaan Aplikasi Admission dan Scholarship
Admission application menentukan apakah universitas menerima kamu sebagai mahasiswa. Hasilnya dapat berupa conditional offer, unconditional offer, atau keputusan lain.
Scholarship application menentukan apakah kamu memperoleh bantuan pendanaan.
Karena itu, diterima universitas belum tentu berarti kamu mendapatkan scholarship, dan lolos tahap awal scholarship juga belum tentu menggantikan kewajiban memenuhi admission requirements.
Deadline keduanya juga tidak selalu sama. Inilah alasan pentingnya mencatat deadline admission dan scholarship secara terpisah.
Baca Juga: Beasiswa Chevening: Persyaratan & Tahapan Seleksinya
Timeline Persiapan Beasiswa Kuliah Inggris 2027
| Periode | Fokus Persiapan |
| Mei–Agustus 2026 | Riset universitas, jurusan, persyaratan, dan pilihan beasiswa. |
| Agustus–September 2026 | Siapkan dokumen, personal statement, reference, dan aplikasi S1/S2. |
| 1 September 2026 | Aplikasi UCAS entry 2027 mulai dapat dikirim. |
| 6 Oktober 2026 | Deadline aplikasi Chevening 2027/2028. |
| 15 Oktober 2026 | Deadline UCAS Oxford, Cambridge, serta sebagian besar program kedokteran. |
| November–Desember 2026 | Selesaikan aplikasi Oxford, Cambridge, Clarendon, dan beasiswa universitas. |
| 13 Januari 2027 | Deadline UCAS mayoritas program undergraduate. |
| Januari–April 2027 | Pantau deadline scholarship universitas, interview, dan hasil seleksi. |
| Mei–Juli 2027 | Selesaikan offer, dokumen pendanaan, visa, dan akomodasi. |
| September–Oktober 2027 | Perkuliahan dimulai untuk sebagian besar program entry 2027. |
Tips Memilih Beasiswa Kuliah di Inggris
1. Tentukan Jenjang yang Kamu Tuju
Pisahkan pencarian S1 dan S2 sejak awal. Reach Oxford dan UCL Global Undergraduate ditujukan untuk undergraduate, sedangkan Chevening dan Clarendon fokus pada postgraduate study.
2. Periksa Cakupan Pendanaannya
Jangan berhenti pada kata “scholarship”. Cari tahu apakah program tersebut fully funded, full tuition, atau hanya partial tuition.
Kalau biaya hidup tidak tercakup, hitung berapa biaya tambahan yang masih perlu disiapkan.
3. Pastikan WNI Memenuhi Eligibility
Tidak semua international scholarship otomatis menerima seluruh kewarganegaraan.
Reach Oxford secara eksplisit mencantumkan Indonesia dalam eligibility-nya, sedangkan Chevening memiliki route khusus Indonesia. GREAT Scholarships juga mencakup Indonesia pada siklus 2026/2027, tetapi eligibility perlu dicek kembali ketika siklus berikutnya diumumkan.
4. Cocokkan Program dengan Profilmu
Pertimbangkan background akademik, course requirement, kemampuan bahasa Inggris, pengalaman, dan rencana karier.
Beasiswa bergengsi belum tentu menjadi pilihan terbaik kalau kriterianya tidak cocok dengan profilmu.
5. Pisahkan Deadline Admission dan Scholarship
Buat tracker khusus untuk mencatat kedua deadline.
Untuk Oxford undergraduate, misalnya, deadline UCAS adalah 15 Oktober 2026, sedangkan detail Reach Oxford Scholarship 2027 baru tersedia pada Januari 2027.
6. Hitung Biaya yang Masih Harus Ditanggung
Untuk partial scholarship, hitung sisa tuition fee ditambah biaya hidup, akomodasi, tiket, visa, asuransi atau Immigration Health Surcharge jika berlaku, serta deposit.
7. Cek Persyaratan Bahasa Inggris
Tidak ada satu skor IELTS, TOEFL, atau PTE yang berlaku untuk semua universitas.
Selalu gunakan official course page sebagai acuan.
8. Siapkan Beberapa Alternatif Beasiswa
Scholarship dengan pendanaan besar biasanya sangat kompetitif. Reach Oxford, misalnya, hanya menawarkan sekitar dua hingga tiga award setiap tahun.
Jadi, sebaiknya jangan hanya mengandalkan satu pilihan.
9. Jangan Memilih Hanya Berdasarkan Nama Universitas
Pertimbangkan course fit, eligibility, cakupan pendanaan, serta peluang realistis untuk memenuhi kriterianya.
10. Periksa Status Entry 2027
Kalau website resmi baru menampilkan nominal atau deadline 2026/2027, jangan menganggap angka tersebut otomatis berlaku untuk 2027/2028.
Kesalahan yang Harus Dihindari
1. Menganggap Semua Beasiswa Fully Funded
Scholarship belum tentu menanggung seluruh kebutuhan. Partial tuition hanya mengurangi tuition fee, sedangkan full tuition pun belum tentu membayar biaya hidup.
2. Menggunakan Nominal Lama sebagai Nominal Entry 2027
Kalau website masih mencantumkan academic year 2026/2027, tulis tahun tersebut dengan jelas. Jangan mengubahnya menjadi angka 2027/2028 tanpa pengumuman resmi.
3. Tidak Mengecek Eligibility Negara
Selalu cek apakah Indonesia termasuk negara yang memenuhi syarat pada program tersebut.
4. Melewatkan Deadline Admission
Dalam banyak kasus, scholarship baru bisa diajukan setelah admission application dikirim.
5. Hanya Fokus pada Deadline Scholarship
Admission, scholarship, reference, interview, offer, dan dokumen bisa memiliki deadline berbeda.
6. Mengira Full Tuition Sudah Mencakup Biaya Hidup
Full tuition hanya berarti biaya kuliah ditanggung penuh.
7. Tidak Membaca Persyaratan Program Studi
Mendapatkan scholarship tidak menghapus academic atau English requirements dari universitas.
8. Menganggap Satu Skor IELTS Berlaku untuk Semua Universitas
Setiap course dapat memiliki minimum score yang berbeda.
9. Menggunakan Personal Statement yang Sama untuk Semua Aplikasi
Setiap universitas dan scholarship dapat mencari kualitas yang berbeda. Sesuaikan isi dengan pertanyaan dan selection criteria.
10. Terlambat Menyiapkan Reference
Guru, dosen, atau professional referee membutuhkan waktu untuk menyiapkan reference yang kuat.
11. Tidak Menghitung Biaya Tambahan
Visa, tiket, akomodasi, deposit, dan living costs bisa tetap besar meskipun mendapatkan scholarship.
12. Menunggu Hasil Scholarship Sebelum Mendaftar Universitas
Pada banyak program, proses admission justru harus dimulai terlebih dahulu.
13. Tidak Mengecek Status Informasi Entry 2027
Bedakan informasi yang sudah confirmed dari informasi yang masih mengacu pada siklus sebelumnya.
14. Menganggap Scholarship yang Belum Diumumkan Pasti Tersedia
Jika penyelenggara belum menerbitkan siklus 2027, tulis bahwa program tersebut masih perlu dipantau.
Siapkan Aplikasi Chevening Bersama Schoters
Mulai dari memilih universitas, mencari beasiswa yang sesuai, menyiapkan dokumen, hingga mengejar skor bahasa Inggris, kamu bisa mendapatkan arahan sesuai profil dan target studimu.
Schoters menyediakan program Study Abroad Academy buat kamu yang mau dibimbing untuk kuliah di luar negeri. Hingga saat ini, Study Abroad Academy telah berhasil membantu ribuan siswa memperoleh beasiswa di 400+ universitas di 46 negara.
Fasilitas yang akan kamu dapatkan di program ini antara lain:
- Video call 1-on-1 dengan mentor.
- Akses 200+ video & modul pembelajaran.
- Sesi Q&A dengan fasilitator.
- Rekomendasi personal beasiswa.
- Review Dokumen (esai, resume, motivation letter, dan lainnya) oleh mentor.
Yuk, segera daftarkan dirimu di Study Abroad Academy dan dapatkan bimbingan eksklusif kuliah di luar negeri bersama mentor-mentor berpengalaman!
FAQ
Apa saja beasiswa kuliah S1 Inggris tahun 2027?
Beberapa pilihan yang dapat dipertimbangkan adalah Reach Oxford Scholarship, UCL Global Undergraduate Scholarship, Bristol Think Big Undergraduate Scholarships, University of St Andrews International Undergraduate Scholarship, dan University of St Andrews International Excellence Scholarship.
Apakah ada beasiswa S1 Inggris yang fully funded?
Ada, tetapi jumlahnya terbatas dan sangat kompetitif. Reach Oxford Scholarship merupakan salah satu contoh yang mencakup biaya kuliah, grant biaya hidup, dan tiket perjalanan. Beberapa beasiswa lain hanya menanggung biaya kuliah atau memberikan potongan tuition fee.
Apa saja beasiswa kuliah S2 Inggris tahun 2027?
Beberapa pilihan yang dapat dipertimbangkan adalah Chevening, Gates Cambridge, Rhodes Scholarship, Clarendon Fund, GREAT Scholarships, UCL Global Master’s Scholarship, Bristol Think Big Postgraduate Scholarships, dan LPDP.
Apa perbedaan fully funded dan partial tuition scholarship?
Fully funded umumnya mencakup biaya kuliah dan biaya hidup, serta dapat mencakup tiket, visa, dan tunjangan lain. Partial tuition hanya memberikan potongan biaya kuliah sehingga penerima perlu menyiapkan dana tambahan.
Kapan deadline UCAS untuk kuliah S1 Inggris tahun 2027?
Deadline UCAS untuk Oxford, Cambridge, dan sebagian besar program kedokteran adalah 15 Oktober 2026 pukul 18.00 waktu UK. Untuk mayoritas program undergraduate lainnya, deadline equal consideration adalah 13 Januari 2027 pukul 18.00 waktu UK.
Apakah semua beasiswa Inggris membutuhkan offer dari universitas?
Tidak selalu. Ada beasiswa yang meminta pendaftar sudah mengirim aplikasi admission, ada yang meminta offer, dan ada pula yang memproses admission serta scholarship secara bersamaan.
Apakah GREAT Scholarships fully funded?
Tidak. GREAT Scholarships umumnya memberikan kontribusi biaya kuliah untuk program postgraduate taught selama satu tahun. Biaya hidup dan kebutuhan lain biasanya perlu disiapkan oleh penerima.
Apakah Chevening hanya untuk pendaftar dengan IPK tinggi?
Tidak. Chevening juga menilai kepemimpinan, networking, pilihan program studi, rencana karier, dan potensi dampak setelah lulus.
Apakah mahasiswa Indonesia bisa mendaftar beasiswa kuliah di Inggris?
Bisa, selama Indonesia termasuk negara eligible pada program beasiswa tersebut dan pendaftar memenuhi seluruh persyaratan yang ditetapkan.
Apakah beasiswa universitas bisa membayar biaya hidup?
Tergantung program. Sebagian beasiswa hanya memberikan potongan biaya kuliah, sedangkan sebagian lainnya menyediakan maintenance allowance atau grant biaya hidup.
Apakah pendaftar S1 wajib menggunakan UCAS?
Sebagian besar program undergraduate di Inggris menggunakan UCAS. Namun, pendaftar tetap perlu memeriksa prosedur tambahan dari universitas dan program studi pilihan.
Referensi
“Reach Oxford Scholarship”. ox.ac.uk. Diakses pada 24 Agustus 2026.
“UCL Global Undergraduate Scholarship”. ucl.ac.uk. Diakses pada 24 Agustus 2026.
“Scholarships for international students”. bristol.ac.uk. Diakses pada 24 Agustus 2026.
“International Undergraduate Scholarship”. st-andrews.ac.uk. Diakses pada 24 Agustus 2026.
“International Excellence Scholarship”. st-andrews.ac.uk. Diakses pada 24 Agustus 2026.
“Chevening Application Timeline”. chevening.org. Diakses pada 24 Agustus 2026.
“The Gates Cambridge Scholarship”. gatescambridge.org. Diakses pada 24 Agustus 2026.
“Rhodes Scholarship”. rhodeshouse.ox.ac.uk. Diakses pada 24 Agustus 2026.
“Clarendon Fund”. ox.ac.uk. Diakses pada 24 Agustus 2026.
“GREAT Scholarships Indonesia”. study-uk.britishcouncil.org. Diakses pada 24 Agustus 2026.
“UCAS Dates and Deadlines for University Applications”. ucas.com. Diakses pada 24 Agustus 2026.
“Beasiswa S1 Inggris yang Wajib Kamu Tahu”. blog.schoters.com. Diakses pada 24 Agustus 2026.
“3 Beasiswa S2 Inggris untuk Kuliah Gratis di Negara Inggris”. blog.schoters.com. Diakses pada 24 Agustus 2026.



